
Teguh menikmati makanan yang sudah dipesan Vino, Teguh merasa puas sama pesanannya Vino ternyata banyak dan enak enak ternyata. sejujurnya Teguh baru pertama kali memakannya, sedangkan Angel merasa Malu sama sikap Teguh yang seenaknya sama penyamaran Vino dan merasa enggak tega gajinya Vino bisa habis dalam sekejap
" Angel makan yang banyak" Ucap Vino dengan ramah
" Iyah Budi, makanannya banyak sekali."Ucap Angel nunduk malu
" Budi, apa kamu sanggup membayarnya?" Tanya Teguh dengan remeh
" Bayar makan ini semua, dibawah gaji UMR saya pak, jadi enggak usah difikirkan dan dinikmati saja, hari ini hari saya teraktir kalian." Lanjut Vino dengan sombong, tentu Vino bisa membayarnya, karena Vino sudah menambah uang tunainya.
" Cih, sombong sekali." Lanjut Teguh kesel, Teguh melanjutkan menikmati makanannya sama sekali
" Sombong punya duit wajar Teguh, yang enggak pantas dan enggak wajar enggak punya uang tapi sombong apa yang dibanggakan." Batin Vino menatap sinis melihat Teguh, Teguh menikmati setiap makanan yang disiapkan sama Vino.
Dilain sisi, Lukman ngobrol santai sama Beby, Lukman sengaja membawa Bodyguard untuk menjaga toko buahnya karena Lukman ingin bersantai di counter pulsa bareng Beby.
" Penasaran acara makan malam mereka pak" Ucap Beby yang kepo
__ADS_1
" Vino tadi minta tambahan uang, mungkin takut kurang dia, dan saya yakin sekali Teguh menguji kesabaran Vino selama makan." Ucap Lukman
" Saya heran sama pak Teguh, jadi orang sombong sekali dan dengan mudah merendahkan orang lain heran. Kalo bukan pak Vino pasti sudah diusir dia." Ledek Beby ikutan kesel
" Diusir sudah kok sama Vino, cuman diajak pulang lagi karena kasihan lihat Angel nangis terus kangen sama bapak nya yang enggak tahu diri itu." Lanjut Lukman
" Oh yah bener, saya juga ikut jemput pak Teguh kan hahahaha." Lanjut Beby sambil ketawa puas
" Terus pak Vino betah sekali nyamar seperti ini, apa enggak sebaiknya nunjukin wajah aslinya saja?" Tanya Beby penasaran
" Yang enggak tahu Budi siapa sebenarnya pasti bersikap seperti pak Teguh, tapi pas tahu aslinya disanjung sanjung." Lanjut Beby
" Nah itu dia, Vino bahagia saat Teguh memuji Vino asli dan berniat menjodohkannya. tapi Angel lebih bahagia dengan penyamarannya Vino pilihan yang sulit untuk Vino sebenarnya." Lanjut Lukman
" Lagian nyari calon istri pake nyamar segala, pas sudah nyaman kan bikin bingung sendiri." Protes Beby heran
" Yah itu keinginan Vino sendiri sih, yah sudah saya mau kedalam ruko dulu mau tidur. kalo Vino, Teguh, dan Angel. pulang bangun saja yah." Lanjut Lukman, Lukman merasa sangat lelah dan ngantuk terpaksa ninggalin Beby sendirian.
__ADS_1
" Beres pak" Lanjut Beby pasrah
Dilain sisi, Vino melanjutkan ngajak Teguh dan Angel ke mall, Teguh yang sudah lama ingin beli baju langsung masuk kedalam Mall. Vino yang tahu keinginan camer akhirnya nurut saja, diam diam Vino memerintahkan Bodyguard menunggunya didepan toilet. karena uang yang tadi diambil tinggal dua ratus ribu.
" Pak Teguh dan Angel tunggu sebentar yah, saya mau ketoilet." Ucap Vino bohong
" Yah sudah sana." Bentak Teguh
" Yah sudah kita tunggu disini" Ucap Angel merasa enggak enak terlalu memanfaatkan Vino demi memanjakan Teguh
" Bapak belum puas kerjain si culun" Ucap Teguh saat Vino sudah pergi
" Astaga bapak, kenapa harus begitu sih pak. Budi kan sama seperti kita karyawan biasa pak. masa mau menghabiskan gajinya Budi sih pak. apa enggak kasihan sama Budi pak." Protes Angel kesel sama Teguh
" Halah, kasihan sama si culun, kalo dia mau serius sama kamu, harus mampu turuti apapun yang bapak inginkan. suruh siapa nolak keinginan bapak jodohin kamu sama Pak Vino, yang super tajir sih nak." Protes Teguh kesel melihat anaknya, selalu saja membela Budi alias Vino.
Sambil nunggu new episode bos bucin , jangan lupa mampir ke karya karya saya * Sikembar mencari pacar orang kaya*,* TTM CEO tampan*,* jangan paksa aku jadi teman ranjangmu*,* istri ke 2 ku wanita malam*, novel baru * Om CEO suamiku*
__ADS_1