CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Modus pak Vino


__ADS_3

Vino dan Lukman menikmati makan siang buatan Angel, Lukman yang baru pertama kali menikmati masakan Angel merasa puas menikmati makanan terenak, enggak sia sia Lukman turuti keinginan Vino untuk Angel masak makanan seenak ini.


" Angel apa bisa temani saya melihat toko toko saya? Saya enggak ngajak sekertaris saya, Lukman lanjut ke kantor lagi. ini masuknya pekerjaan tambahan dari saya tenang ada bonusnya." Ucap Vino melihat Angel, sebenarnya Vino cuma modus ngajak Angel karena ingin ngajak Angel jalan jalan


" Boleh pak Vino, Apapun tugas yang anda berikan saya kerjakan." Ucap Angel formal, Angel berusaha bicara sopan


" Astaga sama Budi bicara santai kenapa Vino asli seformal ini sih my Angel" Batin Vino kesell mendengar ucapan Angel


" Bekerja dengan Benar nak, jangan mengecewakan pak Vino." Ucap Teguh, Teguh bahagia sekali anaknya bisa jalan sama bos ganteng


" Sial nih orang seenaknya amat ngajak Angel, saya naik apaan ke kantor" Batin Lukman kesel sambil melihat Lukman


" Yah sudah yuk Angel berangkat" Perintah Vino santai, Vino lupa ada Lukman


" Pak saya antar yah?" Tanya Lukman kesel


" Kamu naik mobil pak Teguh saja, hemat waktu Lukman." Tegas Vino melototin Lukman


" Dasar bucin tega" Batin Lukman kesel


" Baiklah pak" Lanjut Lukman pasrah


" Yah sudah pak Angel pergi dulu" Lanjut Angel Salim ke Teguh, dan langsung ikut Vino jalan ke mobil


" Ini pak Lukman, kunci mobilnya." Ucap Teguh melihat Lukman yang kesel


" Yah sudah saya juga pergi permisi." Lanjut Lukman berusaha santai, Lukman mengambil kunci yang dipegang Teguh


Dilain sisi, Vino mengajak Angel melihat toko buku Vino, Vino ingin melihat Angel memilih buku apa yang diinginkan nya. setibanya di toko buku Angel melihat dekorasi toko bukunya sangat bagus, toko buku milik Vino berlantai 3 dengan bangunan cukup luas.

__ADS_1


" Toko bukunya bagus sekali pak Vino" Ucap Angel melihat toko buku milik Vino


" Terimakasih pujiannya, saya sendiri yang mendesainnya, toko buku ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan karyawan terutama yang punya anak yang masih sekolah mengurangi biaya pendidikan. pendapatan toko buku ini lima puluh persen untuk biaya operasional dan lima puluh persen untuk dibagikan ke karyawan kantor saya terutama yang punya anak yang masih sekolah." Penjelasan Vino santai


" Hebat desain anda hasilnya sebagus ini, pantas sekali anda membawa karyawan untuk piknik waktu itu dan dibayarkan lagi" Puji Angel melihat hasil karyanya Vino


" Terimakasih pujiannya, Iyah Angel saya selalu memanjakan karyawan saya. oh yah kamu suka baca novel atau komik?" Tanya Vino melihat Angel


" Suka pak, memangnya kenapa?" Tanya Angel penasaran melihat Vino


" Kamu boleh pilih yang kamu sukai gratis, oh yah kamu disini dulu yah sebentar saya mau kedalam dulu. duduk di meja kasir saja." Lanjut Vino Melihat beberapa orang yang lagi sibuk


" Boleh silahkan duduk disini." Ucap Vina melihat Temennya Vino


" Yah sudah saya duduk disana, setelah mendapatkan bacaan yang bagus", Lanjut Angel santai


" Apa kabar pak Vino" Sapa manajer pemasaran


" Alhamdulillah baik, saya mau ngobrol sama bagian keuangan dan manajer pemasaran sekarang ke ruangan rapat." Perintah Vino dengan tegas


" Baik pak" Ucap manajer pemasaran dan bendahara barengan.


Vino diam diam memerintahkan Lukman mengecek seluruh email yang masuk ke email toko bukunya, Vino,manajer pemasaran,dan bendahara. langsung jalan keruangan rapat.


" Ada apa pak? Meminta kita kesini?" Tanya bendahara penasaran


" Keuntungan toko buku disalurkan dengan baik kan ke karyawan di perusahaan saya dan karyawan disini juga?" Tanya Vino dengan tegas


" Sesuai kok pak Vino, anda bisa memeriksa sendiri pak. memangnya ada masalah?" Tanya manajer pemasaran penasaran

__ADS_1


" Hari ini saya pecat dan miskinkan, karyawan serakah saya, saya takut disini juga ada tikus serakah juga. saya cuman kasihan sama karyawan yang seharusnya mendapatkan hak bantuan biaya pendidikan jadi berkurang karena adanya tikus serakah." Tegas Vino, Vino tersenyum melihat ekspresi bendahara saat mendengar karyawan nya di pecat dan dimiskinkan


" Sesuai kok pak, sebelum tanggal gajian hak karyawan di berikan kok, sesuai data perusahaan berikan dan karyawan disini juga." Lanjut manajer pemasaran


" Oh bagus kalo sesuai, berarti memang mereka saja yang serakah, baiklah saya pulang dulu, selamat bekerja lagi untuk kalian." Lanjut Vino berusaha santai


" Tikusnya panik dengan pembahasan barusan, bersiap lah sebentar lagi giliran di miskin kan" Batin Vino, Vino senyum sinis ke karyawan nya


" Terimakasih atas kunjungannya pak Vino" Lanjut Bendahara, mulai ketakutan.


" Sial ada sidak seperti ini" Batin bendahara kesel melihat kedatangan Vino


Vino melanjutkan langkahnya ke lantai dasar, Angel lagi fokus baca novel yang diinginkan nya. Angel menolak dibeli kan buku yang dibacanya, enggak kerasa Vino melakukan sidak selama dua jam.


" Enggak masalah Angel, novel yang kamu baca untuk kamu semua" Ucap Vino ramah melihat Angel


" Enggak usah pak terlalu banyak pak, saya tertarik baca saja pak." Ucap Angel malu, lagi lagi dibelikan sama Vino


" Tolong bungkus semuanya, tagihan nya kirim ke Lukman." Perintah Vino melalihat karyawan kassirnya


" Baik pak Vino" Ucap Vina ramah, Vina langsung memasukkan buku yang dipegang Angel kedalam plastik


" Ini mbak bukunya" Sambung Vina ramah


" Terimakasih mbak" Lanjut Angel merasa enggak enak merepotkan Vino


Vino langsung keluar toko buku, Angel yang dibelikan banyak buku merasa enggak enak hati untuk menerimanya, Angel ikut keluar toko buku.


jangan lupa 🎁 dan votenya kaka kakaa semuanya, yang udh ngasih maksh yah semakin semangat bikin kelanjutannya 😂

__ADS_1


__ADS_2