
Lukman melihat Vino masuk kedalam rumahnya dengan lesu enggak biasanya seperti ini, padahal seharian pergi sama Angel justru enggak bahagia seperti biasanya. Vino membuka kulkas dan mengambil minuman segar.
" Kenapa lesu?" Tanya Lukman penasaran, Lukman membuka kulkas dan mengambil buah beserta minuman segar.
" Besok sayaa ngajak Angel ke dufan tapi Angel sungkan neriima ajakan saya, katanya dia karyawan biasa enggak pantas mendapatkan perhatian lebih dari saya, beda sikapnya Angel kalo saya jadi Budi bisa santai ngobrolnya. tapi bapaknya mau punya menantu ganteng dan orang kaya. saya harus bagaimana dong?" Tanya Vino bingung, percintaan nya sebenarnya mudah tapi terasa rumit karena status sosial dan Angel tipe perempuan yang baik dan selalu merasa engga enak menerima kebaikan dari atasannya.
" Bertahan lah Vin, masalah masih ada, sampai semua tikus kita miskinkan baru bisa jadi Budi lagi, kamu saja ajak Angel sudah dapat tikus rakus kan, saya sudah memerintahkan orang audit dan membayar lebih untuk mereka jujur sesuai fakta. setelah bersih baru kembali deh bucin dan modus sama Angel lagi." Lanjut Lukman Melihat Vino yang dilema
" yah sudah, perusahaan dan toko toko saya juga lebih penting. besok kita liburan bareng my Angel, besok Angel masak buat bekel kita,dan saya juga ngajak pak Teguh supaya kamu enggak jadi nyamuk hahaha." Ledek Vino ketawa puas
__ADS_1
" Sial, tadi lemes sekarang semangat sekali, dasar bos bucin yah sudah saya mau istirahat besok mau ngekorin bos bucin hahaha." Ledek Lukman, Lukman merapihkan bekas makan dan langsung ke kamarnya.
" Dasar jomblo iri ya begitulah" Ledek Vino, Vino ikutan pergi
Dilain sisi, Angel menyiapkan bahan bahaan masakan buat besok, Teguh yang melihat Angel sibuk di dapur langsung menghampiri anak satu satunya.
" Sudah malam mau masak?" Tanya Teguh penasaran
" Apa pak Vino mencintai kamu, baru ketemu sudah ngajak jalan jalan terus, masih mending kamu sama pak Vino sudah ganteng kaya raya lagi, dari pada sama Budi sudah culun hidup susah lagi, bapak enggak mampu memberikan kehidupan layak tapi bapak ingin hidup kamu layak nak, layak mendapatkan pendamping hidup yang kaya raya." Penjelasan Teguh dengan tegas, Teguh enggak ingin mendapatkan menantu orang susah
__ADS_1
" Astaghfirullah pak, kenapa masih sombong sih pak, memandang rendah orang lain karena status sosial pak, lagian Angel enggak tahu perasaan Budi juga pak begitu juga dengan pak Vino dia ngajak jalan juga karena kita karyawan pak Vino. jangan memandang harta diatas segala segalanya." Lanjut Angel kesel, kesel mendengar bapaknya terlalu sombong
" Biarkan, kalo ada yang melamar kamu, akan bapak lihat status sosialnya untuk menentukan layak atau enggaknya menjadi suami kamu titik." Tegas Teguh kesel
Teguh meninggalkan Angel masak sendiri di dapur, Angel yang melihat bapaknya pergi merasa sedih dan malu sama ucapan bapaknya terlalu tinggi seolah-olah enggak sadar diri sama status sosial diri sendiri, dengan mudah merendahkan orang lain.
Dilain sisi, Lukman menerima laporan dari orang orang audit, Lukman memutuskan untuk memanggil orang orang serakah dalam satu ruangan diawasi sama dua puluh bodyguard yang dimiliki Lukman dan Vino.karyawan karyawan serakah dari perusahaan, toko buku, toko seragam sekolah, dan toko sembako. total karyawan serakah ada dua puluh orang dari orang orang yang enggak bersyukur sama apa yang sudah diberikan Vino.
" Manusia seperti mereka, hama yang engga tahu diri, harus dibasmi." Ucap Lukman kesal, enggak menyangka hasil audit finalnya di perusahaan masih ada sisa tikus serakah
__ADS_1
jangan lupa like, komentar, hadiah,dan votenya. mksh