CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG
Chapter 12


__ADS_3

💖Jangan lupa tinggalkan jejak anda dengan like, komen dan vote ya karena itu semua adalah semangat untuk menulis bagi author. Happy reading.💖


Kenzo dan dokter Reyhan naik ke lantai atas menuju kamar Kenzo itu sendiri, mereka ingin melakukan pemeriksaan terhadap kepala Kenzo yang katanya sedang terjadi masalah.


"Sekarang kita sudah sampai di dalam kamar Lo, apa yang ingin Lo katakan sama gue?Katakan secepatnya! Karena gue tidak punya banyak waktu untuk mengurus hal-hal yang tidak penting, apalagi tentang Singa Betina," ucap dokter Reyhan yang memandang tajam kepada sahabatnya itu.


"Hahaha sejak kapan Lo bergaya kayak bos di sini, yang jadi bos itu gue sadar atau lupa?" tanya kenzo sambil sedikit mengejek dokter Reyhan dan mengatakan dialah yang menjadi seorang bos.


"Please Kenzo, gue sekarang sedang repot sedang banyak pekerjaan di rumah sakit, jadi Lo jangan bikin hidup gue tambah repot, buruan ceritakan apa Lo yang sedang sakit?" tanya dokter Reyhan langsung berubah menjadi serius dan berwibawa terhadap kawannya tersebut.


"Oke, gue kan sudah cerita tadi malam, kalau kepala gue tidak bisa berhenti memikirkan dia. Padahal gue tidak kenal sama cewek itu, tetapi kenapa wajahnya selalu saja berbaring dalam otak gue, sehingga gue nggak bisa tidur," jawab kenzo menceritakan permasalahan yang sedang dihadapi.


"Hahaha jadi yang Lo maksud sakit kepala semalam itu, karena memikirkan dia yang namanya Singa Betina buahaha," tawa dokter Reyhan pecah karena mendengar jawaban dari sahabatnya Kenzo.


"Sialan Lo, gue ini lagi pusing mikirin dia, eh salah ya maksudnya gue lagi pusing kenapa tuh cewek ngonggok di pala gue," ucap kenzo masih dengan gaya yang sangat menjaga gengsinya.


"Hahaha, parah bahasa Lo Bro, cewek kok kayak sampah ngonggok di otak, berarti itu cewek lagi adem ayem dong di pala Lo, hahaha," ucap dokter Reyhan sambil tetap tertawa karena tidak bisa membayangkan sebegitu bodohnya seorang CEO sahabatnya yang sekarang bisa memimpin sebuah perusahaan, namun tidak pernah mengenal yang namanya jatuh cinta.


"Jika Lo tidak bisa berhenti tertawa, gue kasih bogem mentah nih, gue lagi serius kodok," ucap Kenzo menatap tajam sahabat yang ada di depannya.


"Jika di kepala Lo itu hanya ada dia dan setiap lo melihat ke mana pun yang terlihat wajah dia, itu berarti Lo sedang jatuh cinta. Masa gitu saja tidak paham, umur Lo sebentar lagi sudah 28 tahun. Jadi selama ini Elo tidak pernah sekalipun jatuh cinta sama cewek?" tanya dokter Reyhan sambil menatap manik hitam milik kenzo, untuk memastikan bahwa laki-laki itu jujur atau berdusta dalam menjawab pertanyaannya.


"Itu tidak mungkin, karena gue tidak suka yang namanya cewek.


Cewek itu bikin ribet, sukanya hanya menghambur hamburkan uang dan shopping belanja tidak karuan," jawab Kenzo yang menolak jika dia dikatakan sedang jatuh cinta pada cewek yang dijulukinya Singa Betina.

__ADS_1


"Sekarang gue mau bertanya sama Lo, nih kepala gue bisa diobatin apa kagak?" tanya Kenzo masih fokus melihat ke arah Reyhan.


"Jika seorang Kenzo menanyakan obat sedang jatuh cinta, gue angkat tangan Bro, karena tim medis tidak memiliki obat seperti itu. Ada obat yang paling mujarab itupun jika tuan Kenzo yang terhormat mau menemui Singa Betinanya, maka otomatis sakit kepala yang Lo derita akan hilang seketika," saran dokter Reyhan kepada Tuan Kenzo, dengan mimik muka yang tampak sedikit menggoda sahabatnya itu sambil bicara.


"Gue tidak percaya sama Lo, mana mungkin apa yang gue alami ini, obatnya hanya bisa melihat wajah tuh cewek. Pasti Lo salah, gue pastikan dia bakalan hilang dari otak gue, asalkan Lo kasih gue obat," ucap Kenzo yang bersikeras ingin mendapatkan obat medis dari sahabatnya, agar bisa menghilangkan wajah naomi dari kepalanya.


"Stop kegilaan Lo Kenzo, karena gue tidak punya obat anti jatuh cinta, tetapi kalau obat anti aging gue punya nih biar Lo ngga cepet tua hahaha," jawab dokter Reyhan sambil tertawa, karena dia sampai bingung harus mengatakan apa pada sahabatnya yang benar-benar buta akan cinta.


"Ya sudah deh, gue harus dinas pagi ini dan jika Lo bisa membuang wajah tuh cewek dari otak Lo. Gue salut sama Lo, itu berarti Lo bener-bener bos yang sangat super duper mantap," ucap dokter Reyhan yang mulai kesal dengan apa yang disampaikan sahabatnya Kenzo, sambil memaksakan sebuah senyuman dan mengacungkan satu jempol kanan ke arah sahabatnya itu.


Dokter Reyhan ke luar dari kamar kenzo dengan bawaan antara kesal dan juga lucu, memikirkan apa yang terjadi pada sahabatnya itu, karena bagaimanapun dia sangat tahu bahwa selama ini Kenzo sangat dingin terhadap semua perempuan. Sekarang tiba-tiba dia jatuh cinta pada cewek yang dijuluki Singa Betina.


Setelah kepergian dokter Reyhan, Kenzo mengusap kepalanya kasar dan melemparkan tas kerjanya ke sembarang arah, sehingga dia tidak jadi berangkat ke kantor karena gusar dengan ucapan sang dokter.


Masa iya apa yang gue alami obatnya harus melihat tuh cewek Singa Betina, aduh ini tidak mungkin dan ini bener-bener gila. Kenzo menbatin di dalam hatinya.


Kenzo akhirnya memutuskan mengambil kembali tas kerja yang sudah dilemparnya, lalu merapikan pakaian yang sedikit kacau karena dia tiduran di kasur. Dia ke luar dari kamar menuju ke ruang makan tempat kedua orang tuanya berada, karena mereka belum selesai melaksanakan sarapan pagi.


"Ma, Papa, Kenzo berangkat ke kantor dulu," ucap Kenzo sambil menyalami dan mencium punggung tangan kedua orang tuanya.


"Bocil Mama hati-hati di jalannya! Jangan lupa, nanti kalau bertemu dengan Singa Betina, ajak dia ke sini bertemu dengan mama!" ucap mamanya yang membuat wajah Kenzo seketika berubah menjadi merah, seperti kepiting rebus seolah seorang ABG yang ketahuan sedang jatuh cinta.


"Oke Mama, Kenzo pergi see you," ucap Kenzo melangkahkan kakinya ke luar rumah menuju mobil yang sudah dipanaskan oleh aspri Arif yang sedari tadi telah standby di garasi yang sedari tadi telah standby di garasi mobil.


Arif mulai menjalankan mobilnya ke luar dari halaman rumah menuju jalan ke kantor atasannya, namun tiba-tiba Kenzo berkata lain kepada asisten pribadinya tersebut.

__ADS_1


"kita datangi rumah Singa Betina tersebut terlebih dahulu sebentar saja! Sebelum melanjutkan ke kantor," ucap Kenzo kepada asisten pribadinya namun Arif tidak mengerti.


"Maksud Tuan, kita ke kebun binatang terlebih dahulu baru ke kantor?" tanya Arif dengan sok keluguannya.


"Bukan tetapi datangi rumahnya," ucap Kenzo tanpa memberi penjelasan.


"Maksud Tuan, rumah siapa yang harus kita datangi sepagi ini?" tanya Arif yang masih tidak mengerti.


"Kita datang ke rumahnya mimin kemaren," ucapnya singkat.


"Ooh rumah administrasi kantor," sahut Arif sambil menganggukkan kepala.


"Bukan itu tetapi cewek itu, si dumin," jawab kenzo masih salah.


"Lha dumin? Siapa yang step, Tuan? Dumin itu obat turun panas yang dimasukkan lewat anu bagian belakang, Tuan." kembali Arif tak mengerti.


"Maksud gue, cewek yang waktu itu hampir kita tabrak!" ucap Kenzo dengan nada tinggi.


Dia yang Lupa gue yang yang kena marah. Gumam Arif kesal.


"Ooh, cewek itu namanya Naomi, Tuan. Bukan mimin ataupun dumin, ternyata ingatan tuan lumayan lebih payah dari saya." ucap Arif pelan.


"Gak usah merutuk Lo," ucap Kenzo dari belakang.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Baca juga karya othor lainnya ya



__ADS_2