CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG
Chapter 8


__ADS_3

"Kamu!"


"Lo!"


Mereka berkata sama-sama dengan nada yang tinggi.


"Dasar singa betina! "ucap Kenzo sambil melotot dengan pandangan yang sangat tajam ke arah Naomi.


Naomi mendengar dirinya disebut sebagai singa betina, dia menjadi sangat marah dan ikut melotot ke arah Tuan Kenzo.


"Apa kamu bilang? Jika aku singa betina, maka kamu cocok dengan macan jantan yang kejam," jawab Naomi tanpa rasa takut melihat wajah si Kenzo.


Naomi lalu melangkah hendak meninggalkan Kenzo yang sedang marah kepadanya, namun tiba-tiba saat dia melangkah pergi, tangannya ditarik oleh Tuan Kenzo tersebut.


"Tidak ada yang bisa pergi dari gue, jika gue belum mengijinkan nya!" ucap Kenzo sambil mendorong tubuh Naomi hingga terbentur dinding dan Naomi pun tidak bisa bergerak sama sekali.


Kenzo mengunci tubuh Naomi dengan kedua tangannya di sisi kiri dan kanan. Dia memandang lekat wajah perempuan tersebut sambil menatap tajam tanpa berkedip.


Naomi terlihat komat-kamit dengan santai, sambil mengunyah permen karet yang ada di dalam mulutnya. Tiba-tiba saja dia mengeluarkan balon gelembung dari bibir indahnya dan meletuskan nya ke arah hidung Kenzo.


Kenzo spontan kaget dan terkejut karena ulah yang dilakukan oleh Naomi, sehingga secara tidak sadar dia melepaskan kedua tangannya. Lalu pria itu memegang hidungnya yang kecipratan dengan permen karet yang sudah lengket di hidung mancungnya.


"Hahaha, rasain tuh! Hidungmu penuh permen karet, week," ucap Naomi sambil menjulurkan lidahnya dan meletakkan kedua tangan di kiri dan kanannya telinga dengan tujuan mengejek Kenzo.


"Dasar gadis sialan! Awas kamu ya, jika nanti kita bertemu lagi, maka kau akan habis ku buat!" Kenzo memberikan peringatan kepada Naomi yang sudah melangkah pergi namun masih terlihat menjulurkan lidahnya sambil tertawa mengejek Kenzo.


"Aku tidak takut," jawab Naomi agak keras supaya terdengar oleh laki-laki tersebut.


Naomi pergi meninggalkan Tuan Kenzo yang masih berada di antara toilet wanita dan toilet pria dalam keadaan marah dan masih sangat emosi, karena bertemu dengan Naomi.


Gadis itu sedikit berlari, karena takut dikejar oleh Tuan Kenzo, lalu dia melihat sebuah ruangan yang berada tidak jauh dari toilet pria. Dia masuk ke dalam ruangan tersebut dengan tujuan untuk bersembunyi, agar tidak bisa bertemu lagi dengan laki-laki yang dia benci tersebut.

__ADS_1


Sayang sungguh sangat disayangkan, ternyata apa yang dilakukan oleh Naomi bukannya membuat dia jauh dari Tuan Kenzo. Melainkan dia malah bertemu dengan laki-laki itu di dalam ruangan yang sama.


Saat Naomi masuk ke dalam ruangan tersebut, dia melihat ruangan itu sangat mewah dan ada sebuah meja kerja terletak di sana dengan sebuah foto yang memperlihatkan ketampanan seorang Kenzo.


"Astaghfirullah, ternyata ini ruangan laki-laki tadi," ucap Naomi sambil menutup mulutnya karena mendengar suara pintu dibuka dari luar.


Naomi sedikit panik dan juga gugup, lalu dia melihat tempat satu-satunya bersembunyi hanyalah di bawah kolong meja kerja Kenzo. Dia masuk ke dalam kolong meja tersebut sambil jongkok dan melingkarkan kedua tangan ke arah lututnya.


Ceklek.


Pintu terbuka dan terlihat oleh Naomi sepatu mengkilat yang melangkah kearah dia bersembunyi, dadanya berdegup kencang karena merasa ketakutan, melihat langkah kaki itu yang semakin lama semakin mendekat ke arah tempat dia bersembunyi.


"Dasar gadis sialan, kenapa gue harus ketemu dia lagi. Padahal melihat wajahnya saja perut gue serasa mau muntah," ucap Kenzo sambil menggebrak meja yang ada di atas kepala Naomi.


Naomi kaget lalu dia menutup mulutnya agar tidak bersuara sama sekali yang bisa menyebabkan Kenzo mengetahui persembunyiannya.


Ya Allah, segitu bencinya laki-laki ini kepadaku, memangnya apa salahku sama dia? Padahal waktu itu sudah jelas-jelas mobilnya yang hampir saja menabrak tubuhku, tetapi kenapa dia seperti orang yang selalu dendam ketika bertemu denganku. Guman Naomi di dalam hatinya yang merasa heran dengan tingkah Kenzo.


Setelah dia mengirimkan chat tersebut, lalu Naomi buru-buru menonaktifkan ponselnya, karena dia takut ketahuan oleh Kenzo. Tetapi sayangnya hal itu malah tidak berguna, karena tiba-tiba hidungnya terasa gatal dan diapun bersin tanpa diduga.


"Ha ... haciiin."


Naomi langsung menutup mulut sedangkan tubuhnya langsung gemetar, karena rasa takut akan ketahuan oleh Tuan Kenzo yang sedang berdiri di tepi meja tempat dia bersembunyi.


Kenzo yang mendengar suara seorang perempuan sedang bersin, buru-buru melihat ke bawah kolong mejanya dan mendapati Naomi yang sedang menutup mulutnya dengan mata melotot karena kaget.


"Aaaa."


Naomi menjerit karena tiba-tiba kepala Kenzo melihat ke bawah kolong meja, sambil memandangnya dengan tetapan yang sama kagetnya.


"Lo lagi!" ucap Kenzo dengan nada yang sangat tinggi, akhirnya Kenzo juga sengaja jongkok persis di depan Naomi, namun dia berada di luar meja sedangkan Naomi berada dalam kolong meja.

__ADS_1


"Hahaha, Lo salah dalam mencari tempat persembunyian, karena ini adalah sarang Macan Jantan yang tadi kau katakan," ucap Kenzo mendekatkan wajahnya pada wajah Naomi, sampai-sampai gadis itu merasakan hembusan nafas ke luar dari hidung mancung Kenzo.


Naomi semakin memundurkan kepalanya hingga terjeduk oleh dinding meja yang sempit, tetapi Kenzo semakin masuk ke dalam kolong meja tersebut untuk menakut-nakuti gadis itu.


"Apa yang mau Kamu lakukan? Dasar laki-laki mesum!" ucap Naomi sambil mendorong keras wajah Kenzo sehingga laki-laki itu juga ikut terjeduk ke bagian bawah permukaan meja.


"Lo!"


Kenzo menggertakkan giginya sambil memandang perempuan itu dengan tatapan sangat tajam penuh intimidasi.


"Aku minta maaf, aku minta maaf, aku minta maaf," ucap Naomi sambil menautkan kedua tangannya di depan dada dan menundukkan kepala ke arah wajah Kenzo, sehingga tanpa sengaja kening Naomi menyentuh hidung Kenzo sehingga membuat laki-laki itu terdiam sesaat dan spontan memegangi wajah perempuan tersebut.


"Lo sengaja mau menggoda gue?" tanya Kenzo sambil menatap manik hitam gadis yang ada di depannya.


Naomi tidak mengeluarkan suara, dia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tetap memandang wajah laki-laki tersebut.


Seolah terhipnotis dengan pancaran cahaya yang ke luar dari mata indah Naomi, Kenzo menatap mata perempuan tersebut sangat lama. Dia tidak menyadari bahwa Naomi telah ke luar dari kolong meja tersebut dan berlari ke luar ruangan yang penuh privasi.


Tak lama, Naomi kembali ke meja makan keluarganya, dia melihat paman dan saudara sepupunya serta tante Linda sudah mulai menyantap hidangan yang ada di atas meja restoran mahal tersebut.


"Uni ke toilet Kok lama bener sih?" tanya Dito yang penasaran gara-gara Naomi terlalu lama baru kembali ke meja makan.


Naomi hanya tersenyum karena tidak bisa menjelaskan apa yang telah dia alami sewaktu pergi ke toilet tadi.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Jangan lupa like dan komen yaa, terima kasih.


Baca juga karya author yang satunya lagi yaa.


__ADS_1


__ADS_2