
Enam bulan kemudian, Vino perlahan sembuh dari amnesianya Vino kembali beraktifitas dengan lancar, Vino jadi lebih sering berkunjung ke ruko dengan penampilan pribadinya sudah enggak ada penyamaran lagi. karena Vino enggak mau dikerjain sama Teguh lagi calon mertuanya yang super iseng.
" Sekarang sudah terang terangan yah mendekati Angel" Ledek Lukman bahagia karena Vino sudah enggak ingin melanjutkan penyamaran yang bikin dirinya susah
" Iyah Man, enakan seperti ini dengan mudah mendapatkan restu, walaupun Angel enggak nyaman tapi yah memang ini lah saya yang asli. jadi mendekati diri ke Teguh dengan penampilan asli seperti ini." Ucap Vino merasa dirinya pantas menjadi menantu idaman Teguh
" Lebih baik sih Vin, yah sudah setelah pulang kerja kita ke ruko, oh yah lanjut lamarannya kapan?" Tanya Lukman yang ingat persiapan lamaran sudah seratus persen
" Jadi dong Man, kita nunggu waktu orang tua saya saja. kapan mereka siap ke Indonesia saya malas bujuk mereka sampai ke US lagi, cukup lewat Vidio call saja, kalo dipersulit yah ngancam nya lewat telefon saja. repot ke US harus meninggalkan pekerjaan dan meninggalkan Angel, toh semuanya sudah siap juga kan." Lanjut Vino yang enggak mau ribet ribet lagi.
" Yah sudah bagaimana baiknya saja menurut kamu Vino, saya ikut saja." Lanjut Lukman santai
__ADS_1
Dilain sisi, Angel yang tahu Vino mau datang ke ruko, membuat kue kesukaan Vino, Teguh yang tahu ke biasaan Angel membuat kue yang sama jadi curiga.
" Ini kok sama seperti kue buat Budi dulu yah?" Tanya Teguh penasaran dan curiga
" Pak, yang doyan kue ini kan banyak pak, bukan Budi saja pak, kebetulan saja mungkin. lagian Budi sudah berhenti bekerja jadi enggak akan kesini lagi." Ucap Angel bohong, Vino sudah kapok nyamar nyamar karena bakal sakit sakitan badannya selama dikerjain sama Teguh
" Akhirnya si culun dipecat juga memang dia enggak pantas kerja disini, terus ini masakan kesukaan pak Vino? kok kamu tahu Angel?" Tanya Teguh penasaran perasaan anaknya enggak terlalu Deket sama Vino
" Oh pak Lukman, yah sudah kalo begitu, bapak kedepan dulu yah nak, takut Beby kesusahan layani pembeli sendirian" Lanjut Teguh langsung pergi meninggalkan Angel yang lagi sibuk bikin kue.
Dilain sisi, Vino membelikan Angel makanan dan minuman segar, Vino ingin sekali makan malam bareng di ruko ada Teguh, Angel, Beby, dan Lukman juga. Vino sejujurnya ingin makanan di ruko bareng orang orang yang selalu mengisi hari harinya.
__ADS_1
' Akhirnya nak Vino sudah kembali ke Indonesia, selama ini bapak ingin sekali ketemu nak Vino." Ucap Teguh bahagia saat melihat Vino yang mau makan di ruko
" Memangnya bapak ingin bicara apa sama saya?" Tanya Vino pura pura enggak tahu arah pembicaraan Teguh
" Setelah makan makan ini apa kita bisa ngobrol?" Tanya Teguh merasa sekarang waktu yang tepat bicara tujuan Teguh ingin menjodohkan sama Angel, sebelum Vino kembali sibuk.
" Memangnya bapak ingin bicara apa sama pak Vino?" Tanya Angel pura pura enggak inget ucapan Teguh dulu
" Rahasia dong Angel, bapak ingin ngobrol beberapa hal sama nak Vino." Lanjut Teguh semakin enggak sabar mau menjodohkan anaknya.
" Sepertinya nonton.live cctv lagi nih" Batin Lukman, Lukman enggak pernah melepas cctv disekitar ruko ini. Lukman merasa seru tahu apa saja yang dilakukan Teguh dan Angel, terutama melindungi calon istrinya Vino supaya tetep aman dan nyaman selama tinggal di ruko bareng Teguh dan Beby.
__ADS_1