
Vino, Lukman, bodyguard,dan supirnya Vino. sarapan bareng, Vino sarapan sambil melihat baju dan wajahnya melihat penyamaran nya terlihat sempurna. Vino memerintahkan bodyguard masak tempe, tahu, telor,dan sambel. Vino ingin mengakui masakan itu masakannya dan berniat makan bareng Angel di ruangannya Angel.
" Dasar bos modus seperti ini, ada saja idenya. usahaa bikin sendiri dong buat masak bangga kok masakan orang lain." Ledek Lukman melihat Vino merapihkan bekel makanannya
" Selama ada kalian ya bagus dong, biar saya enggak usah repot-repot kan." Ucap Vino santai, Vino memasukan bekel kedalam plastik, Lukman jangan lupa perintah saya kemarin yang jaga ruko buah buahan saya dan Angel. bilang semua kebutuhan makan dan sehari-hari Angel ditanggung sama pak Vino. dan jangan lupa beli mobil yang bagus." Lanjut vino melihat Lukman yang menikmati sarapan
" Iyah sebelum pulang saya ke perkebunan bilang sama Jaka, kamu tenang saja." Lanjut Lukman yang faham keinginan Vino
Vino mengikuti bodyguard yang mengeluarkan sepedanya kedepan rumah, Vino dengan perlahan membawa sepeda nya meninggalkan rumah singgah.
" Dasar dasar semakin bucin tuh orang" Protes Lukman melihat Vino pergi
__ADS_1
Dilain sisi, Angel dan Ratna bersiap siap untuk ke perkebunan, Angel memakai kaos yang dibelikan Vino, Angel semakin lama semakin mencintai Vino yang selalu memberikan perhatian ke Angel. Angel mendengar suara pintu diketuk langsung keluar rumah dan betapa bahagianya melihat Vino yang datang
" Hai Angel, berangkat ke perkebunan bareng yuk" Ucap Vino ramah melihat Angel
" Tapi Ratna bagaimana, kasihan kalo berangkat sendiri naik sepeda." Tolak Angel, sejujurnya Angel ingin sekali naaik sepeda berdua bareng Vino
" Ya sudah sana Angel bareng Budi, saya bisa sendiri naik sepeda." Ucap Ratna tiba tiba muncul dibelakang Angel
Vino langsung naik sepeda duluan baru disusul Angel, Angel pegangan bajunya Vino membuat keduanya tersipu malu. Vino pelan pelan membawa sepeda baru pertama kali bawa dan baru pertamakali bonceng my Angel.
Dilain sisi Lukman dan Jaka membahas buka toko baru buah buahan, Jaka merasa heran baru kemarin dibahas sudah disetujui sama Vino, Jaka menjelaskan keinginan Lukman membuat Jaka enggak bisa menolak keinginan Lukman.
__ADS_1
" Baiklah pak, nanti saya minta Budi dan Angel yang jaga tokonya." Ucap Jaka, terpaksa mencari karya pengganti Budi dan Angel
" Toko sudah didapat, orang orang saya yang akan merapihkan tokonya, dalam dua hari atau tiga hari sudah bisa ditempati, kamu cari pengganti Budi dan Angel saja. pak Vino sangat antusias sama ide Anda makannya prosesnya cepat." Penjelasan Lukman, Lukman melihat handphone, Angel dan Vino baru sampai perkebunan
" Terimakasih atas bantuannya, saya jadi enggak enak masa pemilik yang mengurus semuanya." Lanjut Jaka merasa merepotkan Vino dan Lukman
" Santai saja pak, ya sudah saya kembali ke Jakarta dulu, mungkin pas toko di buka saya kesini mau lihat hasilnya. jangan lupa kasih tahu Budi dan Angel." Lanjut Lukman, Lukman merapihkan berkas berkasnya
Jaka mengantarkan Lukman keluar ruangannya, Lukman melihat Vino mengangkat karung berat merasa enggak tega tapi Lukman enggak bisa banyak membantu bisa bisa penyamaran Vino terterbongkar
Lukman masuk mobil dan perlahan meninggalkan perkebunan, Lukman sengaja enggak menyapa Vino karena enggak tega melihat ekspresi Vino yang kesulitan.
__ADS_1