CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Kita kerjain Vino


__ADS_3

Lukman melangkah lebih cepat sebelum Vino kie US langsung untuk kasih tahu perjuangan Vino mendapatkan cinta orang yang diincarnya. Lukman menceritakan semua tanpa di tutupi sama sekali, bahkan dikerjain sama orang tuanya Angel habis habisan membuat Vino enggak mundur mengejar cinta nya Angel.


" Anak itu sudah berubah yah ayah, enggak seenaknya cari pacar. sekarang pacar nya karyawan sendiri dari kampung lagi." Ucap bundanya


" Bikin anak kita mau hidup susah walaupun enggak sepenuhnya, kita jangan langsung kasih restu bunda. bagaiman kalo kita kerjain Vino dulu, enak saja dia susah payah mendapatkan restu mertuanya masa restu dari kita dengan mudah di dapat sih" Protes ayah nya Vino


" Boleh ayah, biar semakin pusing anak itu susah mendapatkan restu mertua dan dari kita."Lanjut bunda nya Vino


Bunda nya Vino telefon internasional ke Vino karena ayah nya enggak kasih restu sama sekali, membuat Vino fruastasi mendengarnya.

__ADS_1


" Enggak bisa begitu dong bunda, bunda dan ayah wajib memberikan restu kalian, kalian selama ini sibuk bekerja vino enggak pernah protes, masa kasih restu enggak mau juga sih." Bentak Vino saat Vidio call tersambung


" Pacar kamu status sosialnya dibawah kamu Vino, enggak pantas untuk keluarga kita yang orang punya Vin, jadi cari yang lain pacar yang derajatnya sama seperti kita" Tegas ayah nya Vino bohongan


" Yah sudah enggak mau kasih restu, Vino masih bisa nikah sirih. terserah kalian yah, tiga hari lagi kalo enggak datang, Vino tetep menikah dan jangan anggap Vino anak kalian lagi. selama ini vino berusaha sabar sama kalian, kalo masih keras kepala terserah" Bentak Vino kesal sama orang tuanya, dan Vino mematikan telefonnya.


" Sabar sayang, Vino bakal senyum bahagia melihat kita muncul tiba tiba kok, semuanya akan berjalan lancar, Vino enggak bisa dikasih begitu saja restu dari kita." Ucap ayah nya Vino


Dilain sisi, Lukman melihat Vino melamun jadi kasihan, restu yang sulit di dapat dari orang tuanya Angel maupun orang tuanya sendiri.

__ADS_1


" Suruh siapa betah sama penyamaran kamu Vin, coba terus terang sama Teguh dan orang tua kamu. semua nya akan terasa ringan Vin." Batin Lukman heran sama pola pikirnya Vino


" Vin, Nih berkasnya, di pelajari dan tanda tangan yah." Ucap Lukman, Lukman senyum kecut diabaikan sama Vino


Lukman jalan keluar dari ruangannya Vino dari pada kesel karena di cuekin. Lukman menyalakan cctv yang tersambung sama ruangannya Vino


Dilain sisi, Teguh berencana pindah kerja, sejujurnya Teguh betah tinggal dan kerja di tempat nya Vino, tapi Teguh malas sekali selalu ketemu sama Budi si culun yang selalu deketin Angel, bahkan berani sekali melamar Angel


" Pak, bapak mau kerja dimana dan tinggal dimana pak, Sudah disini saja pak, ditempatnya pak Vino, adem dan damai pak. banyak karyawannya Vino yang selalu membantu kita juga." bujuk Angel

__ADS_1


" Bapak bener bener malas ketemu sama Budi terus menerus, pengganggu hidup bapak saja Budi itu. kita tetep keluar dari sini, sana kamu rapihkan barang barang kamu dan langsung pergi dari sini." Perintah Teguh penuh amarah


" Enggak bisa seenaknya seperti ini pak, bahas baik baik sama pak Lukman pak." Lanjut Angel, Angel enggak mau pergi begitu saja.


__ADS_2