
selesai mandi Apip keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai kolor dan baju kaos putih, matanya tak sengaja melihat ke arah tong sampah dekat pintu kamar mandi, dia menyipitkan matanya mencoba melihat dengan jelas benda berwarna putih yang ukurannya mungkin sebesar spidol
diapun mengambilnya tanpa rasa jijik, padahal Apip juga termasuk orang yang memerhatikan kebersihan di sekitarnya, namun entah kenapa dia sangat ingin mengambil benda itu
setelah mengambilnya dia membulak balikkan benda yang sudah ada di tangannya, dia seperti pernah melihat benda itu namun hanya sekilas tapi dia mencoba mencari di google dengan kata dua garis karna di benda itu terdapat 2 garis meskipun yang satu nya tidak terlalu terlihat dan hanya samar samar
setelah mendapatkan informasi dari google, matanya membulat sempurna, kaki nya seakan lemas untuk berjalan, dia kembali melihat ke arah benda yang di pegang nya dan tanpa terasa air mata turun membasahi pipinya
" j-jadi ini alat tes kehamilan?, a--pa ini milik Aisyah?, jika iya kenapa dia membuang nya?, sebaiknya aku harus bicara dengan Aisyah" dia tersenyum tipis lalu dengan segera dia berlari menuju lantai bawah dengan menggunakan tangga
dari arah dapur Aisyah melihat Apip yang berlari di tangga dan matanya mengeluarkan air mata wajahnya memancarkan kebahagiaan ' ada apa dengan mu mas? kenapa kau terlihat begitu bahagia?' batin Aisyah
tanpa Aisyah tebak, tiba tiba saja Apip langsung berhamburan memeluk Aisyah ketika pria itu sudah dekat dengan Aisyah, Apip terus memeluk Aisyah dengan erat dan memberikannya ciuman bertubi-tubi di wajah Aisyah yang mana membuat Aisyah semakin bingung dengan sikap Apip
" sayang kenapa kau menangis?" tanya aisyah ketika Apip sudah berhenti memeluk nya
lalu Apip memperlihatkan alat tes kehamilan yang dia temukan di kamar mandi seraya berkata " sayang apa ini test pack punya kamu?" tanya Apip awalnya Aisyah menunduk lalu dia mengangguk
setelah Aisyah mengangguk Apip langsung kembali memeluk Aisyah dan membuahinya ciuman bertubi-tubi " sayang terimakasih sudah mau mengandung anak ku" cup! ucapan Apip membuat Aisyah bingung
" mas? coba kau ulangi perkataan mu!" ucap Aisyah
" kau hamil sayang kau hamil, kau sedang mengandung anak kita, buah hati kita" Apip kembali memeluk Aisyah setelah menjawab ucapan Aisyah
" a--pa? a-ku hamil?" Apip hanya mengangguk
" t-tapi mas di situ hanya ada satu garis saja dan itu artinya aku tidak h-hamil" lirih aisyah lalu dia kembali menangis
" hei lihat baik baik test pack ini" lalu Apip pun menyodorkan test pack tersebut ke arah Aisyah dan Aisyah memperhatikan nya dengan seksama, setelah beberapa saat, matanya berbinar dan dia langsung memeluk sang suami dan meneteskan air matanya
pasutri itu terharu dan mereka menangis bersama namun menangis kebahagiaan, Apip sangat sangat bahagia begitupun dengan Aisyah
" terimakasih ya Allah engkau telah mengabulkan doa hamba, terimakasih engkau telah menitipkan amanah kepada hamba dan suami hamba, isha allah hamba akan menjaga amanah dari mu ya-Rabb, terimakasih" batin Aisyah
" terimakasih ya Allah telah menitipkan amanah kepada hamba dan istri hamba, lindungilah istri hamba dan anak yang sedang di kandung istri hamba ya Allah, terimakasih". batin Apip
__ADS_1
" sayang besok kita periksa ke dokter ya" ucap Apip, mereka kini sedang duduk di ruang tamu dengan Aisyah yang tidur di atas paha Apip dan mereka kini saling bertatap sesekali mereka tersenyum bersama dan terkekeh
( contoh posisi nya seperti ini ya )
skip....
.
" hm iya" jawab Aisyah tersenyum
" mas" ~ Aisyah
" iya" ~ Apip
" apa kamu bahagia?" tanya aisyah, Apip tersenyum lalu menjawab
" suami mana yang tidak bahagia sang istri yang tengah hamil? hm?" cup! Apip mencium kening sang istri Aisyah tersenyum mendapat perlakuan manis dari sang suami
" sayang aku ingin tidur" mata Apip langsung berbinar seketika kala mendengar Aisyah berbicara 'aku ingin tidur' dia tersenyum-senyum sendiri, yang mana membuat aisyah mengerutkan keningnya
" awww sayang kenapa kau menamparku?" ringis Apip sembari memegang pipi nya yang di Tampar oleh Aisyah
" lagian kamu senyum-senyum sendiri" ucap Aisyah
tanpa aba-aba Apip langsung menggendong Aisyah ala bridal style, dan sontak membuat Aisyah terkejut detik berikutnya dia langsung melingkar kan tangannya ke leher Apip agar tidak jatuh, padahal Apip tidak akan menjatuhkan istrinya itu
Apip menaiki satu anak tangga ke anak tangga lainnya, dan selama itu Aisyah terus mencium pipi Apip untuk memberikan tenaga atau energi, satu naik, cup! naik, cup!, naik, cup! dan seterusnya sampai anak tangga habis
dan ketika sudah sampai di depan pintu kamar Apip menyuruh Aisyah untuk membuka pintu kamar mereka karna tangan Apip sedang menggendong Aisyah, lalu Aisyah memutar kenop pintu dan pintu kamar pun terbuka
lalu Apip pun meletakkan tubuh sang istri di atas ranjang dan terakhir aisyah mencium pipi nya, namun bukan pipi yang di ciumnya, ketika akan mencium pipi sang suami, Apip malam menolehkan wajahnya dan ya yang di cium Aisyah bukan pipinya melainkan bibirnya
Apip mel**at bibir Aisyah, dan Aisyah pun tidak menolak, satu desa**n lolos dari bibir Aisyah, ketika Apip mencium ceruk leher dan turun ke bagian dada, lalu dilanjut dengan Apip membuka kancing baju Aisyah
__ADS_1
setelah membuka baju Aisyah, matanya kembali berbinar kala melihat buah dada sang istri yang menyembul keluar meski masih tertutup bra berwarna hitam yang di sisi sisinya terdapat renda renda, Apip menelan Saliva nya dan detik kemudian Apip langsung melahap PU**Ng sang istri
jika kalian menanyakan bagaimana dengan aisyah? karna sudah pasti Aisyah hanya bisa pasrah dan hanya menikmati saja, lalu mereka memulai penyatuan mereka, awalnya Apip yang memimpin permainannya namun di tengah-tengah permainannya Aisyah mengubah posisi Mereka
yang awalnya Apip berada di atas tubuh Aisyah menjadi di bawah tubuh Aisyah, karna Aisyah yang mengambil alih permainannya, sedangkan Apip hanya menikmati permainan mereka yang di pimpin eh istrinya
sejujurnya Aisyah malam ini sangat agresif, mungkin efek kehamilannya karma sebelumnya Aisyah tak pernah memimpin permainannya
" ahh yes baby, faster" racau Apip
setelah itu mereka mencapai klim**s yang ke 4, karna mereka melakukannya sampai ronde 4, Aisyah pun langsung jatuh kelelahan di atas tubuh Apip, tapi Apip membalikkan badannya ke arah samping hingga Aisyah jatuh ke sampingnya, lalu Apip menutupi seluruh tubuh mereka dengan selimut dan sebelum tidur tida mencium kening sang istri lalu membawanya ke dalam dekapannya
" I love youuu istriku" ucap Apip lalu dia menutup matanya, Aisyah tidak menjawab karna dia sudah tertidur sangking lelahnya mungkin ya, dan tanpa butuh waktu lama keduanya pun tertidur dengan pulas
.
.
.
.
.
.
.
.
assalamualaikum guyss kakak-kakak temen-temen
jangan lupa untuk vote, like, coment, rate 5 nya dan juga hadiah nya ya
biar author bisa makin semangat up nya
byeeee guysss
__ADS_1
assalamualaikum....