
Vino yang sudah selesai kerja langsung siap siap ke ruko, Vino membaca WhatsApp dari Lukman langsung senyum bahagia karena Angel dengan cepat belajar mobilnya, Vino sesampainya didalam mobil langsung mengganti kostum penyamarannya. rasa lelah seharian bekerja terasa sirna saat mendengar kabar membahagiakan
" Mereka langsung beli mobil sesuai keinginan Angel" Ucap Vino bahagia, Vino merapihkan rambutnya
" Anda sayang sekali sama nona Angel, oh yah kata bodyguard yang menemani nona Angel belajar mobil. tanya kenapa dia dipanggil nona sama kita kita?" Ucap Ilham melihat Vino
" Biarkan saja, Angel memang pantas dipanggil nona cantik, jangan panggil nama karena saya akan melamar Angel. saya bahagia melihat Angel yang menerima pemberian saya karena terpaksa. apa lagi dengan cueknya saya selalu memaksa Angel menerima pemberian saya. awas yang keceplosan bicara" Ancam Vino tegas
" Beres pak Vino, bekerja ditempat anda menyenangkan pak, banyak mendapatkan fasilitas pak, mana berani bikin kesalahan harus siap kehilangan semua fasilitas dari anda." Lanjut Ilham melihat Vino.
" Bagus bagus, karena perjuangan saya mendapatkan hati dan perhatian dari Angel enggak mudah, jadi jangan ada yang seenaknya bikin perjuangan saya gagal." Lanjut Vino melihat Ilham yang fokus bawa mobil
Ilham terkadang bingung sama Vino, dia memberikan segala fasilitasnya sama seluruh karyawannya, tapi karyawannya enggak boleh melakukan kesalahan apapun sekali salah langsung dipecat.
Dilain sisi, Angel merasa bahagia karena sudah bisa bawa mobil, begitu juga sama Beby yang langsung bisa bawa mobil.
" Sekarang kita langsung ketempat mobil, dan Angel yang milih mobil yang diinginkan dan jangan membantah ini perintah." Tegas Lukman melihat Angel, Lukman sengaja terlihat memaksa karena Vino yang minta Angel yang memilih mobil dan tahu Angel pasti nolaknya.
__ADS_1
" Duh enaknya, jadi ayang bebebnya pak Vino" Batin Beby sedikit iri
" Yah sudah yuk jalan" Ucap Beby santai
" Beby kamu duduk disebelah saya, Angel duduk dibelakang yah, saya langsung antar kalian beli mobil." Lanjut Lukman tegas
" Huff, pemaksaan yang aneh" Protes Angel pasrah
Angel dan Beby ikutin Lukman masuk kedalam mobil, perlahan mobil meninggalkan lapangan, sedangkan bodyguard pulang naik mobilnya Lukman. Lukman sengaja membawa mobilnya Vino atas perintahnya Vino.
Mobil Lukman sampai di deller mobil, Lukman menempati ucapannya minta Angel milih mobil yang diinginkannya, Angel merasa dirinya bener bener dimanja sama Vino asli entah kenapa Angel merasa bahagia mendapatkan perhatian yang berlebihan dari Vino asli. Angel sejujurnya merasa enggak enak tapi merasa bahagia sekali.
" Mobil itu saja, warna biru dan terlihat lebih luas dan isi tempat duduknya banyak." Ucap Angel dengan malu
" Oke bungkus" Ucap Lukman kagum sama pilihannya Angel
" Tolong mobil itu kirim ke ruko jalan elang no 20" Lanjut Lukman melihat petugas deller mobil
__ADS_1
" Baik pak, silahkan isi surat surat pembelian mobil" Ucap petugas Deller mobil
Lukman langsung mengisi dokumen yang dibutuhkan, setelah selesai Lukman langsung ngajak Angel dan Beby untuk pulang ke ruko karena bos bucin sudah menunggu lama, Lukman mengajarkan Angel dan Beby untuk menaati rambu rambu lalu lintas, cara parkir mobil dan saat tes mendapatkan Sim. Lukman melihat Beby
" Nanti Sim nya atas nama Angel, jadi harus lebih giat belajar mobil sampai lancar demi mendapatkan Sim, Beby boleh pake mobil itu buat jalan jalan dan kalian bisa ganti gantian pakai tapi hak milik punya Angel." Ucap Lukman melihat Angel dari kata spion
" Kenapa atas nama saya pak?" Tanya Angel penasaran
" Toko itu kan bapak kamu yang ngurus, dan sekarang dialihkan ke kamu, jadi enggak masalah cuman atas nama saja itu fasilitas toko buah kok Angel. sudah jangan terlalu difikirkan, kalian kalo hari libur dan sudah jam selesai jualan bisa jalan jalan sesuka hati, tapi hati hati yah bawanya." Lanjut Lukman melihat Angel
" Dan kamu bisa ajak Budi pacar kamu jalan jalan pakai mobil itu, buat malam Minggu berdua kan. nikmati selagi ada oke." Sambung Lukman melihat Angel
" Budi cerita ke bapak yah kalo kita sudah jadian" Lanjut Angel malu
" Yah dong kita kan Deket Angel" Lanjut Lukman geleng geleng kepala
" Tahu lah bahkan nembak kamu saja saya yang bilang sama Budi Abal Abal" Batin Lukman
__ADS_1
Mobilnya Lukman melaju dengan kecepatan sedang, Lukman menahan emosi saat jalan perlahan macet dengan kendaraan yang lalu lalang.
Sambil menunggu new episode jangan lupa mampir ke karya karya saya yang lain,dan jangan lupa like, hadiah,dan votenya. salam sayang dari bos bucin