Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 8


__ADS_3

" hm" jawabnya tanpa mengalihkan pandangan matanya ke arah Aisyah


" apa masakan ku enak?" tanya Aisyah


" jadi tadi benar masakan mu?" tanya Apip yang sudah mengalihkan pandangannya ke arah Aisyah yang berada tepat di sampingnya


" hm" jawab Aisyah singkat, kini dia sedang menatap Apip dan begitu juga sebaliknya mereka sedang tatap menatap, beberapa waktu kemudian Apip tersenyum dan itu sontak membuat Aisyah jadi salah tingkah, dan detik berikutnya Apip menarik Aisyah hingga Aisyah jatuh dalam pangkuan Apip


untuk sementara waktu hening, tapi yang membuat Aisyah bingung adalah detak jantungnya yang berdetak lebih kencang dari biasanya, dan ini di luar batas normal


setelah Aisyah duduk di pangkuannya Apip mulai melanjutkan pekerjaan nya dan kembali fokus pada layar laptop yang ada di depannya


dan itu membuat Aisyah mengerutkan keningnya ' apa-apaan dia? setelah menarik ku dalam pangkuannya dia malah kembali fokus pada pekerjaan nya dan seolah-olah tidak terjadi apa-apa' batin Aisyah sambil mengerucutkan bibirnya


" berhenti mengerucutkan bibirmu itu, jika kau terus begitu aku bisa khilaf" ucap Apip yang masih menatap layar laptop


' kenapa berasa ada yang gerak-gerak di bawah ya?, trs kok agak keras?, apa---'.


detik berikutnya Aisyah langsung membulatkan matanya tapi dia tidak berteriak karna takut orang lain akan mengira hal-hal yang tidak mereka lakukan


" a-pip kenapa di bawahku berasa ada yang gerak-gerak dan seperti mengeras, apa kau???" Apip mengalihkan pandangannya ke arah Aisyah dan tepat pada saat itu mereka kembali saling bertatap tatapan


' haihh kenapa sangat tidak pas sekali?, junior seharusnya kau bangun di saat waktu yang tepat, bersabarlah sebentar lagi, besok malam kau akan merasakannya'. batin Apip sambil menahan has**t nya


" bangunlah dan pulanglah, jangan lupa besok dandan lah yang cantik" ucapnya seraya mengangkat Aisyah dari pangkuannya


" i-ya" jawab Aisyah gugup.


pasalnya tadi pagi bundanya bilang padanya jangan bersentuhan dengan Apip, tetapi dia malah duduk di pangkuan calon suaminya itu


" aku pulang dulu, jika sudah pulang bekerja hubungi aku ada hal yang ingin aku bicarakan" setelah bicara seperti itu Aisyah melangkahkan kakinya keluar dari ruangan CEO itu


.


pukul 21:30...


Aisyah terbangun dari tidurnya kala mendengar suara telpon dari ponselnya, diapun bangun dan menyandarkan tubuhnya pada punggung ranjang dan mengambil ponsel nya yang ada di atas nakas dan tertera nama Apip di ponselnya


{ *hallo?? } ~ Aisyah


{ maaf mengganggu tidurmu } ~ Apip


{ tidak papa, apa kau baru saja pulang bekerja? } ~ Aisyah


{ hm } ~ Apip


{ sekarang kau masih di kantor apa sudah berada di rumah? } ~ Aisyah


{ rumah } ~ Apip

__ADS_1


{ katanya kau akan membicarakan suatu hal kepada ku, apa? } ~ Apip


{ apa kau mencintaiku? } ~ Aisyah


{ aku sudah pernah bilang padamu jika aku sudah mulai mencintaimu, dan itu berarti aku mencintaimu walau belum sepenuh hati } ~ Apip


{ begitu } ~ Aisyah


{ bagaimana dengan mu?, apa kau juga mencintaiku? } ~ Apip


{ apa kau berharap aku mencintaimu? } ~ Aisyah


{ hm } ~ Apip


{ aku mencintaimu Apip Aldera Ersatama, good night✨ } ~ Aisyah*


setelah mengatakan itu Aisyah menutup ponselnya, sungguh dia benar-benar malu telah mengungkapkan perasaan nya yang sebenarnya


" aaaaaaaaaaaaaaaaa apipppppppp kau membuatku gilaaaaaaa" jika sekarang dia berada di apartemen dapat di pastikan dia bakal teriak teriak, saat ini dia hanya mamapu bergumam dan sedikit berteriak karna takut kedua orang tuanya sudah tidur


sedangkan di sisi lain....


Apip tersenyum ketika mendengar ungkapan cinta dari calon istrinya itu


" aku juga mencintaimu Aisyah, seumur hidupku kau wanita pertama yang membuat hatiku bergetar, good night✨" setelah itu Apip masuk ke dalam kamarnya karna tadi dia berada di teras kamarnya


.


pukul 04:30...


Apip membuka matanya kala mendengar suara adzan berkumandang, diapun menyibakkan selimutnya dan turun dari ranjang, lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah beberapa menit dia keluar dari kamar mandi dan menuju walk on closet


setelah beberapa menit kemudian dia sudah rapih dengan bajunya dan dia pun mendaratkan sejadah di atas karpet lalu memulai shalat subuh


begitupun dengan Aisyah kini dia sedang menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim


setelah selesai shalat Aisyah berdoa, dan Apip juga dia kinerja sedang berdoa


' ya Allah lancarkan pernikahan hamba mu ini, jika memang Apip adalah jodoh yang terbaik untuk hamba, maka izinkanlah hamba menjadi pendampingnya seumur hidup hamba ya Allah, karna hamba yakin kau sudah mengatur semuanya dari jauh jauh hari ya Allah, semoga Apip adalah imam yang tepat untuk hamba, aminn'. batin Aisyah


di sisi lain juga Apip sedang berdoa untuk kelancaran proses pernikahan nya


' ya Allah hamba tak pernah berdoa tentang jodoh kepadamu, karna setiap hamba beribadah kepada mu, hamba hanya berdoa untuk kesehatan kedua orangtua hamba, tapi sekarang hamba berdoa tentang jodoh hamba, izinkanlah hamba untuk menjadi imam untuk Aisyah ya Allah, izinkanlah hamba mencintainya seumur hidup hamba, izinkanlah cinta ini berkembang untuk hamba dan Aisyah, lancarkan lah proses pernikahan kami ya Allah, hamba yakin kau sudah merencanakannya jauh jauh hari, izinkanlah cinta kami menjadi cinta yang abadi ya Allah, izinkanlah cinta ini ya Allah'


batin Apip


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


assalamualaikum guysss


gimana gimana?, udah seru? pasti belum ya??


hehehe canda kok guys


oh ya kalian jangan lupa untuk terus ikutin


karya pertama ku ya dan simak terus ceritanya


jangan lupa untuk meninggalkan jejak kalian


dengan caraa:


like


comment


dan vote nya ya


biar aku bisa makin semangat up nya...


bye guys sampe ketemu di eps selanjutnya ya


dah dadah...


bye bye guyyss


assalamualaikum.....

__ADS_1


__ADS_2