
Angel dan Vino memilih bersantai di pantai, Angel males kemana mana dan ingin sekali menikmati sunset berdua sama vino sambil menikmati es kelapa muda berdua.
" Sayang foto foto yuk" Ajak Vino melihat Angel
" Boleh sayang, biar ada kenang kenangan jalan jalan kita." Ucap Angel, Angel menikmati cemilan yang sudah dipesan sama Vino.
Vino menyalakan handphone nya dan mulai ngajak Angel berpost, Vino gandeng tangannya Angel membuat Angel tersipu malu Angel dilihatin sama Vino tanpa ngedip sama sekali.
" Bos kesayangan aku, kenapa engga ngedip begitu sih." Protes Angel tersipu malu
" Calon istri aku cantik sekali sih, kalo kena sinar matahari terlihat lebih cantik sayang." Goda Vino, Vino senyum tulus sama Angel
" Lebay nya sayang, memangnya aku apaan terlihat lebih cantik?" Tanya dan protes Angel tersipu malu
" Seperti bidadari tanpa bersayap sayang." Lanjut Vino, Vino senyum manis melihat Angel
__ADS_1
" Astaga gombalnya sayang, sudah hayo lanjut jalan jalan, aku jadi kenyang di gombalin begini sama kamu." Protes Angel senyum senyum sendiri.
" Protes tapi senyum senyum begitu hayo hayo." Goda Vino, Vino berhasil membuat Angel semakin tersipu malu.
Angel lepas tangannya dari genggamannya Vino, dan menikmati air laut yang menyenangkan buat Angel, pertama kalinya bisa menikmati pemandangan indah pantai.
Dilain sisi, Lukman menemani Beby belanja setelah pulang kerja, Lukman membiarkan Beby belanja sesuka hatinya.
" Man, jadi enggak enak begini belanja ditemani bos sendiri." Ucap Beby merasa enggak enak
" Hah bos kesayangan?' Tanya Beby bingung
" Sudah lah lupakan, mau beli apa lagi?" Tanya Lukman, Lukman sudah males karena Beby enggak peka sama modusnya.
" Yah yah" Lanjut Beby pasrah, sejujurnya Beby bingung sama ucapan Lukman tadi tapi entah kenapa Beby merasa bahagia saat ingat ucapan Lukman tadi bos kesayangan
__ADS_1
Beby melanjutkan langkahnya ke butik Beby ingin sekali memiliki kemeja dan sepatu, supaya sewaktu waktu dibutuhkan sama Lukman lagi dirinya punya baju formal dan lebih enak dilihat saat masuk ke kantornya Vino.
Dilain sisi, Angel dan Vino menikmati angin sepoy sepoy di pantai, Vino membuat rumah dari pasir, Vino yang sering bikin rumah dari pasir enggak lah sulit, apa lagi ada mainan anak anak pendukung bentuknya.
" Bagus sekali sayang, kamu memang berbakat sekali aku kagum melihatnya." Ucap Angel, Angel kagum melihat hasil buatan rumah bikinan Vino.
" Terimakasih sayang, aku memang dari kecil suka sekali gambar sayang, makannya kerjaan aku desain interior mewujudkan hobi aku selama ini." Ucap Vino bangga, Vino ingat awal awal berjuang supaya denah pertama buatannya bisa diterima dan memberikan hasil maksimal
" Hobi yang menyenangkan yah sayang, aku dari kecil gambar aku selalu jelek sayang, makannya aku kagum melihat hasil kamu keren sekali." Lanjut Angel enggak berhenti berhentinya memuji Vino
" Alhamdulillah sayang, apa kamu mau punya rumah impian, untuk kita setelah nikah?" Tanya Vino dengan serius
" Enggak usah sayang, rumah kamu saja banyak, mubazir sayang kalo enggak dipakai kan. yang ada saja masih bagus bagus." Lanjut Angel, Angel enggak ingin membebani Vino
" Yah sudah kalo begitu sayang, pulang yuk sudah malam, besok aku memantau proyek dari pagi." Lanjut Vino, Vino membersihkan badannya dari pasir dan mengembalikan mainan anak anak ketempatnya.
__ADS_1