Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
Chapter 24


__ADS_3

setelah beberapa saat Aisyah masih saja menangis, namun beberapa menit kemudian dia pun sudah mulai tenang dari tangisannya


" nyonya anda kenapa? jika ada masalah bilang pada saya, saya siap mendengar kan cerita anda" ucap BI Emah


" aku gak hamil bi, aku gak hamil! hiks hiks hiks" hah tangisannya kembali pecah, ya ampun kenapa Aisyah sangat sangat lebay


" kenapa nyonya bilang seperti itu? apa nyonya sudah mengetesnya?" tanya bi Emah kembali


" sudah bi dan hasilnya hanya 1 garis saja, hikss" jawab Aisyah yang kembali menangis


" sudah nyonya jangan sedih, mungkin belum saat nya, dan mungkin nyonya harus terus berdoa sama Allah agar Allah menitipkan amanahnya untuk nyonya dan tuan, sudah jangan menangis" ucap BI Emah sembari mengelus punggung Aisyah mencoba memberi semangat pada majikannya itu


" hm, yasudah bi aku ingin istirahat saja kepala ku terasa sedikit pusing" lalu Aisyah melepaskan pelukannya dari BI Emah dan melangkah menuju ranjang lalu merebahkan tubuhnya di atas ranjang, dan bi Emah pun keluar dari kamar Aisyah tak lupa BI Emah juga menutup pintu kamar sang nyonya


***pukul 11: 50


drt drt drt***


Aisyah membuka matanya kala mendengar ponselnya berdering diapun bangun dan menyandarkan punggungnya pada punggung ranjang lalu mengambil ponsel nya yang berada di atas nakas lalu mengangkat panggilan yang ternyata dari sang suami


{ assalamualaikum sayang } ~ Apip


{ waalaikumsalam } ~ Aisyah


{ sudah makan hm? } ~ Apip


{ hu'um } ~ Aisyah


{ apa masih sedikit mual-mual hm? } ~ Apip


{ hm sedikit } ~ Aisyah


{ masih pusing? } ~ Apip


{ hm sedikit } ~ Aisyah


{ yasudah nanti setelah aku pulang kita ke dokter ya? } ~ Apip


{ gak perlu nanti sore juga pasti sembuh } ~ Aisyah


{ tidak ada penolakan } ~ Apip


{ hm baiklah } ~ Aisyah


{ yasudah aku makan siang dulu } ~ Apip


{ jangan lupa untuk shalat } ~ Aisyah

__ADS_1


{ iya istriku } ~ Apip


{ yasudah aku tutup ya? } ~ Aisyah


{ iya } ~ Apip


{ assalamualaikum } ~ Aisyah


{ waalaikumsalam sayang } ~ Apip


Tut


" maaf Apip aku belum bisa memberi mu keturunan" hahh wanita itu kini meneteskan air mata nya kembali


lalu dia beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu untuk menunaikan shalat Dzuhur, setelah mengambil air wudhu dia pun memakai mukena nya dan langsung mendaratkan sejadah di lantai lalu memulai shalatnya


setelah selesai shalat Aisyah tidak lupa untuk berdzikir kepada Allah, diantaranya membaca istighfar 3 kali, lailahaillallah 3 kali, allahumajir nar minannar 3 kali, lalu di lanjut subhanallah 10 kali, Alhamdulillah 10 kali, dan terakhir Allahuakbar 10 kali, dan setelah dzikir dia pun mengangkat tangannya dan mulai berdoa


" ya Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, hamba berserah diri kepada-mu, izinkanlah hamba dan suami hamba di percayakan amanah oleh mu, berikanlah kami amanah mu ya Allah, hamba sangat menanti sang buah hati yang tak kunjung datang, hamba ingin rumah tangga hamba menjadi lengkap dengan adanya buah hati di antara kami, ampunilah dosa hamba dan dosa suami hamba ya Allah, amin ya Allah ya rabbal Alamin"


setelah itu dia duduk di tepian ranjang, kini kepalanya kembali berdenyut dan dia juga merasa mual, diapun segera berlari ke arah kamar mandi tanpa membuka mukena nya


" uwoek uwoek uwoek" Aisyah terus menerus muntah namun sama saja dia hanya memuntahkan cairan bening saja bukan makanan yang tadi pagi sempat dia makan


hingga sekita 20 menitan mual nya sudah tak terasa lagi lalu dia melangkah keluar dari kamar mandi dan menuju ke ranjang lalu menyandarkan tubuhnya pada punggung ranjang bahkan dirinya masih belum mengganti mukena, matanya terasa berat dan kepalanya juga berdenyut lalu dia pun membaringkan tubuhnya kembali dan menutup matanya dan tak lama kemudian dia pun tertidur padahal baru jam 12:30


seorang wanita cantik yang berpenampilan seperti seorang direktur itu tergesa-gesa dalam berjalannya dia tidak melihat ke arah samping maupun depan dia sedang fokus mencari ponselnya yang berada di dalam tas



( kira-kira seperti ini ya baju nya )


skip


dan dari arah berlawanan seorang pria juga sedang berjalan dengan santai namun dia tidak melihat ke arah wanita yang berjalan tergesa-gesa karna dirinya memakai kacamata hitam, dan detik berikutnya pria yang memakai kacamata hitam dan wanita yang berjalan dengan tergesa-gesa itu saling bertabrakan dan tas wanita itu jatuh namun tidak dengan pemiliknya karna apa? karna tadi dia sempat akan jatuh karna menabrak pria itu lalu dengan sigap sang pria menahannya dengan memegang pinggang sang wanita


deg


jantung wanita itu seakan berhenti karna menatap pria yang kini sedang menahan pinggangnya, pria itu melepas kacamata hitam nya dan seketika mata wanita itu membulat melihat pria yang di kenalnya sedang menatap balik matanya, dan ya pria itu juga sedikit terkejut karna wanita di hadapannya adalah wanita yang dulu sudah dia tinggalkan tanpa kabar


" ekhem tuan bisakah anda melepaskan tangan anda dari pinggang saya" wanita itu berusaha menahan air mata dan rasa rindu yang teramat dalam kepada sosok pria yang ada di hadapannya


detik berikutnya sang pria melepaskan tangannya dan wanita berdiri dengan semula, wanita itu menyentuh dadanya yang berdegup kencang akibat sentuhan dari pria tadi, pria yang sangat amat dia rindukan, dan yang membuat dirinya menjadi dingin dan berwajah datar


" Kiky? apa benar itu kau? hah dadaku bahkan bisa merespon kehadiran mu, aku merindukanmu Kiky"


ya wanita tadi adalah Kiky, sahabat dari Aisyah kalian mengenalnya bukan?, Dan pria itu adalah pria yang membuat Kiky kecewa, yang membuat Kiky menunggunya dan yang meninggalkan Kiky tanpa kabar 3 tahun lalu

__ADS_1


Kiky memilih untuk meninggalkan pria itu, tapi pas dia melewati pria itu, pria itu malah mencekal lengan Kiky dan sontak Kiky menolehkan kepalanya ke arah pria yang mencekal lengan nya, tapi pria itu tetap memandang ke arah depan yang membuat Kiky bingung


" tuan tolong lepaskan tangan anda dari lengan saya" ucap Kiky dingin dan datar


pria itu menoleh dan menatap balik Kiky lalu menjawab perkataan Kiky


" aku tau kau berpura-pura tak mengenal ku, Kiky Amelia Septiana adinata" ucap pria itu jelas dan tegas


" maaf tapi kau yang membuat ku menjadi lupa akan orang yang ada di hadapan ku saat ini, TUAN!" kata Kiky seraya menekan kata terakhir


" cepat lepaskan lengan ku" ucap Kiky dingin dengan tegas


" tidak akan Kiky" tukas pria itu


" lepaskan tangan ku, Reno Adrian wirayudha" ucap Kiky lantang


.


.


.


.


.


bonus ya guyyss....



( ini stelan jas yang Apip pake ke kantor ya, btw ini bukan visul ya)


.


assalamualaikum guyss jangan lupa


like


comment


and vote nya ya


biar aku makin semangat up nya


byeeee


dadahhhh

__ADS_1


assalamualaikum....


__ADS_2