
💕Jangan lupa tinggalkan jejak anda dengan like komen dan vote ya. Happy reading dan terima kasih 💕
Entah dari mana saja tiba-tiba seorang kakek membawa troli berisikan berbagai macam bunga, ternyata dia adalah seorang penjual bunga di rumah sakit yang memberikan layanan kepada pengunjung pengunjung yang ingin membawakan bunga untuk pasien yang mereka jenguk.
Kenzo melihat kakek tersebut kepayahan dalam mendorong troli nya, lalu dia memanggil kakek tersebut agar berhenti di depan kamar yang sedang dia tempati.
"Kakek tolong ambilkan satu tangkai Mawar Merah dan bawa ke sini!" perintah Kenzo kepada kakek tua penjual bunga.
"Ini Tuan, harganya Rp50.000 saja," jawab sang kakek penjual bunga sambil menyodorkan setangkai mawar merah yang cantik dan juga harum.
"Jika cewek yang ada di depanku ini mau menerima cintaku, maka semua bunga kakek akan saya beli seharga Rp5.000.000, karena itu berdo'alah kakek untukku agar dia mau menjadi pacarku," ucap Kenzo mengharapkan do'a dari sang penjual bunga.
"Yang benar Tuan, kalau begitu saya akan pergi ke mushola dulu dan saya titip bunganya disini, karena saya akan shalat dan berdo'a khusus untuk Tuan supaya nona ini mau menerima cinta Tuan apa adanya."
Sang penjual bunga langsung pergi sambil berlari ke arah mushola yang ada di dalam area rumah sakit tersebut. Dia begitu semangat untuk melakukan doa agar Kenzo bisa diterima oleh gadis tersebut, padahal yang sebenarnya adalah dia sangat mengharapkan uang yang senilai Rp5.000.000.
Sekitar 10 menit kemudian, kakek tua tersebut sudah kembali dan dia mengatakan bahwa dia telah melakukan ritual doa untuk Kenzo.
"Nona, saya ini hanya orang susah penjual bunga keliling setiap hari di rumah sakit ini dan sangat berharap dari hasil bunga tersebut, bisa membiayai sekolah anak saya dan juga cukup untuk membeli beras agar kami bisa selalu makan setiap hari," ucap kakek penjual bunga berhenti sesaat dalam bercerita.
"Sekarang salah satu cucu saya yang paling bungsu sedang sakit, Nona. Saya sudah berusaha mencari uang ke mana-mana dan juga mencari pinjaman ke mana, namun sampai sekarang uang untuk berobat cucu saya belum juga terkumpul sama sekali. Maukah nona membantu saya?" tanya kakek tua tersebut dengan penuh harap terhadap Naomi.
"Maaf kakek bunga, tetapi aku bukanlah seorang dokter yang bisa menyembuhkan cucu kakek," jawab Naomi merasa kasihan terhadap sang penjual bunga.
"Nona tidak perlu menjadi seorang dokter agar bisa membantu keluarga kami, cukup Nona terima cinta Tuan yang sedang berlutut di hadapan Nona, maka hidup keluarga kami akan menjadi bahagia. Karena cucu kesayangan saya akan bisa terobati dengan uang yang akan diberikan oleh Tuan yang sedang berlutut itu," ucap kakek penjual bunga yang tiba-tiba saja ikut berlutut di hadapan Naomi.
Yuhuu ternyata keadaan sangat memihak padaku saat ini, mudah-mudahan saja singa betina ini mau menerima cintaku, batin Kenzo kembali bicara.
"Loh Kakek jangan ikutan berlutut di sana. Ayo berdiri kek, aku jadi tidak enak sama kakek," ucap Naomi berusaha menyuruh sang kakek penjual bunga agar mau berdiri.
"Bagaimana Naomi? Aku sangat cinta sama kamu, maukah kamu menerima cintaku? Jika kamu mau menerima cintaku maka ambillah bunga mawar ini sebagai buktinya," ucap Kenzo tanpa berkedip memandang intens wajah Naomi seperti sedang bingung.
Mana mungkin aku mau pacaran sama orang kaya songong dan sombong seperti kamu, tetapi jika aku menolaknya saat ini, maka kasihan juga sama kakek itu. Dia jadi tidak bisa membawa cucunya untuk berobat ke rumah sakit. Mungkin sebaiknya aku menerima cintanya Tuan Kenzo sekarang dan setelah kakek itu menerima uangnya maka aku akan langsung memutuskannya, gumam Naomi di dalam hati.
"Terima ... terima ... terima," sorak mereka yang sedang milihat adegan romantis yang dibumbui dengan hadirnya seorang kakek bunga ikut berlutut.
"Jika ditolak itu kebangetan lhoo mbak."
"Terima dong Mbak, kasihan cowoknya ganteng hoo."
"Cepat terima non, kasihan tuh kakek, kakinya keram."
Berbagai ucapan terdengar oleh telinga Naomi.
Naomi melihat ke arah luar dan ternyata begitu banyak orang yang sedang menyaksikan apa yang sedang dilakukan oleh Kenzo, dia juga melihat beberapa orang mengarahkan kamera handphone ke arah mereka.
__ADS_1
Jika aku menolak, Tuan Kenzo pasti reputasinya akan hancur, aku nggak tega karena banyak orang yang ikut merekamnya.
Perlahan-lahan Naomi mengambil bunga mawar merah yang sedang dipegang Kenzo lalu dia menciumnya dengan terpaksa.
"Aku menerima mu," jawab Naomi perlahan namun terdengar oleh kakek penjual bunga.
"Alhamdulillah, akhirnya cucu saya bisa selamat. Terima kasih nona, terima kasih Tuan, berkat kalian berdua nyawa cucu saya bisa terselamatkan, mudah-mudahan kalian berdua langgeng sampai hanya maut yang memisahkan, aamiin," ujar kakek tua tersebut sambil mendoakan pasangan yang baru jadian.
kakek itu langsung mencium tangan Kenzo dan juga Naomi yang sempat melotot, saat tangannya diraih oleh sang kakek. Kenzo memberikan uang sebanyak 5 juta rupiah kepada kakek tersebut, yang membuat si kakek merasa terharu mendapatkan uang untuk mengobati sang cucu.
"Saya akan selalu mendoakan kalian berdua agar selalu bahagia dan hidup damai sejahtera banyak anak setelah menikah nanti, asmiin," ucap kakek itu berlalu pergi.
"Aamiin, Kek. Semoga dia mau ku nikahi nanti," sahut Kenzo menimpali do'a sang kakek.
Kenzo sudah tidak bisa menahan rasa bahagianya, sehingga dia langsung memeluk tubuh Naomi dan menggendongnya sambil berputar-putar di teras depan kamar cempaka rumah sakit tersebut.
"Hei turunkan aku cepat! Ini sangat memalukan," ucap Naomi dalam pelukan erat Si Kenzo.
"Aku sedang bahagia, jadi jangan merusak moodku yaa!" jawab kenzo tak menggubris permintaan Naomi.
Begitu banyak orang yang bertepuk tangan melihat aksi yang dilakukan oleh Kenzo.
Tiba-tiba Naomi membisikkan sesuatu ke telinga Kenzo.
"Dengar ya Tuan Kenzo, aku menerima mu hanya demi kakek penjual bunga itu, jadi sekarang kita sudah putus," bisik Naomi di telinga Kenzo.
Kenzo menurunkan Naomi tetapi tidak melepaskan pelukannya.
"Helooo, aksi Arjuna Cintamu telah berakhir, tolong jangan mesum padaku!" ucap Naomi dengan pandangan tajam.
"Hemm, kata orang jika mereka udah jadian boleh-boleh saja kalau berpelukan," jawab kenzo santai namun akhirnya melepaskan pelukan mereka karena teleponnya berdering.
Kenzo mengangkat teleponnya yang ternyata dari asisten pribadinya Arif.
"Halo, ada apa? Gangguin gue aja lo," ucap Kenzo memulai pembicaraan mereka.
"Hahaha akhirnya lo gak jomblo lagi yaa. Aksi lo nembak Naomi viral lhoo di medsos," ujar Arif di ujung telepon.
"Kalau lo hanya mau bahas itu, entar aja. Gue belum selesai ngomong sama Naomi nih," jawab kenzo sedikit malas.
"Lo harus tahu bahwa keluarganya Naomi yang telah mengusirnya itu adalah keluarga Pak Bimo," cerita Arif pada atasannya itu.
"Apaa!!"
"Oooh jadi begitu ya. Batalkan semua bentuk kerjasama Heriyanto Group dengan Cakep Properti!" perintah Kenzo pada asisten nya dengan nada bicara berapi-api penuh kemarahan.
__ADS_1
"Siap Bos, segera laksanakan." hubungan telepon pun terputus.
Kenzo membalikkan badannya dan mendapati Naomi sudah berdiri di hadapannya.
"Apa yang kamu lakukan pada paman ku Bimo?" tanya Naomi memandangnya tajam.
"Sedikit sentilan buat istrinya, agar tidak bisa menjadi orang yang sombong lagi," jawab Kenzo sambil tersenyum.
Naomi yang mendengar jawabawan dari Kenzo, langsung merasa lega karena dia mengira laki-laki itu hanya membalas perbuatan tante Linda.
"Berarti selama ini kamu menyelidiki keluargaku ya?" tanya Naomi tanpa berkedip.
Kenzo hanya membalas dengan senyumnya.
"Mulai sekarang kau akan sering terkejut dengan apa yang akan kau dapatkan dariku, termasuk keluarga Paman mu itu," ucap Kenzo dengan tatapan kebencian.
"Itu keluargaku, jadi sebaiknya kamu tidak usah ikut campur!" ucap Naomi juga menatap mata Kenzo tanpa rasa takut.
"Sekarang semua dunia maya sudah tau bahwa kau adalah kekasihnya seorang Kenzo Heriyanto, jadi bersikap baiklah! Jangan sampai membuat malu keluarga Heriyanto!" ancam Kenzo sambil mendekatkan wajahnya pada wajah Naomi.
Naomi tak gentar, dia tetap tak bergeming, seolah menantang semua ucapan Kenzo.
"Aku hanya terpaksa menerima cintamu, jadi jangan pernah berharap banyak padaku Singa Jantan, kau memang pria tukang ancam terbaik yang pernah kutemui," ucap Naomi melawan.
"Apapun itu, yang penting kau sekarang punya status 'pacarnya Kenzo' jadi bermanis lah sedikit, agar semua orang suka padamu," jawab kenzo dengan senyum yang menawan.
"Aku tidak menginginkan simpati dari orang lain, karena aku tau batasku sebagai orang miskin," kata Naomi yang membuat Kenzo langsung mengecup dahi Naomi.
Cup.
"Mulai sekarang, kau adalah kekasih Kenzo, jadi saat yang sama juga status mu adalah gadis kaya yang punya segalanya." ucapnya sambil memegang kedua pipi Naomi dengan tatapan yang menakutkan.
Naomi tiba-tiba merasa ada aura kejam dari tatapan mata Kenzo, dia merasa sedikit takut hingga memejamkan matanya.
"Hehehe, kau menutup matamu. Apa kau ingin kucium di sini?" tanya kenzo sambil meletakkan telunjuknya di bibir Naomi dengan terkekeh.
Naomi membuka matanya dengan lebar dan mendorong tubuh besar yang ada di hadapannya. Namun tubuh itu tak bergerak sama sekali.
"Enyahlah kau pria sombong, aku sudah kebelet pipis," ucap Naomi melotot pada Kenzo.
"Hahaha, dasar gadis kampung."
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Baca juga karya OB KERUDUNG BIRU yang tak kalah seru yaa.
__ADS_1