CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
biar bapak kapok sendiri dan malu sendiri


__ADS_3

Vino merasa gugup saatnya rahasia yang selama ini dijaga dengan baik, di ungkapnya demi komitmen sama Angel kejenjang yang lebih serius. Angel yang mendengarkan penjelasan Vino langsung membuka mulutnya enggak percaya, orang yang selama ini ada di hari hari nya dan selalu memanjakannya adalah bos sendiri.


" Pantas, setelah kamu datang kehidupan aku dan temen temen di perkebunan jadi lebih baik, semua pemberian atas nama fasilitas demi memanjakan aku selama ini." Ucap Angel enggak percaya sama ucapan Vino


" Iyah sayang, memang awalnya aku target kan kamu jadi pacar aku, aku melihat keseharian kamu dan aku jatuh cinta beneran sama kamu, aku bisa lihat kamu merasa enggak enak pemberian aku dan kamu lebih nyaman didekat aku dengan penyamaran culun ini. maafkan aku enggak jujur." Ucap Vino, Vino sedih merasa ngebohongi Angel


" Berarti yang kamu sakit banyak orang itu, mereka bawahan kamu, dan pak Lukman pantas saja selalu nurut apapun yang kamu bilang. dan Beby manggil kamu sebutan pak Budi, apa dia tahu?" Tanya Angel penasaran


" Iyah sayang, Beby memang sengaja diperkajaan di ruko untuk ajak kamu ke mall buat ke salon, beli makeup, dan makan apapun yang kamu ingin kan. bisa dibilang asisten kamu, bahkan Beby melarang kamu membersihkan ruko kan sayang, itu aku yang minta, aku enggak mau pacar aku kecapean sayang." Lanjut Vino, Vino membuka wig, tompel, dan kumis tebalnya.


" Astaga pantasan saja, pantas pak Vino selalu di luar negeri,kamu jahat ngerjain aku sayang" Lanjut Angel kesel, Angel mukul dada Vino


" Maaf sayang, aku enggak bermaksud membohongi kamu sayang, kamu lebih enjoy dan nyaman dengan penyamaran aku sedangkan sama penampilan aku yang asli kamu sungkan." Lanjut Vino, Vino pegang tangannya Angel.


" Kamu, kamu tahu dong berarti niat bapak menjodohkan kita, itu artinya bapak kasih restu kita." Lanjut Angel tersipu malu.


" Iyah sayang, aku bahagia mendengarnya. tapi kita jangan buka penyamaran aku didepan bapak biar bapak tahu sendiri siapa aku sayang." Lanjut Vino, Vino mencium keningnya Angel


" Iyah bener sayang, maafkan bapak aku yang keterlaluan menghina penyamaran kamu dan ngerjain kamu habis habisan. aku setuju sayang. kita rahasiakan siapa kamu sebenarnya, biar bapak kapok sendiri dan malu sendiri." Lanjut Angel, sebenarnya Angel enggak tega kalo bapaknya ngerjain pacar sekaligus bos nya terus menerus apalagi setelah tahu Budi adalah penyamaran dari Vino.


" Beneran sayang?, oke aku anggap cobaan yang bapak kasih cobaan menuju kita kejenjang pernikahan yah." Tanya Vino enggak menyangka Angel mau ngerjain Teguh juga.


" Bener sayang, tapi jangan berlebihan yah sayang." Lanjut Angel ngangguk

__ADS_1


" Jadi kamu beneran mau nikah sama aku?" Tanya Vino bahagia


" Mau sayang, apa lagi pengorbanan kamu mempertahankan hubungan kita dari sikap bapak aku yang menyebalkan bikin aku bahagia sayang." Lanjut Angel, Angel meluk Vino


Vino melepaskan pelukannya dan memakaikan cincin di jari manisnya Angel, dan mencium keningnya Angel penuh cinta.


Dilain sisi, Lukman yang memasang cctv cafe melihat Vino dan Angel sudah lamaran, walaupun belum resmi tapi Vino sudah mengikat Angel dengan komitmen bersama.


" Beb, bos kita sudah jadian" Teriak Lukman melihat Beby


" Seriusan pak" Ucap Beby enggak percaya


" Lihat Vidio ini, bos bucin bilang alasan dia nyamar dan Angel enggak marah sama sekali justru menerima Vino, bahkan Angel membiarkan Teguh melanjutkan isengnya ke Vino, supaya malu sendiri ngerjain bos sendiri dan calon menantu idamannya." Penjelasan Lukman, Lukman ikut bahagia perjuangan Vino selangkah lagi menuju halal.


" Angel juga bisa merasakan perbedaan kehidupannya, sebelum ada penyamaran pak Vino dan setelah ada penyamaran pak Vino. apa lagi pak Teguh beener beneer iseng sama pak Vino. bikin Angel enggak nolak pak Vino." Lanjut Beby ikutan bahagia


" Pantas saja, pak Vino dan Angel pacaran jarang ada kontak fisik berlebihan, cuman cium kening saja. Angel jadi tahu deh pekerjaan saya sebenarnya disini pak." Lanjut Beby malu


" Iyah pasti dong Beb, Angel juga curiga karena kamu selalu melarang Angel nyuci, setrika baju, nyapu dan ngepel kan" Lanjut Lukman menatap Beby


" Nah bener itu pak, apa lagi kalo ke salon saya dapat gratisan juga, belanja gratisan juga. demi menyenangkan hati ayang Beb nya pak Vino." Lanjut Beby merasa beruntung


" Itu bonus buat kamu Beb, oh yah panggil saya jangan sebutan pak dong, bilang saja Lukman, enak didengar sebutan nama." Tegas Lukman, Lukman enggak mau terlalu formal

__ADS_1


" Memangnya kenapa? Anda kan atasan saya." Tanya Beby, Beby tersipu malu saat mendengar keinginan Lukman


" Yah lebih enak saja didengarnya, jangan sebut pak oke. kalo salah sebut bonus kamu dikurangi." Ancam Lukman dengan tegas


" Loh kok begitu sih, bawa bawa bonus segala, enggak adil dong.yah sudah saya panggil Lukman saja. bagaiman puas." Lanjut Beby pura pura marah


" Nah begitu dong Beb, yah sudah saya ke depan yah mau duduk di contener sambil nunggu yang baru jadian." Lanjut Lukman, Likamn merapihkan laptop dan beberapa dokumen kantor yang dibawanya.


" Iyah Man silahkan, Saya mau melanjutkan beberes dulu." Lanjut Beby melihat Lukman


Lukman langsung jalan ke depan ruko, Lukman melanjutkan pekerjaannya di contener ditemani sama bodyguard.


Dilain sisi, Angel melihat penyamaran Vino, Sebenarnya Vino walaupun dalam penyamaran tetep terlihat tampan dan wajah bersih, sebenernya wajah dan kulit Vino yang bersih enggak mencerminkan orang sederhana. Vino enggak mementingkan kulitnya yang putih dan bersih, Vino lebih fokus ke rambut,wajah, dan baju.


" Sayang, kenapa melihat aku seperti itu?" Tanya Vino, Vino sesekali melihat Angel


" Pantas aku pernah melihat senyumnya kamu sayang, ternyata senyuman Vino asli dan ini orang yang sama, bikin aku adem melihatnya." Ucap Angel terus terang


" Kamu memperhatikan juga sayang, aku dan Lukman enggak mikirin kulit aku sayang, fokus kita ke penampilan saja." Ucap Vino, Vino melihat Angel tersipu malu


" Kamu yang enggak bisa beberes kenapa kalo di dekat aku kamu mau melakukannya, apa sambil nahan lelah supaya aku enggak kecewa?" Tanya Angel penasaran


" Iyah sayang, mana bisa aku hidup susah sayang, kalo bukan tujuan aku mana mau jadi kuli, dan pindah ke Jakarta pekerjaan kamu jauh lebih ringan kan." Ledek Angel melihat Vino

__ADS_1


" Bener sayang hehehehe, aku enggak biasa terjun langsung kelapangan, pas aku jadi kuli semua badan aku sakit sayang, tapi disini aku bantuin pekerjaan kamu lebih santai dan lebih seru kan." Lanjut Vino, Vino gemes sekali melihat Angel


Angel ngangguk tanda bersyukur mendapatkan pacar sesempurna Vino, Angel enggak bayangin betapa kagetnya mendapatkan calon menantu impian mereka.


__ADS_2