Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 51


__ADS_3

"sip gue doain yang terbaik buat lu" jawab Kiky


.


" yaudah gue balik ya, assalamualaikum" pamit Kiky


.


" waalaikumsalam, hati hati" jawab Aisyah


.


kemudian Kiky masuk ke dalam mobil dan langsung meninggalkan Aisyah yang masih di samping mobil, setelah tak melihat Kiky dari pandangan nya, Aisyah langsung masuk ke mobil


.


" langsung pulang aja ya pak" ucap Aisyah


.


" baik nyonya" jawab supir yang bernama Amir


.


di tengah perjalanan dia tak sengaja melihat pedagang ketoprak, yang mana membuat nya ngiler akan makanan satu ini, di pun berniat membeli nya


.


" pak Amir, bisa pinggirkan ke sebelah pedagang ketoprak itu, saya ingin membelinya" ucap Aisyah


.


" baik nyonya"


.


lalu Amir pun segera menepikan mobilnya dekat dengan pedagang ketoprak tersebut


.


" nyonya biar saya saja yang beli" ucap Amir


.


" tak usah pak, biar saya saja" tolak Aisyah halus


.


" baiklah kalau begitu nyonya" pasrah Amir


.


lalu Aisyah pun turun dari mobil menuju gerobak pedagang ketoprak tersebut


" mbak, bungkus satu ya" ucap Aisyah pada pedagang ketoprak tersebut


.


" Oalah Eneng na ker hamil besar nya?" tanya pedagang ketoprak dengan bahasa Sunda


.


" ah muhun mbak" jawab Aisyah ramah


.


" tos baraha bulan neng?" tanya pedagang ketoprak


.


" ah salapan bulan mbak" jawab Aisyah


.


" lada te neng?" tanya pedagang ketoprak


.


" muhun" jawab Aisyah


.


setelah menunggu lebih dari 5 menit, ketoprak pun jadi dan Aisyah pun langsung membayar nya

__ADS_1


.


" barahaan teh?" tanya aisyah


.


" 10 ribu neng" jawab eteh pedagang ketoprak na


.


" oh nya eneng asal Sunda?" tanya eteh pedagang ketoprak na


.


" ibu dari ibu saya orang Sunda asli, saya mah orang asli die teh" jawab Aisyah


.


" oh kitu"


.


" tos nya teh, rek balik" ucap Aisyah


.


" nya neng, muhun hati hati di jalan nya neng" jawab eteh pedagang ketoprak tersebut


.


" muhun, makasih ketoprak na teh, assalamualaikum" pamit Aisyah


.


" waalaikumsalam neng geulis" jawab pedagang nya


.


setelah Aisyah masuk ke mobil, pak Amir langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, di tengah jalan Aisyah memejamkan matanya tapi terbuka kembali saat Amir berbicara


.


" nyonya, apa tuan menyuruh orang untuk mengikuti anda?" tanya Amir


.


.


" saya hanya heran, kenapa mobil berwarna hitam terus menerus mengikuti arah jalan yang kita ambil?!" jawab pak Amir


.


Aisyah mengerutkan keningnya mendengar jawaban dari pak Amir, diapun menoleh ke belakang dan benar saja ada mobil yang mengikuti mereka, Aisyah masih terlihat tenang


diapun mengambil ponsel nya dan menelepon sang suami tapi setelah panggilan yang ke 5 masih tak di angkat diapun menulis pesan


isi pesan...


...My Husband♡...


.


^^^Aisyah: sayang, ada mobil yang mengikuti mobil ku, sesungguhnya aku memang takut, tapi jika sesuatu terjadi padaku, tolong ikhlaskan lah:)^^^


.


.


" nyonya bagaimana ini?" tanya Amir panik


.


" terus saja jalan pak Amir, jangan terlalu mengebut" jawab Aisyah tenang


.


pas mobil Aisyah melewati jalanan yang sepi, mobil yang di belakang menyelip dan menyerempet mobil Aisyah hingga terjadilah kecelakaan yang parah


.


kenapa parah?, karna posisi Amir yang sedang meninggikan kecepatan mobil dan mobil yang mengikuti mereka menyelip dan menyerempet, hingga mobil Aisyah menabrak pembatas jalan, untung nya memang sedang sepi


.

__ADS_1


Amir dan Aisyah pingsan, yang lebih parah nya mobil bagian depan dan juga samping rusak, dan itu berpengaruh kepada Aisyah yang duduk di belakang


.


di sisi lain...


Apip baru masuk kembali ke ruangannya setelah meeting dengan client di ruang meeting, dia memang tidak membawa ponsel


dia menyandarkan punggungnya pada punggung kursi dan memejamkan matanya untuk sesaat, namun dia teringat dengan istrinya entah mengapa hati nya serasa ada yang mengganjal dan tidak enak


diapun berinisiatif untuk menghubungi sang istri, tapi baru saja membuka layar kunci sudah ada pesan yang tertera di layar dan itu dari sang istri, lalu Apip pun membuka pesan tersebut


***isi pesan....


My wife♡* : sayang, ada mobil yang mengikuti mobil ku, sesungguhnya aku memang takut, tapi jika sesuatu terjadi padaku, tolong ikhlaskan lah**:)


.


" fikriii" panggil Apip


.


tak lama kemudian Fikri pun masuk ke ruangan " ada apa tuan?" tanya Fikri


.


" lacak keberadaan istri ku" perintah Apip


.


" baik tuan" jawab Fikri tanpa menanyakan tentang ada apa


.


Apip semakin gelisah dan cemas, dia takut terjadi apa apa pada istri dan calon anak nya, di lihat nya dari wajah nya memang benar benar menunjukkan ekspresi yang sangat khawatir dan ketakutan, lamunan nya buyar ketika ponsel nya berdering dia tidak melihat siapa yang menelepon nya dia langsung menjawab nya saja


.


" halo?". sapa seseorang di seberang sana


" hm?" jawab Apip


( oh ayolah Apip jangan bersikap dingin di situasi seperti ini, udah takut, khawatir, cemas masih aja sikap nya dingin, dasar ice man)


.


" apa benar ini dengan tuan Apip Aldera Ersatama?" tanya seseorang di seberang sana


" iya benar, ada apa?" tanya Apip


" begini tuan, istri anda sedang berada di rumah sakit" jawab seseorang di seberang sana


" kenapa dengan istri saya?" tanya Apip panik


" istri anda mengalami kecelakaan dan sekarang sedang di tangani oleh dokter" jawabnya


.


setelah mendengar jawaban dari seseorang di seberang sana, kaki Apip langsung lemas ponsel yang dia pegang jatuh begitu saja ke lantai sampai terdengar oleh Fikri


Fikri pun masuk ke ruangan dan melihat tuan nya yang terlihat shock, wajahnya kosong, Apip langsung berpegangan pada kursi untuk menopang tubuhnya agar tidak jatuh, namun tetap saja tubuhnya jatuh karna sangking lemas dan shock nya mendengar berita tentang istri


Fikri yang melihat nya langsung berlari ke arah tuan nya dan segera mengangkat tuan nya untuk duduk di kursi, dia melihat ponsel yang masih menyambung, dia pun mengambil alih ponsel tersebut


.


" halo?" sapa Fikri


" maaf tuan seperti nya anda harus segera ke rumah sakit" ucap seseorang di seberang sana


" apa? rumah sakit?, maaf tapi bisa anda jelaskan kepada saya apa yang sebenarnya terjadi?, karna bos saya terlihat shock" ucap Fikri


" nona Aisyah Hanifa Wijaya mengalami kecelakaan dan sedang di tangani" jelas seseorang itu


" di rumah sakit mana?" tanya Fikri


" rumah sakit harapan Mulya" jawabnya


Tut


Fikri memutuskan sambungan telepon secara sepihak, dia mengambil air untuk tuan nya yang mungkin masih terlihat shock


" tuan minumlah" ucap Fikri

__ADS_1


" kita berangkat sekarang fik" ucap Apip mengidahkan ucapan Fikri yang menyuruh nya untuk minum dulu, Fikri yang mengerti langsung mengikuti langkah kaki tuan nya


" tuan, tenangkan diri anda" ucap Fikri ketika sudah berada di dalam mobil, mereka sedang berada di jalan menuju rumah sakit


__ADS_2