Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 19


__ADS_3

Apip yang melihat perubahan wajah Aisyah langsung menarik Aisyah dalam dekapan nya dan mengusap punggung sang istri berusaha menyemangati sang istri


" sudah tidak perlu di pikirkan semua akan baik baik saja, Allah tau mana yang terbaik untuk mu dan untuk ku" ucap Apip yang terus mengusap punggung aisyah


" aku merasa sangat bersalah" ucap Aisyah


" mungkin saja ibu yang waktu itu menolong mu dari mobil yang akan menabrak mu adalah ibu dari Chintya" ucap Apip


" mungkin saja" jawab Aisyah tenang, sikap tenang Aisyah membuat Apip bingung


' kenapa dia terlihat sangat tenang? apa dia tidak takut?' batin Apip


" Syah apa kau tidak takut?" tanya Apip


" tidak aku tidak takut, aku bukan tidak merasa bersalah melainkan aku sudah yakin jika Allah sudah merencanakan ini semua" ucap Aisyah


' aku tidak mengira kau mempunyai pemikiran seperti itu, kau memang wanita yang baik Aisyah, aku beruntung bisa mendapatkan mu' batin Apip tersenyum


" yasudah mari tidur" ucap Apip lalu dia merebahkan tubuh Aisyah juga dirinya dan membawa Aisyah ke dalam dekapannya, dan tak lama setelah itu mereka berdua tertidur dengan saling berpelukan


pukul 04:30


Aisyah terbangun kala mendengar adzan berkumandang dia pun bangun dari tidurnya dan duduk bersandar di punggung ranjang lalu membangunkan sang suami yang masih tertidur


" sayang bangun sudah adzan" ucap Aisyah sembari menepuk-nepuk pipi Apip


" sayang bangunnnn" ucap Aisyah yang sudah mulai kesal karna dari tadi suami nya tidak bangun bangun


" suamikuuu bangun jika tidak aku tidak akan memberi mu jatah selama satu bulan" bisik Aisyah tepat di telinga sang suami karna Apip tidur dengan menyamping


seketika Apip langsung terbangun dari tidurnya dan langsung berlari ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri, Aisyah yang melihat tingkah laku suaminya hanya terkekeh geli melihat orang yang sudah menjadi suaminya yang mendapat julukan ice man berprilaku layaknya anak kecil


" gue masih belum sadar kalo gue bakalan secepat ini jatuh cinta Ama suami gue sendiri" ucap nya sambil tersenyum


beberapa saat kemudian Apip keluar dengan hanya menggunakan lilitan handuk di pinggangnya, lalu berjalan ke arah Aisyah yang sedang memainkan ponselnya


" apa di sini ada sarung?" tanya Apip, Aisyah yang tadinya sedang memainkan ponselnya mendongakkan kepalanya ke arah Apip


" ada sebentar akan aku ambilkan" lalu Aisyah meletakkan ponselnya di atas nakas lalu beranjak dari duduk nya dan keluar dari kamar yang berada di dalam ruangan nya


tak lama kemudian Aisyah datang dengan membawa sarung dan dia menyerahkannya pada sang suami dan di terima oleh Apip


" aku akan mengambil wudhu dulu" lalu Aisyah pun masuk ke dalam kamar mandi


setelah beberapa saat Aisyah pun keluar dari kamar mandi dan langsung mengambil mukena yang berada di sopa kamari itu lalu memakainya

__ADS_1


" sudah?" Aisyah hanya mengangguk


lalu apip pun memulai shalatnya, Aisyah semakin di buat kagum akan bacaan ayat suci Al-Qur'an yang sedang Apip bacakan, ternyata orangtuanya memang tidak salah menikahkan putrinya dengan orang yang tepat


bukankah langka orang seperti Apip yang sudah sukses dan masih mengingat tuhan-nya?, kebanyakan orang yang sudah sukses akan lupa diri, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang tidak pernah bersyukur dengan apa yang sudah Allah kasih


setelah selesai shalat subuh aisyah mencium punggung tangan Apip lalu di balas dengan Apip yang mencium kening sang istri, meskipun sederhana tapi tindakan seperti itu membuat mereka bahagia dan menghargai satu sama lain


dilanjutkan dengan berdoa dan di akhiri dengan Alhamdulillah, lalu aisyah pun mengajak sang suami untuk pulang terlebih dahulu karna sang suami juga harus bekerja


setelah itu mereka pulang ke rumah, dalam perjalanan memang tidak terlalu macet di karna kan masih terlalu pagi dan itu memudahkan untuk mereka pulang


tidak butuh waktu lama mereka pun sampai di rumah Aisyah pun keluar dari mobil bertepatan dengan ibu-ibu yang mungkin akan berbelanja di warung depan komplek lantas Aisyah pun tersenyum dan menyapa para ibu-ibu yang melewati rumahnya


" assalamualaikum Bu" salam aisyah


" waalaikumsalam mbak" ucap ibu-ibu serempak


" pada mau ke mana Bu?" tanya Aisyah pada ibu-ibu salah satu dari ibu ibu menjawab pertanyaan dari Aisyah


" mau ke warung depan mbak, mau beli sayur untuk sarapan" jawab salah satu ibu-ibu


" mbak namanya siapa?" tanya ibu tadi


" kalau begitu saya masuk duluan ya Bu mau nyiapin keperluan suami saya" ucap Aisyah berpamitan


" oh iya mbak silahkan kita juga duluan ya, assalamualaikum" ucap ibu tadi berpamitan


" waalaikumsalam" setelah itu Aisyah masuk ke dalam rumah lalu langsung ke kamar untuk menyiapkan baju untuk sang suami pergi ke kantor


sedangkan Apip? hah dirinya saat ini tengah berada di ruang kerjanya untuk mengecek beberapa email yang masuk sambil menunggu Aisyah selesai menyiapkan sarapan


setelah 30 menit Aisyah telah menyelesaikan masakannya lalu dia pergi ke ruang kerja sang suami untuk menyuruh sang suami sarapan


" mas ayok sarapan" ucap Aisyah yang berada di ambang pintu ruang kerja, Apip mengalihkan pandangannya ke arah Aisyah yang berada di ambang pintu ruang kerja nya


" iya" lalu Apip pun beranjak dari duduknya dan langsung melangkah menuju Aisyah diapun memeluk Aisyah dari belakang karna Aisyah sudah lebih dulu berjalan di depannya


" mas jangan peluk peluk aku belum mandi, baju" ucap Aisyah yang merasa geli karna suaminya itu mencium ceruk leher Aisyah


" gak papa sayang, kamu gak mandi juga udah wangi ko" jawab Apip yang kembali meletakkan kepalanya pada pundak Aisyah


Aisyah tersipu malu karna di panggil sayang oleh suami nya, kini wajahnya memerah, bahagia?, pasti


" udah mas mending kita sarapan dulu setelah itu baru siap-siap ke kantor" lalu Apip pun duduk di kursi meja makan dan Aisyah pun melayani suaminya dengan mengambilkan nasi serta lauk pauk untuk sang suami, dan setelah itu baru dirinya mengambil nasi serta lauk pauk untuk dirinya sendiri

__ADS_1


di tengah acara sarapannya aisyah berbicara untuk meminta izin pada sang suami jika dirinya akan bertemu dengan kak Kiky untuk membahas masalah Chintya


" mas nanti siang boleh aku bertemu dengan kak Kiky?" tanya aisyah


" iya" jawab Apip singkat lalu dia melanjutkan sarapannya


" mas" panggil aisyah


" iya?" Apip menatap sang istri


" Minggu besok apa kamu ada waktu?" tanya Aisyah


.


.


.


.


.


.


.


assalamualaikum guyss kakak-kakak temen-temen....


hari ini aku up 3 bab ya, gak tau kalo besok ya, ya semoga aja di sekolah gak ada pr lagi jadi makin banyak deh Waktu untuk up nya


mohon dukungan dari kalian ya guys kakak-kakak temen-temen sekalian, untuk terus ikutin karya pertama ku dan jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian dengan cara:


like


comment


dan juga vote nya


biar aku makin semangat up nya...


sampe ketemu di eps selanjutnya ya guys


bye.....


assalamualaikum......

__ADS_1


__ADS_2