
Teguh yang habis ketemu sama Budi alias Vino langsung kesal, Angel yang melihat wajah bapak nya di tekuk langsung deketin bapak nya marah marah enggak jelas
" Berani berani nyaa si culun melamar kamu, dia bener bener enggak ngaca sama sekali. Heran bapak melihat nya." Bentak Teguh kesel, Teguh melihat masakan Angel.
" Apa kamu tahu rencananya Budi tadi? kamu masak banyak enggak mungkin cuman lagi ingin masak biasa kan?" Tanya Teguh, Teguh curiga sama Angel
" Maafkan Angel pak, tapi Angel dan Budi sudah jadian pak, Angel dan Budi ingin melangkah lebih serius hubungan kami pak" Ucap Angel lirih
" Angel enggak melihat Budi orang sederhana dan culun pak, tapi dia baik dan pekerja keras pak. jadi restuin hubungan kita pak." Sambung Angel penuh harap
" Selalu bapak bilang kan, enggak akan memberikan restu untuk si culun. karena bapak enggak ingin kehidupan anak bapak setelah menikah jadi orang susah mengerti enggak sih kamu nak." Bentak Teguh, Teguh bener bener enggak habis pikir sama keinginan anaknya.
__ADS_1
" Astaga pak, bapak selalu begitu memandang orang lain, pak kita enggak tahu masa depan orang lain bagaimana pak, apa lagi seorang laki laki pak yang mau bekerja enggak akan diem saja membiarkan anak dan istri nya kelaparan".Ucap Angel, Angel yang tahu siapa Budi tentu dengan mudah bilang sama Teguh.
" Belain terus dan terus, Bapak tetep enggak mau ya enggak mau nak. putuskan hubungan kalian, kalo kamu enggak jadi bapak jodohkan sama nak Vino bos kita, bapak akan jodohkan kamu sama Lukman dia juga asisten yang hebat sama seperti pak Vino." Tegas Teguh, kegilaan harta membuat Teguh mengabaikan kebahagian Angel sama sekali
Dilain sisi, Vino membayar orang suruhannya dan langsung kembali ke rumahnya, Vino merasa nyerah sama penyamarannya untuk melamar Angel.
" Kamu kenapa sedih begitu Vin?" Tanya Lukman, Lukman melihat Vino yang murung
" Terserah kamu saja Vin bagaimana baiknya, tapi semakin lama semakin parah Teguh jadi orang. kalo emang mau serius yah akhiri saja penyamaran kamu, datang ke ruko sebagai Vino, dan bawa keluarga kamu untuk melamar Angel." Lanjut Lukman, Lukman diam diam memakai hatset untuk mendengar pembicaraan Angel dan Teguh.
" Astaga, orang itu mau menjodohkan anaknya sama saya. orang tua egois" Batin Lukman, Lukman merasa beruntung cctv masih terpasang di ruko tanpa ada yang tahu.
__ADS_1
" Yah sudah deh, nanti saya ke US, minta mereka ke Indonesia untuk melamar Angel, supaya kita bisa secepatnya menikah." Lanjut Vino
' Yah sudah lebih cepat lebih baik Vin' Lanjut Lukman, Lukman juga sudah lelah mendengar Vino selalu dikerjain sama Teguh
" Saya akan mempermudah kamu mendapatkan restu om dan Tante Vino" Batin Lukman, Lukman akan kasih rekaman cctv ke orang tuanya Vino, bagaimana perjuangan anaknya mendapatkan restu calon mertuanya yang akhir nya nyerah.
Dilain sisi, Beby melihat Angel melamun di kamarnya jadi prihatin melihatnya, perjalanan cinta Angel seebenrnya simpel tapi dibuat ribet karena penyamaran Vino.
" Sabar yah Angel, kalo pak Vino adalah jodoh kamu, saya yakin pak Vino enggak akan menyerah begitu saja memperjuangkan cinta kalian" Ucap Beby, Beby yakin Vino dan Lukman akan mengatur rencana
" Saya kasihan sama Vino, yang selalu direndahkan sama bapak walaupun penyamarannya tapi tetep saja enggak tega.' Ucap Angel lirih
__ADS_1
" Namanya juga perjuangan cinta Angel, biar lah pak Vino menjalankannya sesuai keinginan nya sampai kalian halal." Lanjut Beby, Beby merasa kasihan sama Angel yang perjalanan cinta nya sangat rumit