CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG
Chapter 30


__ADS_3

💖Jangan lupa tinggalkan jejak anda dengan like komen dan vote ya. Happy reading dan terima kasih 💖


Tiba-tiba saja, tanpa Kenzo sadari ada cicak yang masuk ke dalam bajunya lewat dari kerah dari atas. Dia tiba-tiba menjerit dan ketahuan oleh Naomi karena tidak bisa menahan geli dari binatang yang sedang merayap di badannya.


Sambil mengibaskam bajunya dan menggerak-gerakkan seluruh anggota badannya, dia ke luar dari gorden sambil minta tolong pada gadis itu.


"Naomi, tolong ada sesuatu yang masuk dalam bajuku!" seru Kenzo penuh kepanikan.


"Kamu!! Dasar cowok mesum tukang intip! Berarti dari tadi kamu sembunyi di balik gorden itu mengintip ku? Kurang kerjaan bnget siih jadi orang. Harus dikasih pelajaran nih," ucap Naomi seolah tidak mau mendengar apa yang disampaikan oleh Kenzo.


dia mengambil kemoceng yang tergantung di dinding dekat ruang tamu tersebut Lalu memukulkannya sekuat tenaga ke arah Kenzo karena merasa kesal telah diintip oleh laki-laki tersebut.


Naomi memukul Kenzo dengan kemoceng itu berkali-kali dari mulai kaki, tangan sampai badannya bertubi-tubi dipukul oleh gadis tersebut. dikarenakan sudah tidak bisa menahan rasa sakit akibat pukulan Naomi dan juga rasa takut terhadap binatang yang sedang merayap dalam tubuhnya, akhirnya Kenzo bersedia menyuruh Nomi untuk diam.


"STOOOOPP!! Aku kesakitan dan ada binatang yang sedang merayap dalam baju ku, tolong stop memukulku!" pinta Kenzo dengan suara keras bercampaur kesal.


"Aagghhh, binatangnya ada di dada ku, tolong Naomi rasanya dingin dan bergerak," ucap Kenzo dengan wajah pucat.


"Kamu serius? Beneran ada yang bergerak di dada mu gitu?" tanya Naomi memastikan.


"Ya Allah Naomiiii, cepat bantuin!! Malah bengong enggak percaya lagi kalau hewannya menggigitku gimana?" tanya Kenzo seperti sedang ketakutan.


Naomi akhirnya percaya dan dia meminta agar laki-laki tersebut diam, tanpa bergerak.


"Ok aku percaya sekarang. Kamu diam dulu. Jangan bergerak sama sekali!" perintah Naomi kepada cowok tersebut.


"Kamu bagaimana sih, kalau aku nggak bergerak bagaimana mungkin aku bisa bernapas, gila ya kamu Naomi," bantah Kenzo dengan wajah kesal.


"Ya Allah nih cowok, ya nggak begitu juga kali. Kalau nggak bernafas, kamu ya bisa mati. Maksudku kalau seandainya itu adalah binatang seperti lipan alias kelabang, maka kalau Kamu bergerak, dia akan menggigit mu. makanya sekarang Kamu diam, jangan bergerak!" perintah Naomi menyuruh laki-laki tersebut agar tidak bergerak.

__ADS_1


Kenzo akhirnya menuruti semua kata-kata Naomi sambil menutup kedua matanya, dan dia merasakan gerakan binatang yang terasa lembut dan juga dingin bergerak di bagian dadanya.


"Sekarang apa yang harus aku lakukan nih, aku udah diam loh sampai nggak berani buka mata?" tanya Kenzo dengan nada yang sedang ketakutan.


"Pokoknya Kamu diam dulu, jangan bergerak sama sekali!" perintah Naomi kepada Tuan songong tersebut.


Naomi mulai mendekati Kenzo lalu dia melepaskan kancing baju laki-laki tersebut satu persatu secara perlahan, sewaktu gadis itu melakukannya, dia malah asyik melihat wajah perempuan yang sedang fokus membuka kancing bajunya.


Kenzo memandang Naomi tanpa berkedip dan dia bisa mencium wangi tubuh dari perempuan tersebut karena jarak antara mereka yang begitu dekat.


Saat baju sudah terlepas sekarang yang terlihat hanya kaus dalamnya Kenzo berupa singglet berwarna putih dan dari balik singglet tersebut Naomi bisa melihat gerakan cicak yang sedang berusaha ke luar dalam pakaian Kenzo.


Hemm ternyata hanya cicak doang. Dasar cowok lebay, aku kerjain ahh biar kapok. Gumam Naomi dalam hati kecilnya.


Tiba-tiba Kenzo mendehem karena melihat Naomi yang terlihat seperti orang bingung memandang ke arah perutnya.


"Ehemm, apa kau terpesona dengan bentuk tubuhku?" tanya Kenzo dengan narsisnya.


"Terus ngapain kamu melongo melihat ke arah perutku kalau bukan karena terpukau melihat keindahan tubuhku," ucap Kenzo sambil tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah Naomi yang tidak pernah jujur pada diri sendiri.


"Enggak kok, aku hanya bingung, kok bisa ya ada ulat bulu masuk ke dalam baju mu? Apa itu karena sifatmu yang sama seperti ulat bulu kali ya," ucap Naomi sengaja menjahili Kenzo.


"Kamu jangan bercanda Naomi, tidak mungkin ada ulat bulu sampai masuk ke dalam pakaianku. Memangnya aku dari hutan apa sampai ada ulat bulu masuk ke dalam bajuku," seru Kenzo tidak percaya sama sekali dengan yang diucapkan oleh gadis tersebut.


"Kalau nggak percaya coba aja kamu masukkan tanganmu ke dalam singlet, lalu pegang sendiri tuh ulatnya!" seru nomor berlaga fokus ke arah dada Kenzo.


"Ayo cepat bantu mengeluarkan ulat nya!" perintah Kenzo mendelikkan kedua matanya ke arah gadis yang sedang di depannya.


"Lha minta tolong tapi marah-marah, makanya kena sial nih pasti kena karma karna mengintipku dari tadi, ayoo ngaku!" seru Naomi melihat jengah ke arah laki-laki tersebut.

__ADS_1


"Ok aku minta maaf atas semua yang udah kulakukan sama kamu bukannya di chat WhatsApp tadi kamu udah maafin? Kenapa sekarang ngomel lagi siih, dasar bawel," ucap Kenzo ikutan kesal.


Saat mereka masih adu mulut, tiba-tiba dokter Reyhan sudah kembali ke rumah tersebut dan membuka pintu.


"Hei Kalian lagi ngapain seperti itu yang satu pakai singlet yang satu lagi pegang kemoceng, lagi ada perang atau lagi apa?" tanya dokter Reyhan memandang heran pada pasangan yang baru jadian tersebut.


"ini dokter, dalam singglet nya tuan songong ada cicak lagi ngerayap. Cicaknya baru pindah dari ngerayap di dinding pindah merayap ke dada hehehe," ujar Naomi tak sanggup menahan tawa.


"Apa! Jadi dari tadi yang ada dalam baju ku cuma cicak? Berani sekali kamu ngerjain aku," ujar Kenzo menatap mata Naomi dengan pandangan tajam.


"Helleeeh jangan nyalain orang. Siapa suruh suka jahilin aku, baru gitu aja paniknya minta ampun, gimana kalau tinggal di perkampungan, bisa mati berdiri dong Bocilnya Mama hihihi," ucap Naomi masih saja membully Kenzo.


"Terserah Kamu mau bilang apa, yang penting sekarang, Kamu itu udah jadi oacarku, harusnya kamu Bahagia dong bukannya marah melulu," ucap Kenzo merasa bangga sambil menaikkan kedua alisnya.


"Bangga dari mana coba punya cowok kayak Kamu?" balas Naomi sinis.


"Aku ini pria pembawa berkah untukmu," ujar Kenzo dengan senyum manisnya.


"Berkah dari Hongkong, yang ada aku ini dapat musibah pacaran sama orang yang hanya Bocil Mama." jawab Naomi tak mau mengalah.


"Stoooop!" perintah Reyhan yang kesal karena merasa tidak dianggap sejak kedatangannya.


Pasangan tersebut akhirnya menoleh ke arah suara dokter Reyhan yang berteriak sangat keras.


"Diaaaam!" ucap Kenzo dan Naomi serentak bagai dikomnado.


Dokter tersebut akhirnya hanya bisa menepuk jidat sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, melihat pasangan yang baru pacaran belum sampai sehari.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Baca juga karyaku OB KERUDUNG BIRU ya. Terima kasih.



__ADS_2