CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Masuk angin


__ADS_3

Teguh melihat Vino tersenyum puas sudah ngerjain Vino habis habisan selama semalam, Teguh berharap Vino menyerah mendekati Angel dengan penyamaran culunnya. Vino merasakan badannya sakit semua karena harus angkat peti nyusun buah buahan dan malamnya tidur beralasan tiker tipis.


" Budi kamu kenapa? seperti enggak enak badan?" Tanya Teguh pura pura kasihan


" Sepertinya saya masuk angin pak" Ucap Vino lemes, Vino merasakan semua badannya sakit


" Lebay, mentang mentang kerja di tempat orang kaya, enggak bisa tidur seperti itu. jangan jangan kamu mau menyalahkan saya yah Budi?" Tegas Teguh pura pura marah


" Enggak kok pak, nanti saya bilang pak Lukman supaya kamar pak Teguh banyak fasilitasnya mau? saya bisa bilang nambahin sofa, AC, dan kulkas. bagaimana?" Tanya Vino sengaja, Vino ingin ngetes seberapa matrenya Teguh


" Ide yang bagus, itu ide kamu yah, jangan fitnah saya yang mau yah, gara gara tidur diubin manja minta barang mewah ke bos sendiri hahaha, enggak tahu malu sekali kamu Budi." Ledek Teguh ketawa puas, puas ngerjain Vino


" Sial, mau diperhatiin justru diledek seperti itu." Batin Vino kesel


" Terserah apapun yang bapak bilang, saya cuman enggak tega saja selama tinggal disini enggak ada fasilitas yang nyaman dan bikin kenyang" Ledek Vino, Vino sengaja menawarkan Teguh karena tahu Teguh bakal ledekin dirinya karena tidur diubin bikin masuk angin


" Halah alasan saja kamu Budi, sudah sana balik. saya malas lihat muka kamu." Lanjut Teguh, Teguh ngusir Vino dengan sombongnya


Vino malas berdebat masih pagi terlalu lama, akhirnya Vino keluar dari kamar Teguh. didepan ruko supir pribadinya Vino sudah datang.


" Pak, anda kenapa?" Tanya Beby melihat Vino mijit bahunya


" Masuk angin saya, yah sudah lah saya mau pulang, oh yah kasih makanan enak buat Angel, sedangkan buat Teguh makanan asin asin saja biar tahu rasa. hahahaha." Lanjut Vino kesel, kesel sama kelakuan camer semakin lama semakin menyebalkan


" Serius pak Vino?" Tanya Beby penasaran

__ADS_1


" Bercanda kali Beby, astaga walaupun tuh orang menyebalkan saya enggak mau sering sering bikin Teguh sakit, kasihan Angel sedih melihat bapaknya yang menyebalkan sakit sakitan terus hahaha." Ledek Vino ketawa puas


" Dasar pak Vino, yah sudah saya akan masak makanan enak, kalo lupa salah kasih garam, jangan marah yah pak hahaha." Ledek Beby ikut ikutan


" Dasar huh" Proges Vino, walaupun setuju sama candaan Beby barusan


Vino langsung masuk mobil, dan meninggalkan ruko. Vino bener bener merasa pusing dan leher nya sakit sekali.


" Apa anda mau ke rumah sakit pak?" Tanya supir merasa kasihan melihat Vino, Vino selalu saja dikerjain sama camer alias calon mertuanya.


" Enggak usah, saya mau tidur di rumah saja, hari ini saya enggak masuk kerja. mau tidur seharian, Teguh sial banget tuh orang." Protes Vino, Vino sejujurnya merasa lelah menghapi keisengan Teguh, tapi Vino masih mencintai Angel, dan enggak tega memecat Angel dan Teguh karena masalah peribadinya.


Dilain sisi, Lukman melihat cctv di ruko dan cctv di dalam mobil, Lukman yang tahu kondisi Vino berusaha memahaminya, padahal hari ini ada kunjungan kerja tapi karena Vino sakit habis dikerjain Teguh, membuat Lukman merasa enggak tega memaksa Vino tetep berangkat kerja.


" Yah sudah enggak masalah Vin, Istirahat saja biar urusan kantor saya yang handel." Ucap Lukman pasrah, Lukman angkat telefon dari Vino,


" Oke bro" Lanjut Lukman, Lukman mematikan teleponnya dan siap siap berangkat kerja


Dilain sisi, Angel melihat Teguh senyum senyum sendiri menjadi heran, beda sama Beby yang tahu penyebab Teguh terlihat bahagia sekali.


" Kalo bener saja ucapan pak Vino tadi, sudah dipastikan nih orang sakit lagi, kalo enggak memikirkan Angel yang kasihan sudah dibalas sama bos sendiri." Batin Beby, Beby semakin enggak tega selama menyamar Vino selalu dikerjain sama Teguh


" Pak, bapak sepertinya lagi bahagia, kenapa pak?" Tanya Angel penasaran


" Perasaan kanu saja Angel, oh yah bapak mau ke kota Malang, kamu ikut yah kita ambil buah buahan langsung dari sana, bapak sudah lama enggak ketemu sama manajer perkebunan dan temen temen disana." Ucap Teguh, Teguh males harus nunggu buah buahan di kirim suka lama sampe nya.

__ADS_1


" Sudah ijin sama pak Lukman?" Tanya Beby, Beby merapihkan bekas masak


" Belum, baru mau ditelsfon pak Lukman nya, pasti beliau lagi dijalan mau ke kantor.' Lanjut Teguh, Teguh melihat isi kulkas selalu penuh, sebenarnya Teguh merasa aneh semua pekerjaan Ruko Beby yang mengerjakannya, Tapi Teguh enggak mau banyak tanya dan membiarkan dari pada Angel harus cape cape beberes


" Whatsphapp saja dulu pak, kalo sudah santai baru ditelsfon kalo beliau lupa." Saran Beby


" Boleh juga, nanti deh saya whatsphapp pak Lukman" Lanjut Teguh nurut saja


Dilain sisi, ART di rumahnya Vino, membuatkan jamu untuk masuk angin dan minyak angin, supaya tidurnya Vino jauh lebih nyaman dan nyenyak.


" Jangan pakai AC yah pak, tahan panasnya kondisi badan pak Vino kan lagi enggak sehat kan." Ucap ART, ART simpan jamu dan minyak angin dimeja.


" Baik lah, bibik boleh keluar. terimakasih jamunya bik." Ucap Vino, Vino langsung minum habis jamunya dan langsung pakai minyak angin, dan langsung rebahan di kasurnya.Vino memakai selimut paling tebal. sejujurnya Vino sudah mulai merasa panas kegerahan, karena sakit Vino rela tidur dengan panas seperti ini.


Dilain sisi, Lukman membaca whatsphapp dari Teguh, Lukman malas mengijinkan Teguh pergi, Karena keisengan norak Teguh membuat Vino hari ini enggak masuk kerja dan membuatnya kerja ekstra karena Vino sakit.


" Biar Bodyguard saja yang mengambilnya, pakai jet pribadinya Vino, supaya enggak kejebak macet selama bawa buah, enak saja dia bersenang senang ke kota Malang, karena ulahnya Vino sakit seperti ini." Protes Lukman, Lukman membalas chatnya Teguh dan melarang Teguh yang jalan.


" Lelahnya Vino sakit seperti ini, huff resiko punya atasan yang rela dikerjain habis habisan demi mempertahankan cinta yang palsu akan status sosialnya." Sambung Lukman kesel, Lukman melihat agaenda selanjut nya yang seharusnya Vino yang jalan.


Dilain sisi, Angel merasa cemas Vino enggak membalas chatnya, bahkan pulang pun enggak pamit sama sekali. Angel merapihkan meja buah buahanny.


" Angel, ada yang pesan jus mangga lima, jus alpukat lima. tolong bungkus yah" Ucap Teguh, Teguh lagi malas membantu anaknya.


" Dari online yah pak, sebentar Angel buatkan." Ucap Angel dengan semangat.

__ADS_1


" Iyah nih, yaah sudah bapak mau kedalam lagi." Lanjut Teguh, Teguh begitu saja meninggalkan Angel.


Angel mulai mengupas mangga dan Alpuket dan siap siap membuatkan jus buah, pesanan Teguh tadi.


__ADS_2