Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 21


__ADS_3

guys aku lompat aja ya takutnya kalian bosen sama alurnya, jadi aku percepat aja ya


.


3 bulan kemudian.....


sudah 3 bulan pernikahan Aisyah dan Apip, dan selama itu mereka melakukan aktifitas mereka masing masing sebagaimana dengan yang sebelum-sebelumnya, tapi selama itu juga nomor yang tak di kenal Aisyah terus menerus mengirimi nya pesan yang mana itu semua mengganggu nya


hingga pada suatu malam tepatnya pada jam 10:30 Aisyah masih terjaga dengan tidurnya dia sedang membalas pesan dari sahabat sahabat nya, ketika dia sedang membalas pesan dari Ita ada yang mengirimi nya pesan lagi dan itu sama dengan nomor yang tidak di kenalnya yang selalu mengirimi nya pesan selama 3 bulan berturut-turut Aisyah pun membuka pesan tersebut dan masih sama pesan nya dengan pesan yang sebelum-sebelumnya


isi pesan....


089******: hai, boleh kah kita berkenalan?


Aisyah masih tidak membalasnya dia kembali mengabaikan nya dan memilih mematikan data lalu menaruh ponselnya di meja nakas, tak lama setelah itu Apip pun masuk ke dalam kamar


setelah makan malam tadi Apip ke ruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaannya yang dia bawa dari kantor, Apip pun langsung merebahkan tubuhnya di samping Aisyah lalu di tidur dengan menghadap ke Aisyah


Aisyah melihat wajah Apip yang nampak sangat kelelahan dia pun mengusap kepala sang suami mencoba memberikan sedikit kehangatan sekaligus kenyamanan


" apa begitu lelah hm?" tanya aisyah yang masih mengusap kepala sang suami


Apip semakin mendekatkan dirinya kepada Aisyah dan memeluk Aisyah yang sedang duduk dan menyandarkan punggungnya pada punggung ranjang, dia memeluk perut Aisyah dan sesekali mencium perut Aisyah


" hm sangat lelah" ucap Apip yang memejamkan matanya


" istirahat lah" kata Aisyah lalu mengecup Pucuk kepala sang suami


beberapa saat hanya ada keheningan diantara mereka berdua, Apip kembali mencium perut sang istri lalu berkata


" apa Allah belum juga menitipkan amanahnya untuk kita jaga?" monolog Apip sendiri


" mungkin saja" jawab Aisyah


" sayang kamu tidak ikut KB bukan?" tanya Apip


" hei untuk apa aku ikut program KB hm?" tanya balik Aisyah


" ya bisa saja bukan?" ~ Apip


" tidak mas aku tidak pernah ikut program KB seperti itu, mungkin Allah memang belum menitipkan anak untuk kita jaga" ~ Aisyah


" hm kau benar sayang" sekali lagi Apip mencium perut rata Aisyah dan sesekali mengusapnya

__ADS_1


" apa kau akan berpaling dariku jika aku tidak akan hamil?" tanya Aisyah


" hei apa yang kau bicarakan? aku akan sabar menunggunya lagi pula pernikahan kita baru menginjak 3 bulan bukan?" masih dengan mengusap perut Aisyah yang mana membuat Aisyah menjadi nyaman


" hm terimakasih" lalu Aisyah membaringkan tubuhnya di samping Apip dan Apip kembali memeluk Aisyah


setelah itu mereka tidur dengan nyenyak, mereka memang tak pernah lupa untuk terus berdoa kepada Allah untuk memberikan mereka amanah, mereka tidak tahu bahwa saat ini Allah telah memberikan mereka amanah tanpa mereka ketahui


.


***2 Minggu berlalu...


pukul 03:00***


" uwoek uwoek uwoek" aisyah berlari ke arah kamar mandi dengan menggunakan bathrobe untuk menutupi tubuhnya yang polos tanpa sehelai benangpun karna semalam dia dan Apip telah melakukan pergumulannya


dia terus muntah-muntah hingga terdengar oleh telinga Apip, Apip membuka matanya dan tidak melihat istrinya di samping nya, lalu dia melihat ke arah kamar mandi yang terbuka dia juga mendengar suara muntah-muntah yang dia yakini itu adalah istrinya


lalu dia segera memakai celana kolor nya tanpa memakai CD nya, dia pun segera berlari ke arah kamar mandi dan dia melihat Aisyah yang sedang duduk di depan toilet sedang memuntahkan semua yang ada di perutnya, tapi anehnya Aisyah tidak mengeluarkan makanan yang dia makan pas makan malam dia hanya memuntahkan cairan bening saja


Apip pun langsung ke arah Aisyah dan memijat tengkuk sang istri, hingga beberapa menit kemudian Aisyah sudah tak muntah-muntah lagi dan itu membuat nya lega saat sang istri sudah tak muntah-muntah seperti tadi, dia juga khawatir melihat wajah Aisyah yang pucat pasi


sesaat Aisyah menyandarkan kepalanya pada dada bidang Apip dan Apip pun memeluk Aisyah untuk memberinya kenyamanan serta kehangatan


" sudah tidak seperti tadi lagi" lirih Aisyah suaranya benar-benar lemas


" aku ingin berbaring" kata Aisyah


lalu tanpa aba-aba Apip langsung menggendong Aisyah dengan ala bridal style, setelah sampai pada ranjang dia membaringkan tubuh Aisyah di ranjang lalu menyelimuti seluruh tubuh sang istri


" sebentar aku ambilkan minum dulu" lalu Apip pun keluar dari kamar untuk mengambil air minum untuk sang istri


setelah beberapa saat Apip pun kembali ke kamar dengan membawa air minum, diapun menyodorkan nya pada Aisyah dan di terima oleh Aisyah setelah itu Aisyah langsung meminum air yang tadi Apip ambilkan untuknya


setelah minum air dia kembali merebahkan tubuhnya dan Apip kembali menyelimuti seluruh tubuh Aisyah, lalu Apip pun berbaring di samping Aisyah dan memeluk Aisyah dan Aisyah juga membalas pelukan sang suami


" apa terasa pusing hm?" tanya Apip sembari mengusap kepala sang istri


" hm sedikit" jawab Aisyah


" apa perlu periksa ke dokter hm?" tanya Apip kembali


" tidak perlu, mungkin aku hanya kelelahan mengingat 2 Minggu terakhir ini aku terus-menerus lembur karna banyak sekali pesanan" jawab Aisyah lemas

__ADS_1


" yasudah tidurlah, kamu harus banyak istirahat agar tubuhmu semakin membaik" lalu Apip mendaratkan kecupan manis di kening sang istri Aisyah tersenyum


lalu mereka tertidur meski jam sudah menunjukkan pukul 03:30 tapi itu cukup untuk tidur satu jam ke depan karna besok pagi-pagi sekali Apip akan ada pertemuan penting dengan client nya yang berasal dari luar negeri


pukul 04;50....


Apip mengerjapkan matanya berkali-kali untuk memulihkan penglihatan nya, dia melihat ke arah sang istri yang masih dengan posisi yang sama yang masih memeluk nya dia pun mencium sang istri lalu mengangkat tangan aisyah yang berada di perutnya lalu setelah terlepas dia pun turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan mengambil air wudhu untuk menunaikan ibadah shalat subuh


setelah beberapa menit Apip keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ke arah walk in closed untuk memakai baju, lalu setelah memakai bajunya dia pun memakai sarung dan peci lalu mendaratkan sejadah di atas karpet yang berada di kamarnya lalu memulai shalat subuh secara khusyu, meski jam sudah menunjukkan pukul 05:15 tapi masih bisa di karenakan hari yang masih gelap dan menurutnya itu sah sah saja asal tidak melebihi jam set 6 karna pada jam itu matahari sudah mulai menampakkan dirinya


.


.


.


.


.


.


assalamualaikum guyss kakak-kakak temen-temen


gimana udah seru belum sih?? kalo belum komen ya


jangan lupa meninggalkan jejak kalian dengan cara:


like


comment


dan vote nya


dan jangan pelit untuk selalu memberi hadiah


hehehe


yaudah guyss sampe ketemu di eps selanjutnya


byeeee....


assalamualaikum

__ADS_1


__ADS_2