Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 37


__ADS_3

setelah merilekskan pikiran, Jui beranjak dari duduknya dia harus memeriksa beberapa bayi yang sudah lahir untuk di ijinkan pulang karna bayi kurang dari satu Minggu bisa di pulangkan


setelah semua bayi sudah dia periksa dia kembali pada ruangannya dan duduk di kursi dia memulai pekerjaan nya dengan mencatat data data bayi yang baru lahir, tapi baru saja akan mencatat nya ponsel nya berdering dan di lihatnya Arma yang menelpon lantas dia langsung mengangkat panggilan dari sahabat nya itu


" hallo?" ~ Jui


" hallo Jui" ~ Arma.


" ada apa Ar?, tumben" tanya nya


" Jui lu lagi kosong jadwal gak?" ~ Arma


" gue gak ada jadwal ngecek pasien sih cuman memeriksa beberapa berkas aja, kenapa emangnya Ar?" tanya Jui


" lu mau gak ke kantor gue dulu?" ~ Arma


" lah, ngapain?" ~ Jui


" jadi gue ada pertemuan ni, terus gue juga harus nganterin berkas ke Perusahaan WillSIX grup, jadi gue minta tolong sama lu untuk anterin berkas kerja sama perusahaan gue ke Perusahaan WillSIX grup, bisa kan?" ~ Arma


" oh gitu, yaudah iya gue bantuin, tapi nanti kalo gue udah sampe di sana gue nganterin nya ke bagian mana?" ~ Jui


" lu tanya ke resepsionis nya ruangan CEO di mana, nanti kalo si resepsionis nya nanyain udah ada janji atau belum lu bilang udah, soalnya gue udah ngehubungi sekertaris CEO nya kalo yang Dateng ke perusahaan nya itu sahabat gue yang ngewakilin gue" ~ Arma


" oh gitu yaudah iya" ~ Jui


" eh Jui, gue udah nyuruh orang untuk anterin berkas nya ke rumah sakit lu ya, soalnya gue buru-buru banget ni" ~ Arma


" iya, gue tungguin" ~ Jui


" yaudah makasih ya Jui, lu emang sahabat gue yang paling baik" ~ Arma


" iya lebay lu" ~ Jui


" yaudah byeeee, assalamualaikum" ~ Arma


tut


" waalaikumsalam" jawab nya ketika telpon sudah berakhir


" yaudah deh sambil nungguin berkas gue cek beberapa dokumen dulu" Jui kembali mengerjakan pekerjaan nya sembari menunggu berkas yang akan di antar oleh suruhan Arma


sekitar 30 menit an, dia berkutat dengan dokumen ada yang mengetuk pintu ruangan nya


" masuk"


tak lama setelah itu pintu nya terbuka dan muncullah sosok suster sebut saja namanya sela


" maaf mengganggu waktu Bu dokter" ucap suster bernama sela

__ADS_1


" iya ada apa sel?" tanya Jui


" ini Bu dokter ada kirimin dari nona Arma untuk anda" sela maju beberapa langkah ke depan untuk menyerahkan berkas yang di titipkan oleh Arma


" ah iya sel, makasih ya" ucap nya


" kalau begitu saya permisi Bu" baru saja akan melangkah keluar dari ruangan sela kembali di panggil oleh Bu dokter Jui


" sela" sela pun membalikkan badannya menghadap ke arah Jui


" iya Bu?" tanya sela


" nanti jika ada yang mencari saya, kamu bilang jika saya sedang tidak ada di sini, karna saya sebentar lagi akan keluar ada keperluan" ucapnya


" baik Bu"


" kau boleh pergi" ucap Jui lembut


" baik Bu, permisi" lalu sela keluar dari ruangan Jui, dan Jui bersiap siap untuk ke perusahaan WillSIX grup untuk mengantarkan berkas


setelah siap-siap dia segera menuju ke parkiran di mana mobilnya berada, dan setelah masuk ke dalam mobil dia langsung mengemudi kan mobilnya dan melajukan nya dengan kecepatan sedang


setelah sekitar 30 menit lebih, akhirnya Jui sampai di perusahaan tersebut, dia keluar dari mobil dan melangkah masuk menuju lobby perusahaan, dia langsung ke bagian resepsionis untuk menanyakan ruangan CEO


" selamat siang nona, ada yang bisa saya bantu?" sapa resepsionis ketika Jui menghampiri meja resepsionis


" apa nona sudah ada janji dengan tuan Aril?" ~ resepsionis


" sebenarnya saya di kirim oleh CEO dari perusahaan adijayaVN untuk mengantarkan berkas kerja sama dengan perusahaan ini, dan nona Arma kusnia adijaya sudah menghubungi asisten dari tuan Aril" jawab Jui


" sebentar saya hubungi asisten tuan Aril sebentar" Jui mengangguk, hingga beberapa saat kemudian


" nona, anda bisa langsung naik ke lantai 30 di mana ruangan CEO berada, cari saja ruangan CEO nanti juga ada pekerja lainnya anda bisa menanyakan ruangan CEO bila anda tidak menemukan ruangan nya" ucap resepsionis ramah


" baiklah, terimakasih" jawab Jui dengan lembut dan tersenyum


lalu dia pun berjalan ke arah lift untuk menuju ke lantai 30 Dimana ruangan CEO berada, ketika sedang menunggu lift dia tidak sengaja mendengar suara aneh, karna penasaran dia pun mengikuti arah suara tersebut, Sampai pada ruangan yang sepi suara itu semakin terdengar


" ahhhhhh"


' suara apaan sih tuh?, ihh geli anjir, ah bikin penasaran aja' batin Jui


matanya membulat sempurna, ih bagaimana tidak sekarang matanya sudah tak suci lagi, karna apa?, dia melihat seorang wanita dan pria sedang bercumbu di atas meja, pakaian mereka berantakan dan pria itu sedang menciumi leher sampai pada dada wanita itu


' astagpirullah ya Allah, mata ku sudah tak suci lagiii' batin nya menangis


dia pun segera pergi dari tempat itu dia sudah tak tahan lagi dengan suara erotis itu ihh menggelikan


" ahhhh"

__ADS_1


" ihhhh geli tau gak si, tu orang gak tahu tempat ya, kira kira ke kalo mau begituan, sewa hotel Napa, gak harus di tempat umum ke gini, ahhh mata gue udah gak sucii" gerutunya yang sambil berjalan ke arah lift dan setelah masuk dia langsung menekan lantai 30


" ahhh gila banget si tu orang ya kali bercinta di tempat umum ke gini, dasar manusia gak ada akhlak, ihhh geliiii, mata gue udah gak suciiiii, gimana ni??, ah ko jadi kebayang sih, juiii stop udah jangan mikirin apa yang tadi sempat lu liat, udah lupain itu gak bermanfaat sama sekali huaaa" ucapnya kepada diri sendiri


Jui tidak tau jika dia salah menaiki lift, dia kini sedang menaiki lift yang khusus untuk CEO, dan ya di belakang nya tepat sekali berdiri 2 orang pria yang satu adalah CEO nya dan satu nya lagi adalah asisten nya, bisa kalian tebak bukan, yaps pria itu adalah Aril sang CEO di perusahaan tersebut


" ekhem" Aril berdehem untuk menyadarkan wanita yang kini sedang berdiri di depan nya


" ah berisik lu" sewot Ita tanpa menoleh ke arah belakang dan masih saja menggerutu tentang kejadian yang tadi sempat dia liat


" aaaakkkkhhh siall, kenapa otak gue gak bisa lupa sih sama tu kejadian tadi, ihhh gila ya tu cowok bercumbu di perusahaan orang lain, cewek nya lagi mau aja di ciumin Sama tu cowok murahan tau gak" gerutu nya kembali


" nona!!, apakah anda tau ini lift khusus untuk siapa?" suara dingin itu keluar begitu saja, Jui pun dengan terpaksa menoleh ke belakang


" hei kenapa kau berisik sekali?, ini lift umum bukan?, sudah jangan berisik saya sedang buru buru untuk bertemu dengan CEO di perusahaan ini" lalu Jui mengalihkan pandangan ke arah depan kembali


" apa kau tidak tau CEO di perusahaan ini Nona?" tanya pria itu lagi yang tak lain adalah Aril


" tak tau memang nya kenapa?" tanya Jui


" pria yang sedang berbicara dengan mu adalah CEO dari perusahaan ini nona" jawab Aril tegas


deg


.


.


.


.


.


.


.


.


assalamualaikum guyss kakak-kakak temen-temen


jangan lupa untuk vote, like, coment, rate 5 nya dan juga hadiah nya ya


biar author bisa makin semangat up nya


byeeee guysss


assalamualaikum....

__ADS_1


__ADS_2