
Vino yang malas ke US tentu dengan terpaksa harus berangkat demi menjemput kedua orang tuanya, dan memaksa mereka untuk memberikan restu supaya bisa melamar dan menikah dengan Angel.
" Berapa lama bro ke US?" Tanya Lukman, Lukman melihat Vino siap siap
" Seminggu mungkin, saya inginnya lebih cepat sih Man, tapi entah lah kalo mereka drama yah lebih lama lagi saya. tapi saya usahain cepat soalnya kan tetep harus melanjutkan pekerjaan." Ucap Vino, Vino ragu lebih cepat mengingat kedua orang tuanya yang sudah dibujuk
"Saya enggak mau tahu Vin, harus cepat selesai sebelum kita hadiri rapat besar Vin, kalo kamu enggak hadir kita bisa rugi Vin." Tegas Lukman, Lukman enggak mau ambil resiko karena masalah pribadinya Vino
" Iyah saya usahakan secepatnya selesai" Lanjut Vino kesel
Lukman senyum licik, Lukman enggak mau kerja keras selama sebulan mendapatkan proyek besar ini gagal begitu saja karena Vino.
Dilain sisi, Angel seharian enggak ngobrol sama Teguh sama sekali, Angel kesel sama bapak nya yang keras kepala mau keluar dari tempat kerjanya Vino. ego Teguh begitu besar membuat Angel lelah nahan sabar menghadapi Teguh yang keras kepala.
__ADS_1
" Apa sebaiknya tanya Vino yah bagaimana baiknya, kalo bapak pergi semakin jauh dong dari Vino." Batin Angel, Angel ambil handphone nya dan mulai telefon Vino.
" Sayang lagi apa?" Tanya Angel saat saluran telefon terhubung
" Aku siap siap mau ke US sayang, mau minta restu orang tua aku dan ajak mereka ke Indonesia untuk melamar kamu sayang, ada apa?' Tanya Vino di sebrang sana
" Bapak mau keluar dari ruko sayang, alasannya supaya enggak ketemu sama Budi lagi sayang, memulai kehidupan baru dari awal berdua lagi." Lanjut Angel lirih
" Astaga bapak, kenapa sampai segitunya, nanti aku bilang sama Lukman melarang bapak pergi, biar Lukman yang urus bapak yah kamu tenang saja." Lanjut Vino berusaha menenangkan Angel
" Aku tetep jalan sayang, yang bilang sama bapak biar Lukman yang urus sayang, sudah tenang yah sayang, aku mau urus orang tua aku dulu yah sayang" Lanjut Vino
" Hati hati dijalan sayang, kalo sudah sampai US kasih kabar ke aku yah sayang." Lanjut Angel, Angel berharap hubungannya sama Vino baik baik saja.
__ADS_1
" Oke sayang i love you" Lanjut Vino, Vino mematikan telefon nya.
Dilain sisi, Lukman memijit kepalanya yang terasa pusing, Lukman diam diam melihat cctv di ruko dan Lukman tahu apa yang diinginkan sama Angel saat ini.
" Duh, drama terus menerus sih Vin, kapan berakhirnya drama percintaan kamu selesai. lelah juga Vin bantuin drama kamu astaga" Batin Lukman kesel, Lukman melihat Vino masuk ke ruang keluarga langsung mematikan handphone khususnya
" Ada apa Vin?' Tanya Lukman pura pura
" Teguh mau ijin keluar dari ruko, tolong larang sebisa mungkin yah, jangan sampai Angel pergi dari sini." Ucap Vino, Vino duduk di sofa dan menikmati cemilan yang ada dimeja
" Memangnya kenapa dia mau pergi? memangnya pekerjaan nya enggak sesuai sama gajinya?" Tanya Lukman pandai dengan drama nya
" Alasannya biar enggak ketemu lagi sama Budi, justru saya juga mau mengakhiri penyamaran saya. kalo pergi ya semua rencana saya gagal semua dong" Lanjut Vino lemes
__ADS_1
" Bukannya bagus yah, semakin jauh semakin menantang untuk kamu Vin." Lanjut Lukman sengaja, Lukman malas terlalu membujuk Teguh karena semakin keras kepala, tapi kalo enggak dibujuk mempersulit hubungan Vino dan Angel