Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 106


__ADS_3

Indonesia...


hari ini adalah hari pekan waktu nya semua orang istirahat di rumah atau menghabiskan waktu bersama dengan keluarga dan orang orang terdekat


sama hal nya dengan keluarga cemara Aisyah dan juga Apip, keluarga inti itu pergi berlibur ke taman bermain anak anak, Aisyah dan Apip ingin menghabiskan waktu bersama dengan putri kecil mereka


kini kedua nya tengah berada di dalam mobil dengan Apip yang mengemudi kan mobilnya dan Aisyah duduk di kursi pengemudi dan dengan Maira yang duduk di pangkuan sang mommy tersayang


" mommy? apa benar kita akan liburan?" tanya Maira girang


" iya sayang, papi mengajak kita berlibur, bukankah Maira juga ingin ke taman bermain?" jawab Aisyah sekaligus bertanya pada putri kecil nya


" Yeay!! asikk" teriak Maira kegirangan


" Maira jangan berteriak kita sedang di jalan, nanti takut ada yang dengar" ucap Apip menasehati


" loh papi memang nya kenapa? Maira kan cuman bicarla itu doang" jawab Maira

__ADS_1


" Apip" panggil Aisyah dingin, sedetik kemudian barulah Apip mengalah dengan anak nya


" sayang jika papi mengajari hal yang tidak baik jangan pernah kamu contoh ya!" ucap Aisyah sedikit bercanda, dan benar saja suami nya itu langsung saja terpancing


" sayang, papi tidak pernah mengajari mu hal yang tidak baik bukan?" tanya Apip pada putri kecil nya


" no papi! papi pernah mengajari Maira bohong pada omah dulu" jawab sang putri


seketika jawaban Maira membuat Aisyah langsung menatap tajam sang suami, Apip yang ditatap pun hanya mampu menelan Saliva nya dengan susah


" sudahlah" putus Aisyah


kenapa kau begitu bodoh Apip! ~ batin Apip


Apip fokus mengemudi kan mobilnya sedangkan Aisyah dan juga Maira hanya menatap ke luar jendela mobil sesekali ibu dan anak itu bercanda dengan riang


hati Apip terasa amat bahagia melihat istri yang yang kembali pada kehidupan nya dan juga melihat sang putri yang sudah memiliki keluarga yang lengkap

__ADS_1


lengkap sudah kebahagiaan putri kecil nya, yang selama ini Apip inginkan hanyalah kebahagiaan putri nya saat Aisyah tidak ada, dia tahu Maira juga cukup bahagia tanpa ada sosok seorang ibu yang mendampingi nya tumbuh


tapi tetap saja rasanya tidak lengkap jika tidak ada sosok ibu dalam kehidupan Maira, dia tahu jika Maira juga menginginkan sosok seorang ibu walaupun putri nya itu tidak pernah membicarakan tentang sosok seorang ibu padanya


dan kebahagiaan putri nya hanya ada pada diri Aisyah ibu kandung dari putri nya itu, wanita yang melahirkan putri pertama untuk nya


dia juga merasa sangat amat bersyukur karena Allah masih memberikan kesempatan padanya untuk tetap hidup dengan orang yang sangat dia cintai


kehadiran Maira diantara mereka menambah kebahagiaan pasangan suami istri ini, selama masa kehamilan pun Aisyah dan Apip sangat amat menyayangi Maira


bahkan Apip menuruti semua keinginan sang istri yang tengah mengandung anak pertama mereka, Apip saat ini merasakan kebahagiaan yang lengkap


ada istri tercinta yang ada di samping nya, istri yang selalu membuat dia bersemangat, istri yang selalu mewarnai kehidupan nya, istri yang sangat amat mencintai dirinya dan juga mempercayai dirinya


dan ada anak pertama mereka, putri pertama mereka, Maira Hanifa Ersatama. kehadiran Maira dalam kehidupan Aisyah dan juga Apip semakin menambah kebahagiaan pasangan suami istri ini


mereka sangat amat menyayangi buah hati mereka, putri mereka, putri kecil mereka, gadis kecil mereka, anak mereka. Apip untuk saat ini tidak ingin meminta apapun pada sang tuhan, yang hanya dia inginkan adalah keluarga nya ingin tetap utuh selama lamanya atau abadi selamanya

__ADS_1


__ADS_2