
Esok harinya....
" mommy" teriak Maira dari lantai atas, Aisyah sedang berada di bawah dan sedang menyiapkan sarapan untuk anak dan juga suami nya
" kenapa sayang?" tanya Aisyah
" mommy" tangis Maira yang langsung memeluk Aisyah ketika sudah berada di lantai bawah
" loh kenapa nangis hm?" tanya Aisyah membalas pelukan dari gadis kecil nya
" huaaa hiks hiks hiks! Maira pikir mommy batalan ningtalin Maira pelgi" jawab Maira di sela sela tangisnya
" uch uch uch, anak mommy gak boleh cengeng" Aisyah berjongkok mensejajarkan tinggi nya dengan anak nya
" mommy gak bakalan ninggalin Maira kalo bukan karena Allah" ucap Aisyah, hari ini dan seterusnya dia akan memakai jilbab dan saat ini dia memakai baju gamis berwarna hitam dan juga dengan kerudung pasmina berwana coksu
.
" karena Allah?" tanya Maira yang sedikit belum paham
" mommy gak akan ninggalin Maira sama papi kalo Allah beluk manggil mommy, paham?" jawab Aisyah
" oh gitu?" Aisyah mengangguk dan tersenyum pada anak nya itu
__ADS_1
" Maira udah mandi?" tanya Aisyah
" belum, Maira tadi baru bangun tidur" jawab Maira imut
" ya udah Maira kumur kumur dulu, habis itu langsung makan, kita sarapan bareng ya, mommy panggilan papi dulu untuk sarapan" ucap Aisyah, Maira hanya mematuhi ucapan sang mommy
Aisyah pun pergi ke lantai atas dan menuju ke kamar mereka untuk membangunkan Apip yang mungkin belum bangun, ini sudah jam 8 dan suami nya itu belum bangun
sehabis sholat subuh berjamaah dan ngaji bersama, Apip Aisyah dan juga Maira tidur kembali dan bangunlah pada jam 8 pagi ini, sebenarnya Aisyah sudah bangun dari jam 7 lewat tapi dia lebih memilih untuk memasak terlebih dahulu dan tidak membangunkan anak beserta suami nya itu
" sayang, bangun!!" ucap Aisyah sembari menggoyang goyangkan lengan Apip agar pria itu bangun
" Apip, bangun" ulang Aisyah
" sarapan dulu yu, habis itu baru mandi, kasian Maira udah nungguin di meja makan tuh!" ucap Aisyah
" cium dulu" pinta Apip pada sang istri dengan suara orang khas bangun tidur
" dih" tolak Aisyah
" cepetan baby" paksa Apip,, Aisyah hanya menghela nafasnya lalu mencium pipi sang suami
cup
" udah" ucap Aisyah setelah mencium suami nya
__ADS_1
" ulang lagi" ucap Apip
" gak mau, udah ayu kasian Maira nungguin" tolak Aisyah
" tadi kamu salah nyium nya, bukan di sini tapi di sini" ucap Apip menunjuk ke arah bibir nya
" sama aja" tolak Aisyah
" beda"
' jika seperti ini kapan selesainya?' ~ Aisyah
cup!
Aisyah pun menuruti kemauan sang suami dan mencium bibir sang suami, tapi saat hendak melepas nya Apip malah menarik tengkuk Aisyah dan semakin memperdalam ciuman mereka
bahkan Apip menggigit bibir Aisyah agar mau membuka bibirnya dan Aisyah yang digigit bibirnya hanya meringis dan kesempatan itu Apip pergunakan dengan sebaik baik nya
Aisyah memukul dada bidang suami nya itu ketika nafas nya sudah terkuras habis hanya sekedar berciuman dengan suami nya
" hah turun sekarang jika tidak aku akan menstop jatah mu selama 2 bulan penuh" ucap Aisyah sangar
Aisyah langsung meninggalkan Apip yang sedang menahan tawanya, Apip tahu sebenarnya Aisyah juga menginginkan dirinya tapi dia harus lebih bisa lagi untuk menggoda istri nya itu
" kau diam diam menginginkan nya juga ya istri ku, wait for me my wife" gumam apip
__ADS_1