CEO MENCARI ISTRI

CEO MENCARI ISTRI
Jangan harap jadi memantu saya


__ADS_3

Vino dan Lukman mempersiapkan lamaran sederhana ke Angel, Vino meriksa kembali penyamarannya sedangkan Lukman meriksa kembali seserahan untuk diberikan ke Angel. lamaran yang direncanakan Vino sangat sederhana.


" Semu siap Vin, langsung jalan?" Tanya Lukman, Lukman melihat Vino, difikir Lukman orang tampan dipakai kan apa saja tetep terlihat tampan.


" Hayo jalan, saya sudah enggak tahan ingin mempersunting Angel, pas tinggal bareng bener bener nguji iman sekali" Ucap Vino terus terang


" Wajar sih Vin, sebaik baiknya laki laki kalo tinggal berdua sama yang bukan keluarga atau istri yah akan merasa diuji." Ucap Lukman, Lukman merasa kagum sama Vino mampu menahan nafsongny selama perjalanan dinas bareng Angel


" Makannya itu Man, dari pada saya hilaf kan, lebih baik mempercepat pernikahan kita." Lanjut Vino, Vino bener bener takut melukai Angel tanpa status pernikahan.


Dilain sisi, Angel yang tahu Vino mau ke ruko untuk mengelamarnya walaupun pura pura dengan identitas penyamarannya tetep membuat Angel merasa bahagia sekali.


" Kamu masak apa?" Tanya Teguh melihat Angel sibuk di dapur


" Masak semur daging, ayam saus tiram, sayur SOP, dan ada buah buahan pak." Ucap Angel merapihkan. meja makan.

__ADS_1


" Banyak sekali Angel masakannya, memangnya mau ada siapa yang datang ke rumah?' Tanya Teguh penasaran


" Enggak ada kok pak, Angel cuman ingin sekali banyak masak haari ini." Lanjut Angel, Angel diam diam mengirimkan pesan ke Vino.


Angel yang mendengar suara mobil langsung keluar rumah diikuti sama Teguh yang dari tadi cariin anaknya.


" Selamat malam pak" Ucap Vino penasaran


" Malam ada apa ini?".Tanya Teguh penasaran


" Kedatangan kami kesini untuk melamar anak bapak bernama Angel untuk menikah dengan anak kami Budi" Ucap bapak palsu nya Vino


" Jangan harap jadi memantu saya, lebih baik kalian bertiga pergi dari sini sebelum sama kasih kaca untuk kalian bertiga hahahaha" Ledek Teguh meremehkan.


" Astaga, pantas saja pak Vino mau repot repot seperti ini, mau ngetes calon mertuanya ternyata." Batin orang suruhan Lukman.

__ADS_1


" Anda jangan meremehkan anak kami, walaupun anak kami culun dan orang sederhana, tapi anak kami pekerja keras, dan enggak akan membiarkan keluargaa kecilnya kelaparan setelah menikah" Tegas orang suruhan Lukman


" Fakta kehidupan kita saja lah pak, jangan sembarangan cari jodoh. sudah sana pergi dari pada saya usir paksa kalian dari sini" Bentak Teguh, Teguh melihat Vino dengan senyum sinis


" Jangan banyak mimpi kamu jadi suami anak saya, sudah sana pergi sebelum saya semakin mempermalukan kamu." Bentak Teguh semakin kesel


" Sabar Vino ini semua demi rencana bareng my Angel" Batin Vino memberikan semangat buat dirinya sendiri


" Pak, walaupun gaji saya kecil tapi saya mampu membiayai hidup anak bapak setelah nikah, ijinkan saya untuk membuktikannya" Ucap Vino lirih memperdalam aktingnya.


" Sudah sana lanjut tidur, mimpinya jangan disini malu banyak orang Budi. hahahaha" Ledek Teguh


Teguh masuk kedalam ruko, Teguh enggak habis pikir Budi alias Vino nekat melamar anaknya.


" Sekarang kita pulang, setelah ini biar sisanya jadi urusan saya." Lanjut Vino, Vino sejujurnya semakin sakit hati diremehkan terus menerus. penyamarannya.

__ADS_1


" Baik tuan Vino." Ucap orang suruhan Lukman


Vino dan kedua orang suruhan Lukman langsung masuk kedalam mobil, diam diam Lukman mengatur rencana supaya penyamaran Vino lebih cepat kebongkar dari pada kebanyakan drama. Lukman memantau kejadian tadi dari monitor cctv yang ada didalam mobil Vino


__ADS_2