
pukul 04:30
.
suara alarm dari ponsel Aisyah membuatnya bangun dari tidurnya, diapun mematikan alarm dari ponsel nya dan menyandarkan punggungnya pada punggung ranjang nya
.
sesaat dia pun diam dan melamun untuk mengumpulkan nyawanya yang masih belum sadar 100% , setelah cukup sadar diapun menyibakkan selimut nya
.
wanita itu turun dari ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah beberapa menit an dipun keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju ke kemari dan langsung memakai pakaian
.
setelah memakai baju dipun beralih memakai mukena karna tadi setelah mandi dia sudah terlebih dahulu berwudhu dan sekarang tinggal menjalankan tugas nya sebagai seorang muslim
.
setelah memakai mukena nya dia mendaratkan sejadah nya di atas lantai yang sudah di pakai kan karpet berbulu dan dia sholat di atas sejadah yang beralas karpet berbulu
.
setelah dirasa sudah siap diapun memulai shalatnya dengan khusyu, setelah beberapa menit kemudian dia sudah selesai shalat Dan melihat jam yang ternyata sudah menunjukkan pukul 05:15
.
diapun berinisiatif untuk turun ke bawah dan membantu bunda nya memasak, karna kemarin dia sama sekali tidak keluar dari kamar dan sekarang dirinya sudah jauh lebih baik, entah apa yang membuatnya begitu bersemangat
.
setelah turun dia melihat bundanya sedang memasak ya memang meskipun di rumahnya ada beberapa pelayan tetapi bagian yang memasak hanya bundanya saja dan itu semua kemauan bunda nya
.
" bunda masak apa hari ini?" tanyanya ketika sudah sampai di dapur
.
" loh Syah udah mendingan badannya?" bukannya menjawab tetapi bundanya itu malah balik bertanya
.
" udah bunda aku kan gak sakit bund cmn gak enak badan aja dan pengen istirahat aja" jawabnya
.
" sama aja" cetus sang bunda
.
" iya deh"
.
" bunda nikahnya di rumah ini kan?" pertanyaan Aisyah membuat sang bunda mengerutkan keningnya pasalnya Aisyah tidak pernah membahas tentang pernikahannya sendiri
.
" tumben kamu bahas pernikahan kamu" tanya bunda menyelidik
.
" ya pengen tau aja bunda"
.
" nikahnya kan di gedung pernikahan yang udah calon mertua kamu sewa, bukannya udah bunda kasih tau ya?" sedangkan putrinya itu hanya menganggukkan kepalanya
.
" hehehe isyah lupa bunda" jawabnya sambil terkekeh sedangkan bundanya hanya menggelengkan kepalanya
.
setelah pembicaraan itu mereka melanjutkan masakannya
.
pukul 06:05 ...
kedua orang itu yakni ibu dan anak baru saja menyelesaikan masakannya, dan kini mereka sedang menyiapkan makanannya di meja makan
.
bunda nya kembali ke dalam kamar untuk membangunkan ayah dan menyiapkan segala keperluan ayah sebelum berangkat bekerja
.
" apa Apip sudah bangun?, haih kenapa aku jadi penasaran gini sih sama tu orang, mending telpon aja kali ya?, eh tapi gimana kalo gak di angkat ya?, haih udah ah coba dulu" gumamnya sendiri
.
lalu Aisyah berjalan ke tangga untuk ke kamarnya, dan sesampainya di kamar diapun mencari ponsel nya untuk menghubungi sang calon suami
.
setelah 3 kali panggilan tak terjawab, dan panggilan ke 4 berhasil terjawab, dan entah mengapa dirinya sangat senang ketika mendengar suara calon suami nya
.
percakapan dalam telpon.....
.
{ *hallo } ~ Apip
.
{ assalamualaikum } ~ Aisyah
.
{ waalaikumsalam Syah } ~ Apip
.
{ kenapa? } ~ Apip
.
{ tidak apa-apa, hanya ingin mendengar suara mu saja } ~ Aisyah*
.
__ADS_1
ucapan Aisyah membuat Apip tersenyum, jika orang² tau seorang Apip Aldera Ersatama senyum² sendiri pasti orang bakal berpikir, apa kiamat akan datang?, hah bagaimana tidak?, Apip yang di kenal sebagai Ice man itu senyum² sendiri hanya karna seorang wanita?, ternyata benar ya cinta bisa merubah seseorang yang pelit senyum bisa menjadi murah tersenyum hehehe
.
{ *sudah makan? } ~ Apip
.
{ belum } ~ Aisyah
.
{ apa ayah sudah bangun? } ~ Apip
.
{ sudah mungkin lagi siap² berangkat ke kantor } ~ Aisyah
.
{ apa kau sudah sarapan? } ~ Aisyah
.
{ belum } ~ Apip
.
{ tadi subuh bangun? } ~ Aisyah
.
{ hm } ~ Apip
.
{ aku ingin menanyakan sesuatu padamu } ~ Aisyah
.
{ apa? } ~ Apip
.
{ apa kau mencintaiku? } ~ Aisyah*
.
sedangkan di sisi lain Apip tersenyum mendengar pertanyaan dari calon istrinya itu
.
{ *jika iya, kenapa? } ~ Apip
.
{ aku tidak suka di bohongi } ~ Aisyah
.
{ aku mulai mencintaimu Aisyah Hanifa Ersatama } ~ Apip
.
{ kenapa Ersatama? } ~ Aisyah
.
.
{ belum } ~ Aisyah
.
{ hehehe iya } ~ Apip
.
{ aku ingin bertemu dengan istrinya fikri } ~ Aisyah
.
{ nanti di hari pernikahan kita } ~ Apip*
.
setelah mendengar kata 'pernikahan kita' dari Mulut Apip wanita itu tersenyum, jika saja telponnya sudah berakhir dapat di pastikan bahwa Aisyah akan loncat loncat tak jelas mungkin sangking senangnya kali ya??
.
{ *ekhem kita?? } ~ Aisyah
.
{ hm } ~ Apip
.
{ apa kita akan melakukan 'itu' , di malam pertama kita? } ~ Aisyah*
.
sebenarnya wanita itu masih ragu untuk menanyakan tentang ' itu ' tapi dia juga butuh persiapan jikalau Apip memintanya toh dia istrinya dan Apip adalah suaminya, tidak ada yang salah bukan?, malahan hal seperti itu di wajibkan untuk pasangan suami istri
.
{ *aku tidak akan memaksa mu jika kau belum siap untuk ' melakukannya ' dengan ku } ~ Apip
.
{ apa kau mau? } ~ Aisyah
.
{ aku akan siap jika kau ' memintanya ' kapanpun termasuk malam pertama kita, karna bunda pernah bilang bahwasanya seorang istri harus melayani suaminya dan itu adalah suatu kewajiban } ~ Aisyah
.
{ hm } ~ Apip
.
{ yasudah lah, aku hari ini akan ke butik untuk mengambil baju pengantinku } ~ Aisyah
.
__ADS_1
{ jangan ke butik dulu kau baru saj---} ~ Apip
.
{ aku tidak sakit, sekarang aku baik² saja, dan aku tidak akan bekerja hanya mengambil baju pengantinku } ~ Aisyah
.
{ kenapa tidak menyuruh indah saja untuk mengantarkan nya ke rumah mu } ~ Apip
.
{ heyy aku kemarin sudah tidak ke butik, dan sekarang kau melarangku untuk ke butik?, hahh yang benar saja } ~ Aisyah
.
{ terserah kau saja lah } ~ cetus Apip
.
{ hei jangan marah } ~ Aisyah
.
tapi tidak ada jawaban dari Apip, dan itu membuat Aisyah merasa frustasi ' hah jika tidak sayang sudah ku tinggalkan kau, bagaimana ini, haih nyusahin aja ni orang'
.
setelah cukup lama keduanya terdiam Aisyah membuka suara
{ baiklah apa yang kau mau? } ~ Aisyah
.
{ apa kau bisa memasak? } ~ Apip
.
Aisyah mengerutkan keningnya kala mendengar pertanyaan Apip
{ kenapa memangnya? } ~ Aisyah
.
{ aku akan mengizinkan mu untuk ke butik sebentar tapi setelah itu bawakan aku makan siang, karna aku ingin makan siang bersamamu } ~ Apip
.
{ ke kantormu? } ~ Aisyah
.
{ hm } ~ Apip
.
{ baiklah } ~ Aisyah
.
{ yasudah aku tutup telponnya jangan lupa untuk sarapan, semangat untuk hari ini } ~ Aisyah
.
{ hm } ~ Apip
.
setelah panggilan berakhir Aisyah melihat ke arah jam yang sudah menunjukkan pukul 06:50
" apa??, hampir jam 7? ,aisss bahkan aku telponan dengan nya hampir 1 jam?, tapi waktunya serasa begitu singkat, hah" gumamnya sambil menghembuskan nafas nya
.
wanita itu pun turun untuk sarapan bersama sang ayah dan bunda tapi perkiraan nya salah dirinya tadi yang memperkirakan akan makan bersama dengan ayah bunda dan sang adik kini salah, bagaimana tidak?, bahkan di meja makan hanya ada bundanya saja dan itu berarti ayah beserta sang adik sudah berangkat
.
" bunda apa ayah sudah berangkat bekerja?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
assalamualaikum guysss
gimana gimana?, udah seru? pasti belum ya??
hehehe canda kok guys
oh ya kalian jangan lupa untuk terus ikutin
karya pertama ku ya dan simak terus ceritanya
jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian
dengan caraa:
like
comment
dan vote nya ya
biar aku bisa makin semangat up nya...
bye guys sampe ketemu di eps selanjutnya ya
dah dadah...
__ADS_1
bye bye guyyss
assalamualaikum.....