CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG
Chapter 28


__ADS_3

Naomi turun dari taksi dan berjalan menuju kontrakannya. Dia masih mengira bahwa rumah itu adalah rumah Ibu Susi yang memang berbaik hati Kepadanya, padahal rumah itu adalah milik Kenzo. Entah sampai kapan rahasia itu akan tertutup sebelum terbongkar dengan sendirinya.


Naomi masuk ke dalam rumah lalu mengambil handuk dan langsung mandi untuk membersihkan tubuhnya yang dari pagi belum tersentuh oleh sabun mandi, kecuali waktu mandi pagi sebelum berangkat bekerja. Dia lumayan lama berada di dalam kamar mandi karena menikmati rasa sejuk dari air yang mengalir di seluruh tubuhnya.


Setelah mandi Naomi bergegas memakai pakaiannya karena ingin cepat-cepat memasak demi mengisi perutnya yang sudah terasa keroncongan, gara-gara rasa lapar yang ditahan. Dia merasa kesal akibat ulah Kenzo yang memaksanya untuk menerima cinta dari Si Songong kaya tersebut.


Setelah memakai bajunya Naomi buru-buru membuka kulkas dan mengambil 2 butir telur lalu mengocoknya dengan sebuah garpu dan memasukkan irisan bawang merah, bawang putih dan juga cabe rawit, tak lupa dia menambahkan sedikit garam dan juga penyedap agar terasa lebih enak.


Setelah bumbu sederhana itu lengkap, lalu Naomi membuat telur dadar dengan singkat karena hanya itu yang bisa dilakukannya dalam waktu singkat agar bisa segera makan.


Setelah dia memasak telur dadar spesial kilat, Naomi lalu mengambil nasi yang telah dimasak nya waktu pagi hari sebelum berangkat bekerja. Naomi Mulai mengambil piring dan memasukkan nasi ke dalamnya, lalu menambahkan telur dadar ala chef Naomi dan mulai menyantapnya.


Barusaja Naomi makan beberapa sendok saja, tiba-tiba pintu rumahnya diketuk orang dari luar.


Tok tok tok.


Ya Allah baru juga menikmati dua sendok nasi sudah ada orang yang datang, tapi siapa yang datang ke sini, kan aku tidak memberi tahu siapa-siapa kalau aku tinggal di sini. Apa lagi keluarga Paman Bimo juga tidak tahu kalau aku ada disini. Batin Naomi bertanya-tanya.


Ceklek.

__ADS_1


Naomi membuka pintu rumahnya dan matanya melotot besar melihat orang yang sedang berdiri tepat di hadapan hidungnya.


"Loh Kamu! Kok bisa tahu tempat tinggalku? Ngapain datang ke sini? Pulang sana!" kata Naomi dengan mata melotot besar akibat kaget bercampur kesal.


"Kamu lupa kalau sekarang kamu itu sudah menjadi pacarnya Kenzo Heriyanto. Jadi seharusnya tidak main kabur seperti tadi, mana tanggung jawabmu yang pernah kamu janji kan akan merawatku sampai sembuh?" tanya Kenzo yang berlaga orang masih sakit di hadapan Naomi, sambil menenteng beberapa kantong makanan di tangannya.


"Hehehe, memangnya kamu kira aku tidak tahu kalau Tuan Kenzo yang terhormat ini hanya pura-pura sakit, padahal kamu sehat kan?" jawab Naomi malah balik bertanya pada laki-laki itu sambil bersedekap tangan di hadapan Kenzo.


"Apapun alasanmu, seharusnya Kamu tidak main kabur dari ku. Memangnya kamu lupa kalau kita baru jadian tadi siang, atau Kamu sengaja pura-pura lupa agar bisa pergi dariku." Kenzo memperlihatkan wajah kesalnya dengan nada yang dingin menusuk hati membuat yang mendengar merasa takut.


Melihat tatapan Kenzo yang begitu tajam penuh intimidasi, akhirnya hati Naomi merasa ciut untuk melawan laki-laki tersebut. Dia Lalu masuk kedalam rumahnya tanpa mempersilahkan Kenzo ikutan masuk.


Dengan santainya Naomi kembali melanjutkan acara makannya yang tadi tertunda akibat kedatangan Kenzo. Kenzo merasa kesal melihat gadis itu yang santai menyendokkkan nasi ke dalam mulutnya tanpa memperdulikan kedatangannya yang merasa khawatir pada gadis tersebut.


Pria itu sudah tidak bisa menahan emosinya karena sikap acuh yang diperlihatkan oleh Naomi. Lalu dia tiba-tiba mengambil piring nasi dan sendok yang hampir saja masuk ke dalam mulut Naomi. Tanpa ada rasa malu apa lagi jijik dengan bekas mulut Naomi, Kenzo langsung meraih tangan Naomi dan memasukkan makanan yang dipegang gadis tersebut ke dalam mulutnya tanpa merasa bersalah.


"Hei kamu itu bisa sopan tidak? Aku itu sedang lapar jadi emosi ku sekarang sedang tinggi. Jangan kau cari-cari kemarahan tingkat dewa ku ya?" ucap Naomi sambil bertanya bernada marah.


"Memangnya Kamu sendiri ada sopan santunnya terhadapku, ada tamu bukannya dipersilahkan masuk tapi malah asik makan sendiri. Aku sudah susah-susah dan khawatir sama kamu dan nih aku sudah bawain banyak makanan buat kamu. Dasar singa betina tak tahu diri," ujar Kenzo sambil melanjutkan menyendok nasi yang sedang dimakan Naomi tetapi dimasukkan ke dalam mulutnya.

__ADS_1


Naomi terdiam melihat begitu banyak kantong berisi kotak makanan yang di letakkan pria itu dia atas meja makannya.


"Aku juga sedang lapar, ternyata masakanmu lumayan enak." Tanpa berdosa Kenzo menghabiskan semua makanan yang ada di dalam piring Naomi, padahal telur dadar yang dibuat Naomi hanya itu satu-satunya untuk makan malamnya.


Tiba-tiba saja hati Naomi merasa sangat sedih, namun dia tidak berani mengatakannya, Naomi merasa bertambah kesal dan marah melihat semua makanan yang telah susah payah di masak nya, malah dihabiskan oleh laki-laki songong yang tidak tahu diri itu.


"Ini makanan sengaja aku belikan untukmu, karena aku tahu sejak kamu datang ke rumah sakit perutmu belum terisi sama sekali dan aku selalu membuatmu kesal, maaf."


Kenzo mengeluarkan beberapa kotak makanan dengan isi yang bermacam-macam. Ada makanan yang harus langsung habis ada juga makanan yang bisa dipanaskan atau dimasukkan ke dalam kulkas. Kenzo sengaja membawanya karena dia tahu bahwa gadis itu pagi-pagi sudah pergi ke Restoran Perlente dan dia merasa kasihan jika pacarnya tersebut harus memasak terlebih dahulu sebelum berangkat bekerja.


Naomi memandang laki-laki tersebut yang sedang mengeluarkan satu persatu makanan dari kotak yang sangat terlihat menggugah selera, dia yakin jika makanan tersebut pasti diambil Kenzo di restoran mahalnya yang tak lain adalah restoran seafood kepunyaan keluarga Kenzo itu sendiri.


"Makanlah makanan yang kamu suka selagi hangat! Kamu bisa simpan makanan yang kamu belum selera saat ini, jadi Kamu masukkan saja ke dalam kulkas terlebih dahulu dan besok bisa kamu hangatkan sebelum berangkat kerja!" ucapkan Kenzo mengingatkan Naomi agar memilah makanan yang akan di santap nya.


"Sebenarnya mau Kamu apa sih Tuan Sombong? Semua makanan bikinan ku telah kamu habiskan dengan lahap da sekarang kamu mengeluarkan semua makanan mahal itu agar aku bisa punya hutang budi kan sama kamu?" tanya Naomi nyolot terhadap laki-laki yang ada di hadapannya.


"Aku tidak mau apa-apa selain hanya dirimu, itulah yang kumau," jawab Kenzo sambil mendekatkan wajahnya ke arah wajah Naomi.


Kira-kira apa yang terjadi yaaa 🤔🤔 jangan lupa tinggalkan jejak anda dengan like komen dan vote ya. Happy reading dan terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2