
Vino yang selama ini dikenal anak yang baik dan jarang marah sama orang lain apalagi sama orang tua, kali ini Vino bener bener kesel sama kedua orang tuanya. mempersulit mendapatkan restu dari mereka.
" Dimana mereka?" Tanya Vino saat masuk kedalam rumah kedua orang tuanya
" Mereka masih di kantor tuan muda, mungkin malam mereka pulang." Ucap Pelayan, walaupun mereka jarang ketemu tapi pelayan di rumah orang tuanya Vino sangat hafal sama wajah dan suaranya Vino.
" Tolong masukan kedalam kamar saya, saya akan ke kantor mereka sekarang, malas cuman nunggu mereka saja." Lanjut Vino kesel, Vino enggak ingat dia datang di hari kerja sudah pasti kedua orang tuanya masih sibuk mengejar harta kekayaan.
Vino langsung jalan ke mobil sewaan dan meninggalkan rumah kedua orang tuanya, Vino langsung jalan ke kantor orang tuanya.
Dilain sisi, Lukman enggak habis fikir sama alasan yang dibuat sama Teguh, alasan macam apa itu jahui anak demi egonya, menghilangkan fasilitas yang cukup banyak dari Vino selama bekerja. Lukman bener bener di bikin kesel sama Teguh apalagi Vino enggak mengijinkan Teguh pergi begitu saja.
" Apa sebaiknya pindah tugas saja pak, dari pada keluar, dapat kerja belum tentu seenak di tempatnya pak Vino loh. mendapatkan banyak fasilitas selama bekerja." Ucap Lukman santai tapi serius
__ADS_1
" Baik lah pindah kerja, tapi saya ajak Angel lagi. kembali ke kampung seperti dulu lagi bagaimana? memang kehidupan di sana jauh dari pada disini, tapi maaf pak kalo alasan saya enggak profesional sama sekali pak. tapi saya bener bener muak sama Budi pak, dari pada emosi terus mending menjauh seperti dulu lagi." Ucap Teguh, Teguh enggak peduli dianggap enggak profesional yang penting jauh jauh dari culun
" Baik lah, anda boleh pindah dan bawa Angel ke sana pak, soalnya di sana juga kekurangan karyawan soalnya ada yang sudah pensiun soalnya" Lanjut Lukman bohong
" Kapan saya ke sananya pak?" Tanya Teguh lega, akhirnya bisa jauh jauh dari Budi
" Mulai hari ini, anda sudah merapihkan barang barang anda juga. Angel mana yah?' Tanya Lukman, dari tadi enggak ketemu sama Angel
" Baik lah, saya duduk di conter saja, sambil menunggu pacar saya Beby dan Angel pulang." Lanjut Lukman, Lukman sengaja kasih tahu kalo Beby pacarnya, dari pada Teguh menjodohkan Angel sama Lukman bisa bahaya kalo Vino tahu
Dilain sisi, Vino berjalan cepat masuk kedalam kantor kedua orang tuanya, Semua karyawan menatap Vino dan menyapa Vino tapi diabaikan Vino, anak atasannya terlihat jalan cepat menuju lift.
" Pasti ada masalah nih, pak Vino sampai begitu wajahnya?" Tanya karyawan kantor
__ADS_1
' Pasti lah, datang jauh jauh dan wajah seperti itu. pasti lagi ada masalah antara orang tua dan anak" Ucap resepsionis
" Semoga saja cuman masalah sepele yah, bukan masalah besar." Lanjut karyawan kantor harap harap cemas
Dilain sisi, Vino membuka pintu ruangan ayah nya dengan kasar, membuat ayah nya kaget melihat kedatangan Vino yang mendadak dan terlihat amarahnya dari sikapnya.
" Datang jauh jauh seperti ini kamu?' Tanya ayah nya Vino enggak habis fikir
" Kita pulang sekarang ayah, kita akan jemput bunda di butiknya. Vino enggak mau menunggu lama" Ucap Vino penuh amarah
" Enak saja anak ini, ini masih jam kerja yah. kamu lupa atau bagaimana Vino, sekarang masih hari kerja nak. jangan aneh aneh kamu. tunggu sampai jam istirahat baru kita ke butik" Bentak ayah nya Vino kesal
" Memangnya hari kerja yah?" Tanya Vino dengan tampang beloonnya,.saking pusing memikirkan restu sampai lupa hari. orang tuanya Vino cuman bisa memijit jidatnya melihat anaknya mendadak beloon seperti ini.
__ADS_1