
"Kalo boleh tau, adek ini siapa nya Alvina ya?" Tanya dokter Fajar.
"Saya pacar nya" jawab Rifki.
"Oh pacar nya ya" ujar dokter fajar.
"Emang nya tadi Alvina kenapa? Kok jahitan bekas operasi Alvina bisa kebuka lagi? Apalagi sampe berdarah banyak kayak tadi" tanya dokter Fajar.
"Tadi dia mau naik ke brankar nya, tapi dia hampir jatoh. Terus aku bantuin dia dengan cara ngangkat badan nya, tapi dia minta di turunin. Tiba-tiba aja dia megang-in perut nya sambil kayak nahan sakit gitu" cerita Rifki.
Dokter Fajar tampak mengangguk saat mendengar cerita dari Rifki.
"Emang nya ada masalah serius ya dok?" Tanya Rifki.
"Gak terlalu serius sih, cuman kalo terulang lagi.. bisa aja Alvina merasakan lebih sakit dari sekarang" jawab Dokter Fajar.
"Gitu ya dok" ucap Rifki mengangguk-anggukkan kepala nya pertanda mengerti.
"Ya sudah, kalo gitu saya permisi dulu. Masih ada pasien yang harus saya periksa" pamit dokter Fajar.
Rifki mengangguk mengiyakan.
Setelah dokter Fajar pergi, Rifki bergegas masuk ke dalam ruangan Alvina untuk melihat kondisi nya.
Rifki berjalan mendekati Alvina yang terbaring.
Namun, saat tinggal tiga langkah lagi untuk Rifki sampai pada Alvina, Alvina berucap tanpa membuka matanya, "Lo pulang aja, gue mau tidur."
Rifki menghentikan langkah nya kemudian berta nya, "Kapan sadar nya?."
"Dari tadi" jawab Alvina.
"Oh.. ya udah kalo lo mau tidur, gue juga mau pulang... Selamat istirahat" ujar Rifki.
Tanpa menunggu jawaban dari Alvina, Rifki berjalan keluar dari ruangan Alvina untuk pulang.
Setelah Rifki pergi, Alvina membuka mata nya sambil menghembuskan nafas panjang.
Kemudian kembali menutup mata nya untuk tidur.
-•°•°•°•°•°•°•-
Satu minggu kemudian....
Alvina sudah dari tiga hari yang lalu keluar dari rumah sakit, kini ia sudah mulai kembali menjalani aktivitas nya seperti biasa nya.
"Alvina Alvina Alvina.. lo tau gak?.." belum sempat Citra menyelesaikan kalimat pertanyaan nya, Alvina lebih dulu memotong nya.
"Gak tau" potong Alvina sambil mendudukkan dirinya di bangku kantin.
__ADS_1
"Belom juga gue selesai ngomong udah main potong aja" gerutu Citra.
"Ya udah mau ngomongin apa?" Tanya Alvina.
"Gue denger nih ya.. tiga hari lagi sekolah kita bakalan ngadain camping di Bandung" ujar Citra dengan mata berbinar.
"Dalam rangka apa nih?, Tumben?" Tanya Alvina.
"Kata nya sih memperingati ulang tahun sekolah" jawab Citra.
"Oh.."
"Cuma oh doang nih?" Tanya Citra.
"Ya terus gue harus jawab apa?" Tanya balik Alvina sambil menikmati bakso yang di pesan nya tadi.
"Ya gak tau juga sih" jawab Citra meringis.
"Lo mau ikut gak?"
"Liat ntar aja."
"Mending lo ikut ya.. kalo lo gak ikut, gue sama siapa dong?."
"Kan ada yang lain."
"Tapi gue maunya sama Lo."
"Ya udah lah.. tapi kalo misal nya lo gak ikut, gue juga gak bakalan ikut" jawab Citra.
Triing.... Triiing....
"Semua siswa/i harap berkumpul di aula sekolah!" Terdengar suara bel dan speaker dari ruangan kepsek.
"Tuh pasti mau pengumuman buat acara camping" tebak Citra.
Alvina hanya mengangkat bahu acuh sambil berdiri dari duduk nya.
"Lo mau kemana Na?" Tanya Citra.
"Aula lah" jawab Alvina sambol berjalan meninggalkan Citra.
"Tungguin dong" pinta Citra sambil berjalan cepat mengejar Alvina.
Sesampai nya di aula sekolah, Alvina tampak mengedarkan pandangan nya mencari tempat duduk yang kosong karena hampir semua kursi sudah ada yang menduduki.
Setelah beberapa saat mencari, akhir nya Alvina dan Citra menemukan kursi di pojok kiri dekat dengan rombongan Rifki.
Alvina langsung duduk di kursi yang ada di hadapan Rifki, sementara Citra duduk di sebelah nya.
__ADS_1
Tak lama setelah Alvina dan Citra duduk, pak kepsek tampak naik di atas podium.
"Apakah sudah kumpul semua?" Tanya pak kepsek.
"Sudah pak!" Jawab serentak.
"Ok... Saya mengumpulkan kalian semua di sini untuk memberitahukan sesuatu pada kalian" beri tahu pak kepsek.
"Sesuatu apa pak?" Teriak seorang siswa.
Pak kepsek tampak tersenyum saat ada murid yang bertanya demikian.
Beliau kemudian menjawab, "tiga hari lagi sekolah kita akan mengadakan acara camping."
"Ini seriusan?."
"Wah.. camping!.."
"Dalam rangka apa nih?."
"Tumben ngadain camping, emang nya ada acara apa?."
Begitulah kira-kira desas-desus para murid. Karena memang, dari dulu sekolah ini jarang sekali mengadakan acara camping. Hanya saat acara-acara tertentu saja sekolah ini mengadakan acara seperti ini.
"Camping nya mau kemana pak!?" Teriak Boy.
"Camping nya akan di laksanakan di Bandung" jawab kepsek.
"Widih... Bandung Cok" ujar Riko kegirangan.
"Mohon perhatian nya sebentar.." ucap Kepsek saat melihat susana aula gaduh.
Seketika aula tersebut hening, pak kepsek kemudian berbicara, "untuk kali ini, semua murid wajib mengikuti acara camping karena mengingat camping kali ini memperingati hari ulang tahun sekolah kita. Jadi bapak harap untuk kalian mengikuti nya."
"Untuk tiga hari ke depan, kalian di beri kesempatan untuk menyiapkan keperluan selama camping, kalian libur selama tiga hari. Dan waktu hari berangkat, kalian harus sudah siap dan berkumpul di lapangan sekolah jam sembilan pagi" jelas kepsek.
"Yey... Berarti Alvina juga harus ikut camping. Besok kita mulai nyari keperluan nya ya" seru Citra.
Alvina hanya memutar bola mata nya malas saat melihat Citra tersenyum lebar sambil menatap nya.
Setelah pengumuman selesai dan kepsek juga sudah keluar terlebih dahulu, murid-murid yang ada di dalam aula tampak menghambur ke luar. Begitu juga dengan Alvina dan Citra.
.
.
.
.
__ADS_1
**Wah menuju puncak konflik nih. Mon maaf nih ya beberapa hari ke belakang author gak sempet update, di karenakan banyak tugas dari sekolah🙏🙏**
Dukung terus karya aku dengan cara like, komen, and Vote. Kalo suka sama ceritanya tolong sumbangkan poin dengan berbentuk hadiah ya🙃😊