
Angel melihat Vino merasa enggak enak hati, ayahnya selalu menghina Vino yang lagi nyamar, Angel membuat kan kopi untuk Vino yang sibuk sama handphone nya.
" Budi maafkan perkataan bapak saya" Ucap Angel melihat Vino dengan rasa bersalahnya
" Santai saja Angel, saya mau beli makan kamu mau makan apa?" Tanya Vino santai
" Saya mau coba bebek goreng katanya enak yah, saya ikut atau jaga ruko?" Tanya Angel merasa bersalah sama Vino
" Disini saja, saya akan belikan bebek goreng yang enak. hati hati jaga rukonya yah Angel." Lanjut Vino, Vino langsung keluar dari ruko, Vino sengaja enggak ajak Angel makan siang diluar karena mau telefon Lukman. sesampainya didalam mobil Vino langsung nelpon Lukman, Vino perlahan melaju kan mobilnya meninggalkan ruko.
" Apa enggak bisa kamu handel sendiri?" Tanya Vino saat saluran telefon terhubung
" Enggak bisa pak, kondisi perusahaan enggak baik baik saja, banyak yang korupsi pak." Ucap Lukman diseberang
__ADS_1
" Pilihan yang sulit tahu meninggalkan Angel sendiri disini, sial pada nyari masalah sekali sih. bagaimana yah enaknya." Lanjut Vino frustasi
" Begini saja deh, saya suruh Angel dua atau tiga hari bantuin Teguh selama kamu kerja, setelah selesai baru kembali lagi. tapi perginya misah nanti saya perintahkan bodyguard yang jemput Angel bagaimana?" Idenya Lukman, Lukman enggak sanggup menghadapi karyawan yang menggelapkan uang perusahaan lebih dari dua orang dan uangnya cukup besar
" Baiklah atur semuanya supaya penyamaran saya enggak kebongkar, Angel dulu yang pergi baru saya. ah sama pastikan Jaka enggak merusak segalanya, ancam kalo dia kepo atau bikin kesalahan. awasin dia dengan memerintahkan bodyguard.", Perintah Vino dengan serius
" Baik pak, sekarang saya hubungi Jaka, terus Angel, baru memerintahkan bodyguard untuk ke sana sekarang, supaya besok kamu dan Angel jalan ke Jakarta?" Lanjut Lukman, Lukman melihat Vino dari monitor cctv yang ada didalam mobil
" Kamu mau kemana?" Tanya Lukman penasaran
" Oh pantas lama bawa mobilnya hahaha, pasti males ngantri yah dasar." Batin Lukman melihat Vino masuk kedalam mobil membawa paper bag
" Yah sudah Lukman, sekarang urus semuanya, biar saya ke Jakarta besok, ah angel tiga hari di Jakarta yah. saya akan mampir ke Ruko sebagai Vino bukan sebagai Budi, saya mau ajak Angel jalan jalan." Lanjut Vino, Vino ingin sekali jalan jalan bareng Angel.
__ADS_1
" Siap pak bucin, saya lanjut kerja dulu." Lanjut Lukman males menanggapi keinginan Vino
" Dasar bucin dimana pun selalu punya ide buat modusin Angel" Ucap Lukman saat saluran telepon diputus
Lukman langsung menjalankan perintahnya Vino, Lukman enggak tega sebenarnya merusak kebahagiaan Vino saat ini tapi tanggung jawab ke perusahaan tetep harus dijalankan enggak seluruh nya bisa handel.
Dilain sisi, Vino turun dari mobil membawa dua paparbag, Vino jalan menghampiri Angel yang lagi merapihkan meja. Angel yang melihat Vino senyum bahagia, Angel sudah menyiapkan minuman untuk makan bareng.
" Akhirnya bisa juga makan bebek bakar" Ucap Angel malu
" Bebek bakar enak Angel, kalo doyan saya beliin setiap hari. mumpung dibolehkan makan apapun yang kita inginkan tanpa kwartir harganya." Ucap Vino, Vino menikmati makan siangnya
" Jangan setiap hari Budi, harganya mahal. jarang jarang saja yah" Lanjut Angel merasa enggak enak sama bos besarnya
__ADS_1
" Iyah Angel" Lanjut Vino pasrah
Angel menikmati bebek bakar pertama kalinya, Angel sudah lama ingin mencobanya, Vino yang tahu Angel doyan berencana selalu membelikan untuk Angel.