
Rumah Sakit Harapan Mulya 🌻
" Donna" ucap Jordan
" bagaimana dengan keadaan mereka Jordan?" tanya Aisyah
" dokter hanya memberitahu saya jika mereka sudah sadar, dan mereka hanya ingin menemui anda" jawab jordan
" yasudah aku masuk dulu" ucap Aisyah, lalu Aisyah pun masuk ke ruangan para anak buah nya
sedangkan Arlan yang berada di dekat Jordan hanya diam mematung mendengarkan percakapan bos dan rekan nya dalam bahasa Indonesia yang dia sendiri tidak tau
Jordan melihat ke arah Arlan dan dia hanya menaikkan alisnya, sedangkan Arlan hanya mengendikkan bahu nya, Jordan pun mendengus kesal
" let's play my prend" ucap Jordan
" dove?" tanya Arlan
" kemana?" ~ Arlan
" berburu!!" jawab Jordan dengan bahasa Indonesia
" KYAK!!!! ti stai prendendo gioco di me?" kesal Arlan pada rekan nya itu
" KYAK!! kau meledek ku!" ~ Arlan
' ups! kenapa aku lupa jika Arlan tak bisa bahasa Indonesia' ~ Jordan
Jordan hanya mengendikkan bahunya lalu berlaku meninggalkan Arlan yang sedikit kesal dengan nya!
ketika sedang berjalan Jordan tak sengaja berpapasan dengan dua orang perawat, salah satu dari dua perawat atau suster itu menarik perhatian nya
Jordan pun berinisiatif untuk menyapa kedua perawat itu, tapi nampaknya perlakuan Jordan di awasi baik baik oleh Arlan yang dari tadi memang mengikuti Jordan dari belakang
__ADS_1
" hai" sapa Jordan, kedua suster itu menoleh ke Jordan, salah satu suster hanya mengangguk dan tersenyum tipis dan satu suster lainnya membalas sapaan dari Jordan
" selamat siang tuan, ada yang bisa kami bantu?" tanya satu suster nya lain
" hahahaha, kau terlalu formal cantik!" ucap Jordan sedikit terkekeh
kedua suster itu nampak bingung dan hanya mengendikkan bahu nya, lalu salah satu suster lainnya menoleh kembali ke arah Jordan tapi dia terpana dengan pria yang berada di belakang pria itu dan saat itu pula dia menjadi patung
" na"
" Diana!" gertak suster yang berada di samping suster yang terpana pada ketampanan pria yang berada di belakang Jordan dan yang lain dan tak bukan adalah Arlan
" Napa sih fir!" sewot Diana, dia merasa di ganggu oleh Firda, dia tengah asik asik memandang ciptaan Tuhan yang sangat sempurna
" lu itu kenapa sih?, liat apaan lu?" tanya sewot firda
" sini gih" Diana mengisyaratkan agar Firda mendekat dan seperti nya Diana ingin berbisik
" yang mana?" Diana langsung membekap mulut Firda yang tanpa sengaja berbicara dengan kencang nya!
" ah maaf tuan! apa ada yang bisa kami bantu?" tanya Diana pada Jordan
" tidak ada saya hanya ingin berkenalan dengan kalian!" jawab Jordan spontan
" maaf tapi kami tidak ada waktu untuk itu, kita permisi" lalu Firda dan Diana pun pergi meninggalkan Jordan dan pada saat melewati Arlan, Diana berhenti sekejap di depan Arlan
" selamat siang tuan" Ting! Diana mengedipkan sebelah matanya lalu tersenyum tipis dan langsung berlari dengan menggandeng Firda, Firda yang melihat Diana mengedipkan sebelah matanya pada pria merasa jijik dengan sahabat nya itu apalagi sahabat nya itu malah membawa nya lari dan itu membuat nya semakin bingung!
" na na Diana!" teriak Firda
" kenapa sih fir!" balas Diana sewot
" lu kenapa sih ngajak gue lari lari gak jelas udah kaya di kejar rentenir aja!" ucap Firda kesal
__ADS_1
" fir sumpah ya itu tadi cowok yang kita lewatin ganteng nya parah bangettttt, aakkkkkhhh ganteng banget sih" teriak Diana lebay dan alay
" dih najis lu, lebay" ucap Firda
" dih lu kok gitu sih fir" balas Diana kesal dengan ucapan Firda
" lah emng kaya gimana?" tanya Firda
" au ah puyeng gue!" ucap Diana
" lah puyengan gue lah punya sahabat katro kaya lu!" balas Firda
" wah katro lu bilang? gini gini sahabat modelan kaya gue tuh gak akan bakalan ada di toko!" ucap Diana
"lu pikir lu barang ada di toko apa?" ucap Firda
" ya itu mah kan cuman slogan fir gak usah ngegas juga kali" ucap Diana
" lah lu yang dari tadi ngegas Mulu!" sewot Firda
" lu juga sewot Mulu!" balas Diana
Firda terdiam setelah Diana berbicara seperti itu, hah iya juga ya dia juga sih yang kebanyakan sewot sama satu ni temen
" yaudah deh maaf ya! bentar lagi puasa loh jangan ada yang musuhan ya!" ucap Diana
" yaudah deh gue juga minta maaf ya!" ucap Firda
" aaaaaa pelukan!" ucap Diana
" dih ogah!" Firda pun meninggalkan Diana yang Nampak kesal dengan nya
" dih! fir tungguin gue anjir!" Diana berlari kecil menghampiri Firda
__ADS_1