
" iya Bu saya dengan yang lainnya sudah menyiapkan bahan nya" jawab Tania
.
" oke kalau begitu kalian bisa kembali bekerja" ucap Aisyah lalu indah dan Tania pergi meninggalkan Aisyah yang sedang sibuk mencatat ukuran baju pengantin serta menghitung pemasukan bulan ini
.
Di kantor ERST CORP.....
.
suara ketukan pintu dari arah luar sedikit membuat seorang pria yang tengah sibuk mengerjakan pekerjaan nya itu melirik sekilas ke arah pintu tapi sedetik kemudian dia mengalihkan pandangannya kala melihat sang asisten masuk ke ruangannya
.
" tuan ini berkas yang perlu anda tanda tangani" ucap Fikri sembari menyerahkan berkas di atas meja Apip yang masih sedikit banyak berkas
.
" hm" ucap Apip
.
" kalau begitu saya permisi tuan" tidak ada balasan dari Apip dan Fikri pergi meninggalkan Apip yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya
.
suara deringan ponsel Apip mengalihkan perhatian nya dia pun melihat siapa yang menelponnya dan tertera nama istrinya yang menelponnya dia pun tersenyum dan langsung mengangkat telpon dari sang istri
percakapan dalam telpon....
{ assalamualaikum suamiku } - Aisyah
{ waalaikumsalam istriku } ~ Apip
{ apa kau sudah makan siang? } ~ Aisyah
{ belum } ~ Apip
{ hei kenapa kau tidak makan siang?, ini sudah hampir jam makan siang } ~ Aisyah
{ di kantor sedang banyak pekerjaan } ~ Apip
{ haih seharusnya kau harus tetap makan, bagaimana jika kau sakit? } ~ Aisyah
{ *iya nanti aku makan } ~ Apip
{ maaf* } ~ Aisyah
{ untuk? } ~ Apip
{ membiarkan seorang pria asing menyentuh ku } ~ Aisyah
{ apa? } ~ *Apip
{ tadi pagi indah menghubungi ku katanya ada yang mencari ku di butik sembari membawa banyak pengawal dan aku datang ke butik setelah aku bertemu dengan orang yang mencari ku orang itu memanggil ku dengan sebutan Annisa tapi aku sudah bilang bahwa aku bukan Annisa tapi dia malah langsung memeluk ku* } ~ Aisyah
terdengar suara yang menahan tangis di sebrang sana, yang membuat Apip tersenyum bukan karna bahagia istrinya di sentuh pria lain dia memang marah tapi dia bahagia karna mungkin istrinya itu merasa sangat bersalah karna membiarkan pria asing menyentuhnya
{ Apip, apa kau marah?, aku tau kau pasti kecewa, justru itu maafkan aku sungguh aku tidak tau bila dia akan memeluk ku, tolong maaf kan aku } ~ ucap Aisyah dengan nada sendu
__ADS_1
tapi Apip tidak menjawab ucapan dari Aisyah dia lagi memikirkan cara untuk memanfaatkan situasi inilah dan yang menguntungkan bagi nya
{ suamiku jangan marah ya?, tolong maafkan aku } ~ Aisyah
{ *aku akan memaafkan mu tapi dengan satu syarat?! } ~ Apip
{ apa? } ~ Aisyah
{ kau harus menyambut ku dengan memakai baju konyol yang semalam kau pakai } ~ Apip
{ a--pa? b-baju konyol? semalam? } ~ Aisyah
{ iya } ~ Apip
{ t-tapi baju nya sudah tidak ada karna kau yang merobeknya semalam } ~ Aisyah
{ yasudah aku tidak akan memaafkan mu dan aku tidak akan pulang ke rumah, aku akan main ke rumah teman ku yang kebetulan dia seorang janda } ~ Apip*
Aisyah melebarkan matanya kala mendengar kata ' janda ' dari sang suami, itu berarti dia akan bermalam dengan janda? ah tidak tidak tidak
{ apa kau bilang? main ke rumah janda? tidak kau tidak boleh main ke rumah janda itu, jika kau sampai main ke rumah si janda aku akan men-stop jatah mu selama satu bulan } ~ Aisyah
tadi Aisyah yang membulatkan matanya ketika mendengar sang suami akan main ke rumah janda dan kini Apip sendiri yang membulat kan matanya kala mendengar sang istri akan men-stop jatah selama satu bulan?, oh tidak tuan J akan gila karna tidak masuk ke rumahnya
' haiss niat hati ingin mengerjai istriku malah aku sendiri yang terkena dampaknya, apa ini yang dinamakan karma sang suami terhadap istri nya jika iya, tolong maaf kan diri ini ya Allah' batin Apip
{ ah tidak istriku aku tidak akan main ke rumah janda, aku janji tapi tolong men-stop jatah ku selamat satu bulan tuan J akan gila jika tidak masuk ke rumahnya } ~ ucap Apip memohon
{ baiklah aku tidak akan men-stop jatah mu untuk satu bulan } ~ Aisyah
hah akhirnya Apip bisa bernafas lega ketika sang istri tak jadi men-stop jatah nya
{ *makasih istriku, tapi bagaimana dengan ucapan ku tadi? } ~ Apip
{ apa? } ~ Aisyah
{ tidak } ~ Aisyah
{ loh kenapa?, aku kan gak jadi main ke rumah janda nya } ~ Apip
{ malam ini tidak ada jatah } ~ Aisyah
{ tap*-- }
Tut Tut Tut
Apip menghela nafasnya kasar " hah malam ini tidak ada jatah?, heh tidak ada jatah?, heh aaaaaa ini semua karna si janda itu, awas saja aku akan memecat janda yang berada di perusahaan ku" ucap nya
tak lama setelah itu pintu ruangannya di ketuk dan terlihatlah Fikri yang membawa sekotak makanan untuk sang bos, Apip yang melihat Fikri datang hanya acuh saja
" ada apa?" tanya Apip dingin
" kenapa dengan tuan?, kenapa wajahnya terlihat kesal?" batin sang asisten
" tuan jam 3 nanti akan ada pertemuan dengan perusahaan tuan Bagaskara" hah Apip hanya menghela nafasnya kala mendengar Bagaskara dia jadi teringat akan perbuatan anak dari Bagaskara Chintya daveeka yang menaruh obat perangsang dalam minumannya di malam pertamanya tapi seharusnya dia berterimakasih bukan kepada Chintya? jika bukan obat yang Chintya berikan dia tidak akan pernah merasakan Surga duniawi
" hm baiklah"
" oh ya fik pecat semua karyawan yang berstatus sebagai janda di perusahaan ini" ucap Apip yang mana membuat Fikri mengerutkan keningnya
" memangnya kenapa tuan?, apa ada yang melakukan kesalahan?" tanya asisten
__ADS_1
" gara-gara janda hampir saja istriku men-stop jatah ku selama satu bulan bukankah tidak enak? haihh semua gara-gara janda" ucap Apip lebay
" pffh.... apa yang tuan katakan tadi? men-stop jatah tuan selama satu bulan? apa yang anda maksud tuan?" tanya Fikri dia berusaha untuk tidak tertawa, sungguh jika dia sedang sendiri dia akan tertawa terbahak-bahak karna melihat betapa melas nya wajah sang pengusaha bisnis hanya karna tidak akan di kasih jatah selama satu bulan?, kemana sikap dan dingin bos nya itu, hahaha pria yang di juluki ice man itu terlihat putus asa hanya karna seorang wanita
" iya tadinya aku hanya ingin mengerjai istriku dengan mengatakan jika aku akan main ke rumah janda dan tidak akan pulang ke rumah tapi dia malah marah-marah padaku dan akan men-stop jatah ku selama satu bulan, bukankah satu bulan itu adalah waktu yang lama?" ucap Apip sendu
" bhuahahahahahahahaha.... tuan lihat lah wajah anda sekarang, anda seperti anak kecil yang merengek minta di belikan mainan" Fikri sudah tidak bisa membendung tawanya dia benar-benar merasa sangat lucu
" ekhem Fikri, sepertinya kau sudah bosan ya bekerja dengan ku?" tanya Apip dingin sembari menatap tajam ke arah Fikri, seketika Fikri langsung membungkam mulutnya
" maaf tuan, saya ke sini hanya ingin mengasih kotak makan pemberian dari nyonya" setelah mendengar perkataan dari Fikri mata Apip langsung berbinar
" maksudmu istriku yang ke sini? dimana dia sekarang fik? kenapa dia tidak masuk ke ruangan ku? ken--"
" tidak tuan, yang mengantarkan makanan untuk anda adalah Gober food atas kiriman dari nyonya" seketika wajah Apip kembali menjadi sendu
" yasudah kemarikan makanannya" lantas dengan segera Fikri pun memberikan kotak berisi makanan untuk sang bos
" kalau begitu saya permisi tuan" Apip hanya berdehem saja, setelah itu Fikri pun keluar dari ruangan CEO dan kembali ke mejanya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
assalamualaikum guysss
menurut kalian udah seru belum sih? ini masih permulaan ya guys, nanti akan ada inti ceritanya
eh disini ada yang penasaran gak sih sama nama pria asing yang tiba-tiba meluk Aisyah?
terus ada yang penasaran gak sama kisah cintanya sahabat-sahabat Aisyah, apalagi kisah cinta nya Kiky
kalo kalian penasaran simak terus ceritanya ya
jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian
dengan caraa:
like
comment
dan vote nya ya
biar aku bisa makin semangat up nya...
bye guys sampe ketemu di eps selanjutnya ya
__ADS_1
bye bye guyyss
assalamualaikum