
Lukman menginap di rumahnya Vino, Lukman ingin mengunjungi perkebunan, dan menemani bodyguard merapihkan rumah singgahnya Vino. Vino selama menyamar bener bener lepas dari tanggung jawab sama perusahaan dan perkebunan miliknya, Lukman bener bener harus bisa membagi waktu semua usaha milik Vino.
" Sengaja yah ART nya laki laki, supaya kalo Angel kesini enggak cemburu." Goda Lukman melihat Vino siap siap menyamar jadi Budi pekerti
" Yah dong, walaupun sudah tua tetep saja perempuan. sudah yah pak Lukman lucnut saya kembali bekerja. my Angel sudah menunggu dengan senyum manisnya, suara merdunya,dan masakannya. jomblo abadi minggir." Ledek Vino, Vino sengaja enggak makan di rumah, karena semalam Angel mengirimkan WhatsApp untuk sarapan bareng
" Dasar bos bucin, omong kosong mau hidup sederhana kenyataan enggak bisa. penasaran sama respon nya Angel saat tahu Budi abal abal semanja ini. hahahaha" Ledek Lukman sambil ketawa puas
" Bilang saja fasilitas dari pak Vino yang ganteng dan baik hati itu, pak Vino bos yang dermawan dan selalu baik sama semua karyawan terutama sama my Angel." Puji Vino diri sendiri.
" Cih, percaya diri sekali. sana gombalin anaknya pak Teguh." Ledek Lukman kesel
Vino merapihkan penampilannya dan langsung keluar rumah, Lukman juga masuk kedalam mobil nya. diam diam mengaktifkan CCTV yang ada didalam mobil dan ruko. Lukman ingin melihat kegiatannya Vino, Sebenarnya Vino bukannya bekerja tapi modus.
__ADS_1
Dilain sisi, Angel masak sarapan bareng Vino, Angel membuat tempe mendoyan, sayur kangkung, dan sambal kacang. seumur-umur Vino enggak pernah makan makanan sederhana seperti ini. Vino makan sederhana selama kenal Angel. Angel tersenyum bahagia saat melihat Vino jalan kedapur sambil senyum bahagia.
" Apa kabar Angel?" Tanya Vino basa basi
" Alhamdulillah baik Budi, yuk makan." Ajak Angel
" Bagaimana pekerjaan di Jakarta? menurut kamu enakan kerja di sini atau di Jakarta?" Tanya Vino penasaran
" Disini, oh yah akhirnya saya ketemu juga sama pak Vino, beneran dia dermawan sekali orang nya, sering di teraktir sama pak Vino." Ucap Angel santai, Angel menikmati sarapannya.
" Saya sadar diri Budi, status sosial saya sama pak Vino sangat jauh saya enggak berani mencintai bos sendiri." Lanjut Angel santai, sesekali Angel melihat Lukman
" Kamu kok terlalu merendah seperti itu Angel, semuanya sama di mata allah, kalo jodoh enggak akan mempedulikan status sosial dan perbedaan dalam segala hal." Lanjut Vino menatap Angel dengan senyum manisnya.
__ADS_1
" Saya tahu tapi, kurang pantas saja mencintai bos sendiri." Lanjut Angel berusaha santai
" Karena saya mencintai kamu Budi" Batin Angel senyum bahagia melihat Vino
" Setiap orang punya pilihan masing-masing yah." Lanjut Vino, Vino sebentar ingin dikagumi sama Angel dengan dirinya sendiri bukan sosok Budi yang justru dikagumi sama Angel.
" Jangan jangan Budi cemburu" Batin Angel bahagia, sama pertanyaan pertanyaan nya Budi.
Vino dan Angel menikmati makanan masing-masing keadaan mendadak hening, Vino dan Angel sib
uk sama fikiran masing-masing.
Lukman yang memantau Vino dari CCTV, bisa melihat jelas ekspresi bingung yang dirasakan Angel, dan terlihat jelas kalo Angel mencintai penyamaran Vino.
__ADS_1
" Anaknya demen sama penampilannya Vino tapi bapak nya enggak mau karena malu punya menantu yang culun dan orang sederhana lagi." Ucap Lukman melihat kegiatannya Vino, Vino bener bener dipantau kegiatan sama Lukman kwartir kejadian waktu itu terulang lagi.
Jangan lupa like, komentar, hadiah,dan vote nya.