
" Maira? ini mommy kamu?" tanya Ita dengan suara bergetar
" iya ante, kenali mommy Maira, mommy Aisyah" jawab Maira lugas
" maymunahhhhhhhhhh" tiba tiba Ita langsung memeluk Aisyah yang kebingungan dengan berderai air mata
wanita bar bar itu memeluk Aisyah dengan erat sambil terus menangis, Aisyah semakin dibuat bingung dengan situasi ini
siapa wanita ini? kenapa dia menangis saat melihat ku? tapi sepertinya aku tak asing dengan pelukan ini, rasanya aku pernah merasakan pelukan hangat ini, tapi dimana dan kapan? ~ batin Aisyah
" hiks hiks hiks, gue kira lu beneran mati Syah, lu buat kita semua jadi down karena lu meninggal, tapi sekarang setelah hampir lima tahun lamanya lu balik lagi ke sini, hiks hiks hiks, kemana aja lu, hiksss, gue kangen banget sama lu, Syah" Aisyah merasa telinga nya mungkin akan menjadi tuli karena tangisan Ita yang tepat di samping telinga nya
tapi ada rasa haru yang menyeruak dala hati nya, hati nya terenyuh kala mendengar wanita ini begitu merindukan nya, Aisyah merasa sangat dekat dengan wanita yang tengah memeluk nya ini
tanpa sadar Aisyah membalas pelukan dari wanita ini, yang di panggil ante Ita oleh putri nya, ya mungkin saja namanya Ita
__ADS_1
tunggu
seperti nya Aisyah mengingat nama itu, Aisyah mulai berfikir dan mencoba mengingat ingat nama yang terbesit dalam otak nya, lain hal nya dengan Ita yang masih menangis haru karena melihat sahabat nya kembali
Aisyah mulai berpikir dengan keras, sampai dia meringis karena sedikit sakit pada bagian kepala nya, Ita yang menyadari Aisyah kesakitan pun berhenti menangis dan langsung menatap sahabatnya itu
" Syah? Lo gak papa kan? apa gue terlalu erat meluk Lo? bilang sama gue apa yang sakit? mana yang sakit? belah mana? ini? ini? apa ini? yang mana Syah? jangan bikin gue panik!?" tanya Ita terburu buru dengan berderai air mata dan sesekali terdengar senggukan tangis nya
" Ita Anastasya Marcelino?" ucap Aisyah lugas
" iya itu nama gue, Lo inget Syah? ya Allah makasih, hiks hiks hiks, gue kangen sama Lo Syah" tangis Ita kembali pecah, dan lagi dan lagi dia memeluk Aisyah dengan erat nya sampai sampai Aisyah kurang bisa bernafas karena pelukan sahabat nya ini
astaga bisa mati aku kalo dia meluk nya seerat ini, astagpirullah! ~ batin Aisyah muji
" iya gue inget ko, Lo sahabat gue yang paling bar bar sedunia kan?" tanya Aisyah secara tidak formal dan tanpa menggunakan embel embel kata 'aku' kata 'nyonya' atau 'saya' dan 'kamu' dia sekarang menggunakan kata 'gue' dan 'lo'
__ADS_1
tak tahu kenapa Mulut nya langsung berbicara spontan menyebut 'gue' 'lo' ya mungkin karena mereka sedekat itu dulu
" Alhamdulillah, untung Lo gak amnesia" ucap Ita bersyukur
" gue lagi ngalemin amnesia" balas Aisyah
" what? apa? amnesia?" pekik Ita
" berisik ta" tukas Aisyah kesal pada sahabat nya ini
ya dia sudah mengingat semua nya tentang sahabat sahabat nya, Aisyah akhir akhir ini memang sangat mudah mengingat ingatan nya, ya mungkin karena dia sangat rutin meminum obat yang membantu memulihkan ingatan nya
" sayang, Maira langsung masuk ke kelas ya, bentar lagi bel" Aisyah beralih pada putri nya itu.
" oke mommy, Maira masuk dulu, assalamualaikum" pamit Maira
__ADS_1
" waalaikumsalam" jawab Aisyah dan Ita