
{ hallo } ~ sapa Aisyah ketika telpon sudah tersambung
.
{ apa aku mengganggu tidurmu? } ~ terdengar suara pria di sebrang sana, yang mana membuat Aisyah membelalakkan matanya
.
{ k-kau } ~ Aisyah sedikit terkejut karna mengetahui orang yang menelpon nya
.
{ hm } ~ jawab seorang pria di seberang sana
.
{ ada apa anda menelpon saya tuan Apip? } ~ Aisyah
.
( ya pria itu adalah Apip, dia sebenarnya masih ragu untuk menghubungi Aisyah tapi dia juga penasaran tentangnya)
.
{ aku hanya ingin bertanya padamu } ~ ucap Apip dingin
.
{ apa? } ~ Aisyah
.
{ apa kau ingin membatalkan perjodohan ini?, jika iya batalkan saja, karna aku tidak mau berumahtangga dengan keterpaksaan yang mana bisa membuat kita saling menderita satu sama lain } ~ ucap nya tegas
.
Aisyah mengerutkan keningnya ketika mendengar ucapan Apip ' apa yang dia maksud?' batinnya
.
{ apa kau juga berniat membatalkan perjodohan ini? } ~ tanya Aisyah
.
{ t-tidak } ~ jawabnya sedikit terbata-bata
.
{ alasannya? } tanyanya lagi
.
{ karna aku tak ingin membuat orangtuaku kecewa } ~ jawab nya
.
ohh sungguh jika orang² tau kalau seorang Apip Aldera Ersatama yang di kenal dengan julukan ice man itu, pasti semua orang akan tertawa
.
karna baru kali ini Apip terlihat tunduk di hadapan seorang wanita?, bukan wanita tetapi gadis yang akan menjadi istrinya nanti
.
berbeda halnya dengan Aisyah, dia malah tersenyum mendengar jawaban dari seorang pria seperti Apip yang begitu sangat menyayangi orangtuanya
.
{ maka jawabanku juga sama seperti mu, tidak dan tidak akan pernah membatalkan perjodohan ini, jika kau bertanya kenapa?, maka aku akan menjawab sama dengan alasan mu } ~ ucap Aisyah lembut dan tulus
.
sedangkan di sisi lain seorang pria sedang tersenyum ketika mendengar jawaban dari calon istrinya itu, ya pria itu adalah Apip
.
dirinya di buat kagum akan sifat kedewasaan Aisyah, walaupun umurnya terpaut cukup tua dari Aisyah tapi pemikirannya tidak akan sedewasa ini untuk mengambil keputusan
.
{ apa aku boleh bertanya sesuatu pada mu? } ucap Aisyah lagi
.
{ hm } ~ Apip
.
__ADS_1
{ apa kau benar CEO dari perusahaan ERST CORP?} ~ tanya Aisyah penasaran
.
{ hm } ~ Apip
.
{ oh begitu ya, oh ya satu hal lagi } ~ sambil menarik nafas nya dalam dalam
.
{ hm } ~ jawab Apip dingin
.
{ bolehkah aku berharap pada pernikahan kita? } ~ tanyanya, Aisyah tampak ragu untuk mengatakannya tetapi dia tetap ingin mengatakannya
.
di sebrang sana Apip tersenyum tipis nyari tak terlihat, ada perasaan bahagia di hatinya tatkala Aisyah mengatakan itu
.
{ hm } ~ di balik jawaban nya yang dingin, di dalam hati Apip bersorak riang, jika saja telpon nya sudah tertutup dapat di pastikan Apip bakal loncat loncat tak jelas, layaknya anak anak yang akan pergi ke taman bermain
.
{ aisss, apa kau tidak ada kata selain hm apa? } ~ Aisyah sedikit kesal karna Apip begitu singkat menjawabnya
.
{ tidak } ~ jawabnya singkat
.
{ aisss, yasudah lah jika sudah tidak ada lagi yang mau kau bicarakan, aku tutup telponnya } ~ ucap Aisyah yang akan menutup telponnya tetapi terhenti akan ucapan Apip sang calon suami
.
{ belajarlah untuk mencintaiku, jujur saja kau wanita pertama yang dekat dengan ku, dan belajarlah untuk menjadi istri yang baik, meskipun dirimu sendiri sudah cukup baik, aku juga akan belajar menjadi suami yang baik untukmu } ~ ucap Apip dengan lantang
.
***Tut Tut
panggilan berakhir***...
' ada apa dengan jantungku?, mengapa berdetak tak karuan seperti ini??, tidak mungkin aku menyukainya hanya karna kata² manisnya?, tidak tidak tidak Aisyah, kau jangan mudah untuk terbawa suasana' batinnya sambil menyentuh dadanya yang berdegup
.
setelah itu diapun meletakkan ponselnya di atas nakas dan berbaring untuk melanjutkan tidurnya yang Tertunda akibat ice man sang calon suami
.
sedangkan di sisi lain....
Apip menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan nafasnya secara perlahan, dia pun menyentuh dadanya yang berdegup kencang akibat obrolan nya dengan sang calon istri tadi
.
" hah Aisyah kau membuatku gila, mengapa pikiranku selalu tertuju padamu?, senyummu yang membuat hati ku bergetar, dirimu yang mampu menerobos benteng yang sudah aku bangun tinggi tinggi, kau mampu membuat diriku benar benar gila akan semua tentang mu" gumamnya sambil mengacak acak rambutnya frustasi
.
setelah itu dia merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan mulai memejamkan matanya sesaat dia pun terlelap dalam tidurnya, yang mungkin sudah membawanya ke alam mimpi
.
.
***pukul 04:30
kring kring kring***
suara alarm membuat sepasang mata terbuka dengan perlahan tapi pasti, Aisyah mengerjapkan matanya tat kala mendengar alarmnya berbunyi, lantas dipun menyibakkan selimut nya dan langsung masuk ke kamar mandi
.
selepas masuk kedalam kamar mandi, diapun mulai membuka satu persatu baju nya, setelah semuanya terlepas diapun berjalan ke arah air shower dan mandi di guyuran shower
.
dingin... itu yang pertama ia ucapkan selepas bangun tidur, ya Aisyah memang sudah biasa bangun pagi-pagi, itu karna bundanya selalu menasehatinya akan hal itu
.
__ADS_1
bundanya sering menasehatinya agar dia selalu bangun lebih awal, karna nanti dia juga akan menjadi seorang istri dan kewajiban seorang istri itu bangun lebih awal untuk menyiapkan segala keperluan suaminya sebelum berangkat bekerja
.
20 menitan dia pun keluar dari kamar mandi, lalu menuju ke arah lemari dan mengambil baju yang akan dia gunakan, setelah selesai memakai bajunya diapun segera memakai mukena nya dan setelah itu dia mulai menunaikan ibadah shalat subuh
.
selepas shalat dia membantu bundanya dan bi amih memasak, meskipun mereka mempunyai beberapa pelayan tapi bundanya dan Aisyah tidak pernah absen dalam memasak
.
pukul 06:30..
setelah sarapan bersama dengan ayah bunda beserta adiknya, Aisyah kembali ke kamar untuk bersiap berangkat ke butik
.
setelah bersiap dipun turun dan memanggil sang adik karna dia akan mengantar adiknya sekolah dulu dan setelah itu barulah dia berangkat ke butik
.
pukul 07:20...
sesampainya di butik wanita tersebut keluar dari mobilnya dan masuk ke dalam butik, sebelum ke ruangannya dia menemui indah terlebih dahulu untuk menanyakan tentang bahan untuk membuat jas
.
" indah apa kamu sudah menemukan bahan yang bagus untuk membuat jas pengantin nya?" tanya Aisyah pada indah ketika sudah berada tepat di dekat indah
.
" sudah Bu, saya sudah menyimpannya di ruangan ibu" jawabnya
.
" ah begitu ya, yasudah terimakasih karna terlah membantu mencarikan bahannya" ucapnya lembut
.
" sama² Bu, jika ibu butuh bantuan bilang saja, insyaallah saya akan siap membatu ibu sebisa saya" jawabnya dengan tersenyum tipis pada sang bos
.
" hahaha, yasudah lah kalau begitu aku duluan ya" ucapnya dan hanya di angguki oleh indah
.
setelah berbicara pada indah dia pun langsung meninggalkan indah dan berjalan menuju ke ruangannya
.
sesampainya di ruangan dia pun memulai pekerjaan nya, dan terlihat dia sangat fokus ketika sudah berurusan dengan mesin jahit
.
.
.
.
.
.
.
assalamualaikum guyss,,,,
jangan lupa untuk selalu dukung aku dan semangatin aku dengan cara
like
comment
dan juga vote nya ya
karna hanya dukungan dari kalian saja yang bisa membuatku semangat untuk up nya
yaudah sampe ketemu di eps selanjutnya ya guyss
dan simak terus ceritanya
bye byeeee
dah guyss
__ADS_1
bye bye
assalamualaikum....