Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 30


__ADS_3

Rumah Sakit Pelita Harapan 🌻


" Manda, bagaimana dengan jadwalku? apa masih banyak?" tanya seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter, wajahnya yang cantik, berperawakan sedang mungkin kira-kira tinggi badan nya sekitar 167 cm


" jadwal ibu hanya mengecek beberapa pasien saja" jawab seseorang yang bernama Manda


" setelah itu???"


" kosong Bu" jawab Manda


" baiklah kau boleh pergi" Manda hanya mengangguk lalu keluar dari ruangan dokter wanita itu


wanita itu kemudian keluar dari ruangannya dan mulai masuk ke kamar pasien satu persatu untuk mengecek keadaan sang pasien, setelah beberapa saat lamanya, akhirnya dia selesai mengecek keadaan pasien pasien nya


lalu dia kembali masuk ke ruangannya, dilihat nya jam yang berada di tangannya, pukul 14:50, wanita itu menyandarkan kepalanya pada kursi kerja nya dan memejamkan matanya, sesaat rasa pusing di kepalanya hilang, namun kembali datang kala pintu ruangan nya di ketuk


" masuk" ucapnya


setelah mengucapkan kata masuk, pintunya terbuka dan di lihatnya seorang suster yang bernama Manda


" maaf Bu dokter mengganggu waktunya" kata Manda


" hm ada apa?" tanya wanita itu datar


" ada tamu yang ingin bertemu dengan anda" jawab Manda


" siapa?" tanyanya


" nona muda adijaya" jawab Manda


" Arma?" dan Manda hanya mengangguk


" kalau begitu persilahkan untuk masuk, lain kali jika ada sahabat-sahabat ku langsung masuk saja, tidak perlu meminta izin dariku, mengerti?" ~ dokter wanita itu


" mengerti dok, kalau begitu saya permisi" ~ Manda


" hm" ~ dokter


tak lama kemudian pintunya kembali di buka, dan muncul lah sosok wanita yang cantik manis, memakai pakaian kantor, bisa di pastikan bahwa dia baru saja pulang dari kantor


.



( mungkin seperti ini ya model bajunya, tapi jas nya lebih kecil sedikit, dan kerudung nya di lilitkan di belakang, bisa ke bayang kan ya??)


oke skip..


.


" assalamualaikum" ucap Arma


" hm waalaikumsalam" jawab dokter itu


" ada apa? tumben banget lu Dateng ke sini" ucap dokter wanita itu


" yaelah kaya kali pertama aja gue kesini put" jawab Arma


ya, nama wanita itu adalah putri Kania azzahra dokter ahli bedah, hebat bukan??, hebat lah, hehehe, sahabat dari Aisyah, jika kalian udah lupa sama sahabat-sahabat Aisyah, bisa kalian liat dan baca lagi di eps ( recap visual ) ya, di eps itu ada visual dan karakter sahabat sahabat Aisyah


.

__ADS_1


" bukan gitu Ar tapi kan biasanya lu ke sini sorean atau gak malem tapi ini masih siang" ucap putri sembari berjalan ke arah sofa yang di mana Arma duduk


" siang mata lu, ini udah jam 3 bentar lagi juga ashar" jawab Arma


" iya deh, mau ngapain lu ke sini ada apa?, ada masalah apa?" tanya putri seolah-olah dia tau jika Arma datang padanya pasti ada masalah


" otak gue bener bener ngebleng bener bener ngelek, mumet tau gak si jadi CEO di perusahaan bokap" keluhnya pada sang sahabat sembari menyandarkan kepalanya pada punggung sofa


" gue juga sama Ar, cape pengen banget refreshing" jawab putri


" sama put, pengen banget keluar dari jabatan itu dan jadi orang biasa, tapi gue gak bisa" keluh Arma sekali lagi, ya Arma memang sering mendatangi rumah sakit dimana putri bekerja, dan dia sering sekali curhat dan mengeluh kepada sahabatnya itu


" sabar aja Ar, pasti semua ini ada hikmahnya" ~ putri


" iya gue tau, cuman ada aja yang bikin gue bener bener cape sama keadaan" kata Arma menghembuskan nafasnya kasar


" ikuti alurnya, nikmati prosesnya, Allah tau mana yang terbaik untuk kita di masa depan" ucap putri tegas


prok prok prok


" anjayyyy, hebat bener kata-kata lu put, salut gue, hahaha" ucap Arma


" ya kali kali lah, hehehe" jawabnya


" eh semalem gue ketemu cowok ganteng sumpah ganteng bangettttt, pake banget banget banget" ucap Arma


" dih alay lu Ar, gue mah tiap hari ketemu sama cogan" jawab putri


" apa? cogan?" tanya Arma


" dihh kuno banget sih lu, cogan itu cowok ganteng" jawab putri


" dihh apaan sih lu put, ya namanya juga gue kan tau nya berkas berkas dokumen dokumen yang setumpuk gunung" ucap Arma


" pas semalem kan gue pulang tuh ya sekitar jam setengah sembilan gitu, terus mobil gue mogok, ya untung aja ada si cogan itu" jawab Arma


" lu nanyain namanya?" Arma mengangguk


" siapa?" tanya putri semakin kepo


" Zean" jawab Arma


" tunggu-tunggu, lu bilang apa tadi? Zean?" Arma mengangguk


" astagpirullah, lu ketemu sama Zean Williams Alfabert?" Arma mengerutkan keningnya, Zean Williams Alfabert? siapa? dia tidak tahu tentang nama itu


" maksud lu?" tanya Arma yang masih tidak paham dengan apa yang di bicarakan oleh putri


" lu gak tau?" Arma menggelengkan kepalanya


" astaga, kerjaan lu apa aja sih Ar" ~ putri


" ya gue kan tiap hari nandatangani berkas sama dokumen doang, jadi gue gak tau Zean Williams Alfabert itu" jawab Arma


" tunggu ni gue kasih liat foto nya" lalu putri beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah meja kerjanya lalu mengambil ponsel nya setelah itu dia kembali duduk di samping Arma


" nii" ucap putri menyodorkan ponselnya yang ada gambar seorang Zean Williams Alfabert


.


__ADS_1


.


setelah melihat foto yang di tunjukkan oleh putri, mata Arma langsung membulat sempurna


" eh iya ini orang yang semalem nolongin gue" pekik Arma


" ah berisik, biasa aja kali" sewot putri


" emangnya Zean Williams Alfabert itu siapa si?" tanya Arma


" Zean Williams Alfabert adalah tuan muda dari keluarga Alfabert yang berasal dari kota B dan perusahaan ayahnya sudah termasuk ke perusahaan terbesar setelah perusahaan suami nya Aisyah" jelas putri


" maksud lu, perusahaan yang ke-6 di Asia?" putri hanya mengangguk


" astagaaaaaaaaaa"


" ihhh berisik ege" pekik putri sembari menutupi telinga nya


" sumpah Lu? lu gak boong kan put?"


" gak Ar, suer deh " seraya mengacungkan jari nya membentuk ✌️


" sumpah put, setelah gue ketemu sama dia gue jadi kepikiran terus sama si Zean itu" ucap Arma dengan nada lesu


" kenapa emang nya kalo lu kepikiran terus sama dia?" tanya putri penasaran karna melihat perubahan di wajah sahabatnya itu


" gue cuman takut jatuh cinta aja" jawabnya


" buahahahaha, apa lu bilang? jatuh cinta?, buahahahaha sejak kapan lu tau jatuh cinta Ar? pernah pacaran juga kagak, hahahaha" tawa putri seketika lepas


" diihhh lu ya bukannya hibur gue ke, malah bikin gue tambah badmood, dasar lu sahabat gak punya otak" sungut Arma


" iye iye ah lu mah baperan" kata putri


" Bodo" jawab Arma


" kalo menurut gue ya, gak ada salahnya juga sih kalo lu beneran jatuh cinta sama dia" Arma hanya menghela nafas nya kasar


" emang gak ada salahnya kalo gue jatuh cinta sama dia, cuman pangkat dan derajat gue sama dia jauh beda bagaikan langit dan bumi" jawab Arma kembali murung


.


.


.


.


.


.


.


assalamualaikum guyss kakak-kakak temen-temen


jangan lupa untuk vote, like, coment, rate 5 nya dan juga hadiah nya ya


biar author bisa makin semangat up nya


byeeee guysss

__ADS_1


assalamualaikum....


__ADS_2