CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG

CEO SOMBONG VS GADIS KAMPUNG
Chapter 35


__ADS_3

💕Jangan lupa tinggalkan jejak anda dengan like komen dan vote ya. Happy reading dan terima kasih.💕


"Ayo makan dulu Ratu ku! Tidak boleh menolak rezeki yang sudah ada di depan mata!" Perintah Kenzo menatap dengan selembut mungkin kepada gadis tersebut agar mau menemaninya sarapan.


Naomi hanya bisa mengalah terhadap laki-laki yang penuh kuasa di depannya karena dia tak ingin membuat keributan di Restoran Perlente tempatnya bekerja.


Mereka berdua menghabiskan sarapan tersebut tanpa ada perkataan satupun yang keluar dari bibir mereka masing-masing. Setelah selesai makan Kenzo langsung bicara kepada Naomi yang dianggapnya sebagai kekasih miliknya sendiri.


"Kamu bekerja di sini tidak boleh melirik laki-laki lain! Jika sampai aku mendengar laporan bahwa kamu menggoda pria, maka kau akan tahu akibatnya," ancam Kenzo pada gadis yang hanya diam tanpa menggubrisnya.


"Kamu dengar atau tidak Naomi? " tanya Kenzo mengalihkan wajahnya pada gelas yang dipegang oleh Naomi.


"Aku bingung harus menjawab apa, karena semuanya sudah kamu putuskan sendiri. Berarti aku tinggal menjalankan aturan yang telah kamu buat, seharusnya kamu sudah puas dengan jawabanku," jawab Naomi dengan Ketus tanpa tersenyum.


"Ya sudah, aku mau balik ke kantor. Kamu berhati-hatilah dalam bekerja! Jangan sampai ada kulitmu yang tergores sedikitpun oleh orang. Jika sampai itu terjadi, maka aku akan menghancurkan orang tersebut." Ancaman kembali diucapkan oleh Kenzo pada gadis itu.


Naomi terlihat sangat tertekan dengan apa yang diucapkan oleh Kenzo, dia merasa hidupnya hanya bagai boneka yang diatur oleh laki-laki yang bernama Kenzo. tiba-tiba saja matanya susah sekali untuk membendung jatuhnya bulir bening dari manik hitamnya.


Ketika air mata Naomi telah jatuh lewat pipi, Kenzo malah mengira bahwa Naomi menangis karena tidak suka bekerja di restoran itu.


"Naomi, Kamu kenapa menangis?" tanya Kenzo lembut merasa tak bersalah sama sekali.


Naomi hanya diam dan menggelengkan kepalanya karena dia tidak mau bertengkar dengan orang yang baru saja jadian dengannya.


"Kalau Kamu tidak mau mengatakannya, maka aku akan menghancurkan tempat ini sekarang juga!" ancam Kenzo dengan nada sedikit tinggi.

__ADS_1


Tiba-tiba saja Naomi mendorong tubuh kekar Kenzo sambil mengucapkan kata yang sama sekali tidak terbayangkan oleh laki-laki yang ada di depannya.


"Aku menangis semua gara-gara Kamu tahu. Kamu selalu saja mengancamku, Kamu juga mengatur hidupku seenak perut mu. Aku ini sebenarnya kekasihmu atau bonekamu?" ucap Naomi langsung berlalu pergi ke arah dapur meninggalkan laki-laki yang sangat arogan itu.


Tidak bakalan ada perempuan yang bisa menyayangimu jika caramu seperti ini, Kenzo Heryanto. Aku bukannya merasa bahagia, tetapi yang kudapatkan tak lain adalah rasa takut bukannya rasa cinta. Gerutu Naomi di dalam hatinya.


Kenzo mengikuti Naomi sampai ke dapur, dia tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh perempuan itu. Kenzo merasa bahwa apa yang telah dilakukannya adalah demi kebaikan Naomi, tapi ternyata Naomi malah merasa tidak bahagia.


Kenzo datang dan menarik tangan Naomi dengan kuat sehingga Gadis itu hampir saja terjatuh dalam pelukannya jika tidak Nomi menempelkan tangannya di dada Kenzo. Kenzo langsung melingkarkan tangannya di pinggang Nomi di depan Pak Saga dan juga Ayu.


"Lepaskan tanganmu! Aku ingin kita putus," ucap Naomi menatap tajam ke manik hitam Kenzo tanpa ada rasa takut.


Pak Saga dan juga Ayu saling pandang dengan menaikkan kedua alis mereka, seolah saling bertanya tentang apa yang terjadi pada pasangan tersebut. Ayu hanya menaikkan kedua bahunya tanda tidak mengetahui apapun.


Kenzo bicara dengan sedikit lembut namun penuh tekanan di ujung kalimatnya. Naomi hanya menundukkan kepalanya namun air matanya sudah tak bisa dibendung lagi.


"Katakan apa yang harus kulakukan, maka aku akan melakukannya. Asal Kamu tidak meninggalkanku dan juga mau menerima maafku," ucap Kenzo mulai menggenggam kedua tangan Naomi dan menciumnya.


Naomi terlihat memejamkan kedua matanya beberapa saat. Setelah dia membuka matanya, dia memandang wajah Kenzo yang terlihat sangat berharap dan juga sangat tulus mencintainya. Sebenarnya Naomi mengetahui jika Kenzo tulus menyayanginya, tetapi sifatnya yang terlalu posesif membuat diri Naomi merasa terkekang.


"Aku akan memberimu kesempatan kedua, asalkan Kamu mau merubah sifatmu yang terlalu posesif terhadapku."


Naomi mencoba untuk belajar mencintai Kenzo dengan sifatnya yang ada, karena dia berpikir bahwa laki-laki itu sebenarnya sangat baik kepadanya tetapi caranya sangat berlebihan. Naomi lalu tersenyum pada laki-laki yang masih menggenggam tangannya.


"Aku berjanji akan belajar lagi, bagaimana caranya mencintai gadis sepertimu," ucap Kenzo lalu mendaratkan ciuman di dahi gadis tersebut.

__ADS_1


Kali ini Naomi tidak marah saat dahinya dikecup oleh Kenzo di depan Pak Saga, sahabatnya Ayu dan beberapa pelayan lainnya di dapur tersebut.


Prok prok prok.


Terdengar tepuk tangan dari semua karyawan yang berada di dapur. Dari wajah mereka tersungging senyum bahagia karena melihat sahabatnya diperlakukan dengan baik oleh tuan yang berkuasa di kota tersebut.


"Naah gitu dong, jangan berantem mulu. Kalau jadi pasangan itu harus saling mengasihi dan juga saling men-support antara yang satu dan yang lainnya. kalau kalian benar-benar saling cinta Seharusnya jangan seperti Tom and Jerry yang selalu berantem setiap bertemu." seru Pak Saga yang tersenyum senang melihat pasangan yang sudah berbaikan.


"Iya betul yang dibilang sama Pak Saga, kalau kalian selalu berantem nggak pernah bakalan ada asyiknya. Untuk apa pacaran kalau setiap bertemu pasti selalu adu mulut. Belajarlah kalian untuk saling menghargai!" nasehat Ayu pada pasangan yang terlihat senyum senyum saja.


"Mulai sekarang aku berjanji sebagai seorang Kenzo Heriyanto akan membahagiakan Naomi untuk seumur hidupku. Kalian semua yang ada di sini, akan menjadi saksinya tentang janji yang sudah kuucapkan barusan," ucap Kenzo penuh dengan rasa bahagia yang terpancar dari kedua bola matanya.


Setelah Kenzo mengucapkan janjinya, tiba-tiba Ayu sahabatnya Naomi meminta foto mereka berdua.


"Tuan Kenzo, boleh tidak kalau aku mengambil fotomu berdua dengan Naomi?" tanya Ayu yang tiba-tiba mengarahkan kamera ponselnya ke arah pasangan yang baru saja berbaikan.


Kenzo menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan apa yang baru saja dilakukan oleh Ayu. padahal biasanya Kenzo akan sangat marah ketika fotonya diambil orang lain.


"Fotoku telah kalian ambil, tetapi Ingat tidak ada foto kami berdua yang tersebar sampai ke dunia maya, karena aku tidak suka." itulah awal kebahagiaan yang mulai direngkuh oleh Naomi bersama Kenzo.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Baca juga karyaku OB KERUDUNG BIRU.


__ADS_1


__ADS_2