
Vino melihat email email perusahaan, Angel yang melihat Vino sibuk memberikan cemilan dan minuman segar. Angel duduk manis disampingnya Vino.
" Minum dulu sayang, dari tadi kamu sibuk sekali." Ucap Angel, Angel senyum manis melihat Vino
" Terimakasih sayang" Ucap Vino, Vino langsung minum air yang dibawa sama Angel
" Sayang, ikut ke kantor yuk, aku mau kasih lihat kesibukan aku sayang. mau yah" Sambung Vino penuh harap
" Tapi aku" Lanjut Angel, Angel masih belum siap ketemu sama karyawannya Vino
" Jangan berfikir enggak pantas jadi penumpang hidup aku sayang, aku mau memperlihatkan karyawan aku kalo aku punya pacar sekaligus calon istri aku sesempurna kamu." Lanjut Vino, Vino kurang suka sama Angel yang selalu merendahkan diri sendiri
" Iyah sayang, aku mau ikut ke kantor kamu. jangan marah lagi yah. maaf" Lanjut Angel senyum manis melihat Vino
" Nah begitu dong, aku bahagia melihatnya. yah sudah besok dijemput yah sayang" Lanjut Vino bahagia, akhirnya Angel mau diajak ke kantornya.
Dilain sisi, Beby melihat Lukman langsung menghampiri Lukman, Beby nangungguk saat Lukman bilang minta make up Angel besok.
" Tenang saja Lukman, saya akan mengerjakan sesuai perintah pak Vino." Ucap Beby, Beby makan cemilan yang ada di meja
" Vino ingin karyawan kantor tahu kalo Vino sudah punya pacar, Vino ingin penampilan Angel lebih cantik makannya minta kamu makeup pin Angel." Ucap Lukman, Lukman sudah menyiapkan baju terbaik untuk Angel. Vino enggak ingin Angel berpakaian biasa.
" Siap Lukman, Oh yah, Angel beruntung yah dapetin calon suami seperti pak Vino, sudah tampan, baik, tajir, dan mau rela berkorban demi Angel." Puji Beby merasa iri
" Yah itu sih rendem sebenarnya, tapi siapa sangka penyamaran Vino disambut baik sama Angel dan Angel juga menghargai penyamaran Vino yang terlihat culun dan sederhana didepan." lanjut Lukman, Lukman enggak menyangka Vino mendapatkan jodoh dengan cara seperti ini.
" Yah bener, untungnya Angel orangnya apa adanya enggak neko neko." Lanjut Beby, selama tinggal di ruko, Beby enggak pernah lihat Angel seenaknya sama atasannya.
__ADS_1
" Yooi" Lanjut Lukman singkat.
Dilain sisi, Angel dan Vino masak bareng, awalnya Angel melarang Vino merasa enggak enak tapi akhirnya nurut juga karena Vino terus menerus memaksanya.
" Setelah masak dan makan aku pulang yah sayang, kalo butuh apa apa telefon saja." Ucap Vino, Vino pelan pelan motong cabe
" Iyah sayang, oh yah bapak kapan kesini sayang?" Ucap Angel, Angel merasa Teguh ke kota Malang akal ajakannya Vino.
" Kangen yah sama bapak, nanti aku bilang sama manajer disana buat siapkan semuanya untuk bapak ke Jakarta sayang." Lanjut Vino, Vino merasa bersalah sudah ngerjain camernya terlalu lama
" Terimakasih sayang, Iyah aku kangen sama bapak. walaupun bapak sombong tapi keluarga yang aku miliki cuman bapak." Lanjut Angel sedih, karena Kaka dan ibu nya meninggal dunia karena penyakit.
" Iyah sayang" Lanjut Vino, Vino merapihkan meja makan dan menyusun masakan Angel dan nelefon Lukman untuk ke dapur untuk makan malam bareng.
" Wah makan enak nih, Budi akhirnya bisa masak juga hahaha." Ledek Lukman, Lukman tahu betul Vino dari kecil mana mau ke dapur cape cape untuk masak
" Apa sih jomblo abadi, iri saja huh, masak bareng pacar lebih menyenangkan tahu." Ucap Vino, Vino males berantem didepan Angel.
" Kalo lagi nyamar ya jelas Budi dong, kalo lagi pakaian biasa yah Vino lah. kalo Angel manggil manggilnya my honey saja." Goda Vino, Vino melihat Angel sambil senyum jahil
" Huh mau nya kamu itu" Protes Lukman
" Sudah sudah, hayo makan mumpung masih hangat pak Lukman dan Beby." Ucap Angel, Angel pusing dengerin perdebatan enggak penting dari Vino, Lukman, dan Beby.
" Jangan panggil pak, panggil saja nama Angel, masa calon istrinya Vino panggil saya sebutkan pak. kalo panggil sayang juga boleh." Goda Lukman dengan terkekeh
" Dasar jomblo lucnut kamu." Protes Vino kesel, bisa bisanya Lukman modus
__ADS_1
" Hahahaha, ada yang cemburu nih." Ledek Lukman ketawa puas, puas melihat Vino menahan amarahnya.
" Astaga, kalian ini tom and Jerry yah." Protes Beby heran melihat Vino dan Lukman bisa berantem hal sepele, tapi mereka selalu kompak dan Lukman selalu menjalankan perintah Vino sesuai harapan hasilnya.
Angel males komentar, Angel lebih memilih makanannya dari pada ladenin candaan aneh Vino dan Lukman barusan. Beby langsung merapihkan bekas makan langsung dibantu sama Angel, Angel merasa enggak enak membiarkan Beby cape sendirian.
" Yah sudah sayang, aku pulang dulu yah, kalian hati hati disini, aku tutup ruko dari depan yah sayang. sampai ketemu besok." Ucap Vino melihat Vino
" Iyah sayang, kalian hati hati dijalan yah, Iyah sayang sampai ketemu besok. aku mau lihat kamu pakai baju formal lagi sayang ku" Ucap Angel, Angel melihat Vino
" Pasti sayang, yaah sudah kita pulang dulu." Lanjut Vino, Vino terpaksa meninggalkan Angel, sebenarnya Vino ingin berlama lama di ruko, tapi sadar belum menikah.
Vino dan Lukman langsung jalan ke depan ruko, Vino menghampiri Bodyguard yang sudah selesai merapihkan dagangan dan stanbay jagain Angel dan Beby dari depan ruko.
" Sepertinya harus dikasih tempat tidur, contenernya kurang luas, sudah ada kamar mandi tapi enggak ada tempat tidur kurang nyaman." Ucap Lukman
" Ide yang bagus, kamu urus perombakan contenernya yah, supaya jauh lebih nyaman untuk tidur didalam nya. supaya mereka lebih leluasa menjaga Angel dan Beby." Perintah Vino, Vino masuk kedalam mobil
" Siap Bosque, siap melaksanakan tugasnya." Ucap Lukman, Lukman nyusul Vino masuk kedalam mobil.
Dilain sisi, Beby memilihkan baju untuk Angel besok dan memilihkan sepatu dan tasnya, beruntungnya Beby ngajak Angel belanja banyak sebelum identitas Vino diketahui sama Angel.
" Kamu sengaja yah setiap hari ngajak saya belanja, tiba tiba ketemu sama Vino di mall?" Tanya Angel penasaran
" Iyah Angel, itu semua atas perintah pak Vino, pak Vino enggak melihat biaya yang dia keluarkan demi kamu, yang penting penampilan kamu berubah seratus persen, dan pak Vino jauh lebih suka penampilan kamu yang sekarang Angel. lebih keren dan cantik." Puji Beby, Beby memilihkan dress selutut warna merah, sepatu merah,dan tas warna merah. Beby memilihkan perhiasan untuk Angel pakai besok.
" Apa enggak berlebihan pakai kalung dan gelang Beby, cukup anting saja yah, cuman ke kantor saja kan bukan ke pesta juga." Profes Angel kurang setuju
__ADS_1
" Wajib Angel, saya harus menjamin penampilan kamu jauh lebih elegan, dan terlihat lebih cantik Angel.jangan nolak yah." Lanjut Beby melas
" Huff, baik lah Beby, saya mau." Lanjut Angel, sebenarnya Angel enggak mau berpakaian berlebihan tapi Angel sadar diri harus menyusaikan penampilannya.