Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 49


__ADS_3

" Aisyah Hanifa Wijaya" panggil seorang pria dengan suara bariton nya


.


yaps!, Lima gadis itu adalah, Aisyah, Arma, putri, Ita, dan Jui. mereka semua menoleh ke arah asal suara, dan terlihat tiga pria yang tampan, Aisyah mengenal salah satu di antara tiga pria tersebut


.


Aisyah dan para sahabat nya hanya diam tidak menjawab ucapan dari pria yang sedang berada di hadapan mereka saat ini, rasanya sangat enggan untuk berbicara, bahkan bertukar sapa pun


.


" Aisyah, Aisyah sok jual mahal banget sih lu" ucap pria lain nya


.


" heh! bilang apa lu barusan?" sewot Ita


.


" ta" panggil Aisyah


.


" gak bisa di biarin Syah!" ucap Ita


.


" heh!! lu bilang apa tadi?, sok jual mahal?, sini lu gue gibeng juga lu ya" ucap Jui


.


" gibeng tinggal gibeng aja ni" jawab pria tadi


.


" Jui! kok lu malah ikut ikutan si" ucap Aisyah


.


" tapi Syah! ni orang kalo di diemin pada ngelunjak gak bisa di biarin" ucap Jui


.


Ita maju dan menarik kerah baju pria yang tadi, Arma putri dan juga Aisyah di buat terkejut oleh tingkah Ita, baru kali ini Ita terlihat sangat marah, dan Jui? hah wanita itu juga malah ikut ikutan seperti ita, bedanya Ita menarik kerah baju nya sedangkan Jui menjambak rambut pria itu


.


" astagfirullah Ita Jui lepasin" ucap Aisyah


.


" aww, woy satu lawan satu Napa, sakit ni pala gue ege" ucap pria yang di Jambak rambutnya oleh Jui


.


" terus Jui, yang kenceng Jambak nya" teriak Arma


.


" Ar, kok lu jadi ikut ikutan si" ucap Aisyah


.


" kali kali Syah!, jarang jarang ni kita ngeliat Ita dan Jui semarah ini" jawab Arma


.


" STOP!" teriak pria yang dari tadi diam, dan dia yang tadi memanggil Aisyah


.


" heh petot!, lu ngapain si ganggu kita lagi, kita tuh udah gak ada urusan nya sama lu" sewot Ita


.


" petot?, ta petot siapa si?" tanya Jui


.


" ya ni orang, pafito Ragasa Hoult" jawab Ita


.


" oh bule" ucap Jui

__ADS_1


.


" eh bule, sejak kapan lu ganti nama?" tanya Jui


.


" wah to, ni orang malah ngeledek lu lagi" ucap pria yang satu nya lagi panggil saja namanya Rio


.


" eh Rio, gak usah banyak b**ot lu" sewot Jui


.


"berisik Jui" ucap putri, setelah cukup lama diam putri pun berbicara


.


" Juita Anindita Kusuma" panggil Aisyah lantang, wajah Aisyah tidak lagi bersahabat wajah Aisyah dalam sekejap berubah menjadi wajah yang dingin dan datar, para sahabat yang melihatnya menelan Saliva nya kasar


.


" Itaa anatasya Marcelino"


.


" Arma kusnia adijaya"


.


" putri Kania azzahra"


.


semua nama sahabat nya di panggil dengan suara yang dingin, dan nampaknya Aisyah memang sedang tidak bersahabat dengan ekspresi wajah seperti itu


.


" bisa diem?" tanya Aisyah lembut


.


" bisa" jawab mereka serempak, ketiga lelaki itu di buat menganga akan sikap ke empat gadis itu yang langsung berubah 180° ketika di tegur oleh Aisyah, padahal jika di pikir pikir, umur mereka lebih tua dari Aisyah tapi kenapa mereka terlihat seperti pasrah dan takut melihat sikap dingin Aisyah


.


.


pria itu hanya tersenyum ke arah Aisyah " gue mau denger jawaban lu yang kemarin" jawab fito


.


" jawaban yang mana?" bukan Aisyah yang berbicara melainkan Ita yang kembali berbicara


" waduh ni Ita nyari masalah lagi aja, di suruh diem malah ngomong lagi" batin Jui


" ni orang di suruh diem kagak bisa apa ya?" batin putri


" aduh taaaa, lu ngapain pake ngomong segala?, nambah nambah masalah aja, pasti ni si Aisyah marah lagi, ah bodo pokonya gue mah gak ikut ikutan, eh gue udah ikutan sih ya, akkhhh Bodo ah" batin Arma menjerit


.


semua orang hanya diam setelah Ita berbicara, awalnya Ita bingung tapi setelah melihat tatapan Aisyah yang sedang tak bersahabat dia baru ingat


" waduh, markonah marah lagi ni kaya nya, ah ni mulut kagak bisa apa ya diem bentar aja?, apa gue gadein aja kali ya ni mulut?, eh nanti gue kagak punya mulut dong kalo di gadein, ah ripuh sitiiii" batin Ita menelan Saliva nya kasar


.


" jawaban gue masih sama, dan sorry gue gak bakalan pacaran" ucap Aisyah memecah keheningan


.


" serius?, lu gak mau ubah jawaban lu?" tanya fito


.


Aisyah hanya diam tak menjawab ucapan dari pria yang berada di hadapan nya saat ini, para sahabatnya merasa bingung dan penasaran, mereka bertanya-tanya, apa yang di maksud dengan jawaban? jawaban apa?, mereka semakin di buat penasaran


.


" Syah?" ucap Ita dengan mengangkat tangan nya ke atas, tanda dia ingin berbicara, Aisyah menoleh ke arah Ita


.


" kenapa ta?" tanya Aisyah

__ADS_1


.


" gue pengen ngomong" jawab Ita


.


" Jan pake emosi" ucap Aisyah


.


" siap bosQu" jawab Ita


.


Ita maju selangkah demi selangkah, dan setelah sampai pada ketiga pria itu dia berhenti dan menarik nafasnya dalam-dalam lalu menghembuskan nya secara kasar


.


" pafito Ragasa Hoult, apa yang anda maksud dengan jawaban?, bisa anda beritahu kepada kami tentang jawaban?" ucap Ita di hadapan ketiga pria itu


.


" heh, markonah kenapa gak lu tanya aja sama sahabat lu itu" jawab Rendi yang tadi sempat di Jambak rambut nya oleh Jui


.


Jui yang mendengar Rendi berbicara ikutan maju dan mensejajarkan diri nya dengan Ita "heh inan, temen gue tuh lagi ngomong sama si petot, Napa lu yang sewot" sewot Jui


.


" dih sape yang sewot, lu kali yang sewot, gua mh B aja" jawab Rendi tak kalah sinis


.


" wah, nantangin lu ya, sini gue gibeng lu" ucap Jui


.


" Jui" tegur Aisyah


.


" gak bisa di biarin Syah, ni anak pada malah makin ngelunjak kalo di biarin" ucap Jui sedikit meninggikan suara nya


.


" eh itu si Jui beranian banget ya gibeng tu cowok'" bisik Arma ke Putri, mereka berdiri nya memang bersebalahan


.


" iya ya, gue gak nyangka si Ita Ama Jui punya nyali yang tersembunyi" balas putri dengan berbisik


.


" pafito Ragasa Hoult, denger ya!, gue gak mau jadi pacar atau temen lu, apa kurang jelas yang kemaren?, gue udah bilang sama lu kalo gue gak mau pacaran apalagi Deket sama cowok, hargain privasi gue dong" ucap Aisyah lantang, semua yang berada di situ terdiam mendengar ucapan Aisyah yang tiba-tiba


.


" lu bakalan nyesel nolak gue Syah!" ucap fito dingin suara nya benar benar tajam setajam pisau bukan pisau tapi golok


.


.


.


.


.


.


.


assalamualaikum guyss jangan lupa untuk terus ikutin karya pertama ku ya, mulai hari ini dan kedepan nya insha Allah aku bakalan up setiap hari


jangan lupa untuk like, comment and vote nya ya guyss


byeeee.....


assalamualaikum


.


( eh kalian tau golok gak si?, kalo tau komen ya?)

__ADS_1


.


__ADS_2