CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Akhirnya sadar juga


__ADS_3

Lukman yang mendapatkan kabar dari bodyguard kalo Vino sudah sadar, langsung kembali ke rumah sakit. Lukman yang lagi memantau perkebunan langsung bersiap siap untuk melihat kondisinya Lukman. Angel yang melihat Lukman langsung menanyakan kondisi Vino membuat Lukman bingung menjawabnya


" Kondisi Budi sudah membaik, mungkin beberapa hari Budi sudah masuk kerja lagi." Ucap Lukman melihat Angel


" Memangnya Budi sakit apa pak?" Tanya Angel kwartir


" Jangan jangan sakit karena kecapean yah pak, pak kok rekomendasi karyawan yang payah sih seperti Budi. saya lihat dia lemes sekali angkat barang. maaf yah pak saya terlalu jujur." Ucap Laras seenaknya


" Begini nih yang bikin Vino semakin murka" Batin Lukman kesel melihat Laras


" Budi punya penyakit asam lambung, bukan karena kecapean, kamu coba angkat karung dan peti itu sekarang. kalo kuat saya kasih seratus ribu, kalo engga kuat jangan seenaknya menghina orang lain seenak kamu. jangan karena perempuan dengan seenaknya menghina laki laki. kondisi fisik setiap orang berbeda. sekarang kamu coba jalankan perintah saya sekarang." Lanjut Lukman menatap sinis Laras

__ADS_1


" Maafkan Laras pak, dia memang kurang sopan santun pak, kalo bicara selalu seenak dia pak. pantas enggak ada kabar dari Budi ternyata sakit." Ucap Jaka merasa enggak enak sama Lukman


" Saya enggak ingin punya karyawan yang mulutnya seenaknya bicara, kamu harus bisa menjaga ucapan kamu. saya kwartir kamu bicara seenaknya sama konsumen kita, tolong pak Jaka ajarin semua karyawan untuk bisa menjaga lisannya. kalo masih seenaknya pecat saja." Perintah dan ancaman Lukman


" Baik pak Lukman, terimakasih arahannya." Lanjut Jaka melihat Laras dengan emosi


Lukman langsung jalan meninggalkan perkebunan, Lukman ingin melihat kondisinya Vino setelah koma beberapa hari.


" Vin, penyamaran kamu selesai saja yaah, kamu engga bisa kerja berat seperti itu. bikin kwartir semua orang, bahkan Angel juga kwartir loh sama kondisi kamu dan Laras si perempuan kurang ajar itu bisa nebak kamu sakit karena kelelahan." Ucap Lukman, Lukman makan roti yang sudah disiapkan sama Bodyguard.


" Kok bisa Angel tahu saya sakit? dan kamu bisa bawa saya ke rumah sakit?" Tanya Vino penasaran

__ADS_1


" Gawat, enggak mungkin kan bilang masang CCTV" Batin Lukman bingung


" Bodyguard ada yang datang ke rumah kamu, pas sampai depan rumah ketemu sama Angel yang bawa makanan. terus bodyguard dan Angel masuk kedalam rumah kamu, mereka bilang sih melihat kamu enggak sadarkan diri, bodyguard langsung membawa kamu ke rumah sakit dan Angel pulang." Penjelasan Lukman Bohong


" Apa Angel banyak tanya, perempuan itu perhatian sekali, mau cape cape bawain makanan." Lanjut Vino bahagia mendapatkan perhatian dari Angel


" Katanya sih enggak, ya sudah sekarang kita kembali ke Jakarta saja yah. kamu cocoknya jadi bos besar bukan jadi kuli." Ledek Lukman dengan terkekeh


" Sialan, saya tetep mau kerja disana, oh yah pecat si Laras perempuan kampung sialan itu. setiap saat menghina saya, berani sekali menguji kesabaran saya terus menerus. puncaknya pas saya bener bener engga kuat mau istirahat sebentar eh dihina lagi, sialan kan. cari pengganti Laras yang mulutnya tahu sopan santun." Perintah Vino


" Biar tahu rasa mencari masalah sama saya." Sambung Vino dengan sombong

__ADS_1


Lukman yang mendengar keinginan Vino cuma bisa geleng-geleng kepala, Vino bener bener enggak bisa nyamar dengan baik.


__ADS_2