CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Miskinkan


__ADS_3

Vino mengantarkan Angel dan Teguh ke ruko lagi, Vino merasa bahagia akhirnya acara jalan-jalan nya berakhir manis enggak ada kalimat formal apa lagi penolakan dari Angel. Vino membeli oleh-oleh dari dufan tadi. Teguh berencana menjauh kan Angel dari Budi dan mendekati Angel sama Vino. Teguh ingin memiliki menantu orang kaya dan tampan seperti Vino.


" Pak, saya ijin ke Malang untuk ambil buah buahan lagi, sambil mengantarkan Angel pulang. setelah itu kembali lagi ke sini." Ucap Teguh formal melihat Lukman


" Sayaa akan perintah kan Bodyguard saja untuk kesana, kalian menikmati liburan saja sambil menunggu buah buahan." Ucap Vino tegas, Vino enggak ingin Angel kembali duluan sebelum ada Vino yang kembali menjadi Budi pekerti


" Baik kalo begitu terimakasih" Lanjut Teguh bahagia


Mobil yang dikendarai Lukman akhirnya sampai di Ruko membuat Dani dan Lukman ikut turun, Angel merasa bahagia sekali hari ini Vino memanjakan dirinya lagi. walaupun Angel merasa malu tapi berusaha enggak menolak apapun yang dibeli kan Vino kwartir kalo Vino marah lagi.


" Terimakasih untuk hari ini, Lukman dan Vino hati hati dijalan." Ucap Angel santai


" Yah sudah kita duluan" Ucap Vino senyum ramah melihat Angel


Vino dan Lukman masuk kedalam mobil, sedangkan Angel dan Teguh masuk kedalam ruko. Lukman melajukan ketempat rapat dimana para koruptor perusahaan dan beberapa tempat usaha Vino, dikumpulkan menjadi satu tempat diawasi sama bodyguard yang membawa bukti bukti kecurangan, dan ada dua puluh mobil yang siap memiskinkan karyawan serakah.


" Kerja bagus Lukman, akhirnya perusahaan dan toko toko saya bener bener bersih dari tikus." Ucap Vino lega

__ADS_1


" Sama sama Vin, Saya tahu keinginan kamu makannya mempercepat auditnya dan menemukan dua puluh orang serakah. gila mereka kurang baik apa kita buat mereka." Ucap Lukman kesel


" Bagus bagus, saya mau kembali jadi Budi pekerti lagi, My Angel lebih nyaman saya sebagai Budi sungkan sama penampilan saya seperti ini." Lanjut Vino sedih


" Wajar lah Vin, mau bagaimana pun Angel memang karyawan paling sederhana buat tempat usaha kamu kan. tapi bapaknya bahagia kamu Deket sama anaknya dia bener bener ingin merubah nasip Vin, menginginkan menantu orang kaya enggak peduli baik atau enggak nya." Lanjut Lukman, Lukman melihat Vino yang memijit keningnya


" Masalah nya itu, mau turutin Angel atau bapaknya, tapi Angel keliatan sekali enggak nyaman didekat bos besar seperti saya." Lanjut Vino frustasi


" Pilihan yang sulit, tapi bagus Angel sadar diri, enggak memaksa mendapatkan pendamping hidup diatas kehidupannya. yang penting baik dan nyaman enggak peduli status sosialnya." Puji Lukman


" Itu lah kekaguman saya sama my Angel" Puji Vino bahagia, enggak salah pilih


" Apa kurang baik saya untuk kalian selama ini, kurang gaji yang saya berikan, kurang kebutuhan dapur dan kebutuhan anak anak sekolah kalian hah. saya membangun beberapa toko tujuannya karyawan semuanya sejahtera, enggak memandang jabatan semuanya punya hak yang sama untuk mendapatkan bantuan, dan dengan egonya kalian mengambil uang perusahaan dimana hati dan otak kalian hah." Bentak Vino penuh amarah


" Sudah berapa tahun kalian merugikan perusahaan hah, kalian minta kenaikan gaji saya turutin, kalian minta laptop untuk anak sekolah saya turutin, kalian minta fasilitas sesuai jabatan saya turutin. seperti ini balasan kebaikan saya untuk kalian semua hah. apa perlu saya bubarkan toko toko saya supaya karyawan bener bener kekurangan, saya meringankan pengurangan kalian selama berkerja ditempat saya." Bentak Vino penuh amarah.


" Kalian bawa tikus tikus busuk ini pulang, dan rebut paksa barang barang yang sudah saya list sesuai uang yang mereka ambil. rebut paksa didepan keluarga bahkan tetangganya, hinaan tetangga akan merendahkan kalian yang selama ini disanjung sanjung." Perintah Vino melihat ke bodyguard yang sudah berdiri disamping karyawan serakah

__ADS_1


" Jangan pak Vino saya mohon, jangan lakukan ini kasihan istri dan anak anak saya harus malu sama kelakuan saya." Ucap Bendahara di toko buku


" Bawa mereka sekarang." Teriak Vino semakin marah, Vino enggak peduli ucapan ucapan karyawan serakah yang ketakutan karena kecurangan nya ketahuan. Vino enggak memberikan gaji terakhirnya enggak seperti lima karyawan serakah nya dengan pertimbangan yang matang, supaya ada efek jera


Bodyguard bekerja keras pegang tangan karyawan karyawannya Vino yang ingin diikat, dan dibawa paksa kedalam truk yang siap angkut barang barang curian mereka. Vino duduk dilantai setelah melihat karyawannya dibawa paksa sama bodyguard.


" Lukman apa saya salah terlalu baik sama karyawan, masih ada yang kurang kebutuhan nya. apa sayaa bubarkan saja toko toko yang saya punya, membuat karyawan enggak sadar diri seperti ini. saya kesel dan sakit hati Lukman. selama ini saya enggak peduli berapapun pemasukan dari toko toko itu yang penting kebutuhan karyawan terpenuhi." Ucap Vino lemes, kesel, dan bingung.


" Kamu enggak salah kok Vin, bagus malahan cuman ya mereka saja yang enggak bersyukur selalu merasa kurang dari pemberian kamu Vin, jangan menghilangkan kebaikan kamu untuk orang lain terutama karyawan. kamu bos yang dermawan kok." Ucap Lukman, Lukman merasakan kesedihan dan kekecewaan Vino.


" Sekarang kita pulang, besok ke kantor setelah itu kamu bisa bahagia kembali melanjutkan bucin modus sama my Angel. jangan lemes begini kembali bahagia ingat masih ada Angel sumber kebahagiaan kamu." Lanjut Lukman memberikan semangat buat Vino


" Kamu bener Lukman, saya masih ada penyemangat yuk pulang. besok pasang pengumuman karyawan yang sudah saya miskin kan, Pastikan mereka takut." Lanjut Vino sedikit semangat kembali


" Nah begitu dong baru Budi pekerti selalu semangat, beres Vin." Lanjut Lukman lega


Vino dan Lukman keluar dari gedung Sewaan dan kembali pulang, Vino yang kesel dan sedih akhirnya kembali semangat karena masalah selesai dan bisa kembali modusin Angel lagi.

__ADS_1


jangan lupa like, komentar, Hadiah, dan Votenya.


__ADS_2