CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Aku janji bapak enggak akan ke Malang


__ADS_3

Vino mengijinkan Teguh kembali ke Jakarta, Vino enggak tega terlalu lama ngerjain calon mertuanya. Vino meminta Joko menyiapkan transportasi untuk Teguh kembali ke Jakarta, Vino dan Angel sepakat merahasiakan identitas Vino beberapa bulan, sesuai keinginan Angel supaya Teguh sendiri lah yang tahu orang yang dikerjain selama ini adalah bos, dan pacarnya Angel sendiri.


" Kamu yakin aku tetep menyamar sayang?" Tanya Vino menatap Angel


" Yakin sayang, biar bapak sendiri yang minta maaf sama kamu. dan menyesali kesalahannya selama ini, aku enggak mau saat menikah bapak enggak merasa bersalah sama sekali sama kamu sayang" Ucap Angel, Angel enggak ingin bapak nya melupakan kesalahannya selama ini ke Vino.


" Oke sayang, dengan senang hati sayang, Aku janji bapak enggak akan ke Malang lagi, biar bodyguard aku yang belanja buah langsung ke Malang supaya kita saja yang ke Malang yah sayang." Lanjut Vino, Vino senyum melihat Angel


" Huh, modus itu sih mau kamu sayang sekalian jalan jalan kan. boleh sayang terserah itu kan toko kaamu sayang, jadi suka suka kamu saja." Lanjut Angel, Angel enggak mau banyak ngatur apa lagi ngelarang Vino. mau bagaimana pun Vino tetep bos nya yang harus dihargai


" Hahahaha, Tahuan saja modus sayang, oke sayang dengan senang hati." Lanjut Vino ketawa


Angel cuman bisa geleng kepalanya melihat tingkahnya Vino, Angel bener bener bersyukur punya pacar yang enggak egois sama sekali.


Dilain sisi, Lukman mengantarkan Beby untuk pulang, Lukman sesekali melihat Beby yang menikmati pemandangan jalan


" Beby, jalan jalan yuk." Ajak Lukman

__ADS_1


" Kemana?" Tanya Beby melihat Lukman


" Taman kota yuk, bosan saya langsung ke rumah." Modus Lukman melihat Beby


" Boleh Lukman, Saya juga lagi pengen jalan jalan sih hehehe." Lanjut Beby dengan terkekeh


Lukman langsung ngajak Beby ke taman kota, menikmati sore hari di Jakarta yang selalu macet dimana mana, membutuhkan waktu sejam sampai di taman kota.


" Lelahnya bawa mobil saat macet seperti ini" Ucap Lukman,Lukman merenggangkan otot ototnya.


" Kita cari minum yuk Man, Nanti pas pulang saya yang bawa mobil yah. kamu tidur di mobil enggak masalah." Ucap Beby, Beby merasa enggak tega melihat wajahnya Lukman yang kelelahan


" Eh maaf Beby, enggak sengaja." Sambung Lukman, Lukman melepaskan tangannya.


" Iyah Man" Lanjut Beby tersipu malu


Beby dan Lukman mencari makanan yang mereka inginkan, Beby beli batagor dan empek sama beli minuman segar. sedangkan Lukman beli Ketoprak Lukman merasa lapar memilih makanan berat sambil minum teh manis.

__ADS_1


" Kamu doyan Beby?" Tanya Lukman, Lukman takjub sama Beby yang sanggup makan banyak.


" Doyan Lukman, Saya kalo makan memang banyak seperti ini. maaf yah kalo ilfil melihatnya." Lanjut Beby nunduk malu


" Santai saja Beby, nikmati saja selama kita masih sehat jangan sungkan bikin perut kenyang terus, nikmati hidup jangan merasa malu." Lanjut Lukman terus terang


" Terimakasih yah Man, saya takut kamu ilfil melihat saya banyak makan seperti ini." Lanjut Beby sedikit lega


" Tapi di ruko kok enggak nambah begini, apa karena malu makan di lihat sama cowok setampan saya." Goda Lukman melihat Beby, Beby sudah merona


" Apaan sih Lukman, sudah ah bikin males sudah yuk pulang saja. biar kamu yang bawa mobil males." Lanjut Beby pura pura marah


" Cie ngambek cie ngambek, maaf maaf cuman canda." Bujuk Lukman terkekeh melihat Beby merajuk


" Siapa yang marah, enggak ada. sudah yuk pulang sudah mau malam." Lanjut Beby senang godain Lukman.


" Males pulang, kamunya marah" Lanjut Lukman semakin godain Beby.

__ADS_1


" Disana ada waria loh, selamat nungguin waria kalo begitu." Ledek Beby, Beby langsung jalan meninggalkan Lukman


" Astaga, dibalas ngeledek sama Beby. tunggu beb." Teriak Lukman, Lukman buru buru ninggalin Beby yang Nangin begitu saja di taman. niat hati godain Beby justru digodain balik sama Beby.


__ADS_2