
flashback...
" nyonya?" panggil David setengah berlari ke arah Alexa yang kini tengah berada di lobi perusahaan mungkin Alexa hendak pergi
" ada apa David?, kenapa kau berlari seperti tadi? apa ada masalah?" tanya Alexa bertubi-tubi
" hah hah hah nyonya" ucap David terengah-engah
" ada apa David? kau jangan membuat ku makin penasaran!" sungut Alexa
" nyonya saya sudah mengetahui lokasi Jack berada" ucap David
" what? kita berangkat sekarang!" kata Alexa
" tap--"
" David!" tegas Alexa
" baiklah" ucap David
" kumpulkan beberapa pasukan kita yang sudah berada di Indonesia, suruh mereka untuk mengatur strategi dan setelah itu baru ke tempat tujuan, sekarang kau ikut dengan ku ke tempat pembunuh sialan itu" ucap Alexa
" baik nyonya" jawab David
flashback off....
" hm Bagaimana dengan kabar anda tuan Jack? hah kau tahu sangat sulit untuk menemukan mu! tapi entah aku semalam bermimpi apa, seorang pembunuh sialan seperti dirimu yang telah membunuh semua keluarga ku tiba tiba menghubungi ku? woah bukankah sama saja kau menyerahkan diri mu pada ku?" ucap Alexa
Jack hanya diam saja seolah olah dia tak mempedulikan omongan Alexa bahkan Jack tidak menatap Alexa saat Alexa berbicara
" bukankah akan sangat menyenangkan jika aku bermain main sebentar dengan diri mu? oh ya aku lupa memberitahu mu" ucap Alexa sembari tersenyum devil, Jack hanya menatap Alexa nampak nya dia cukup penasaran dengan ucapan Alexa
" jadi kau tidak mau tahu?" tanya Alexa
" oke bai----"
" apa?" tanya Jack, sedangkan Alexa hanya tersenyum tipis
__ADS_1
" anak buah mu sudah ku bunuh semua nya, aku turut berdukacita untuk kematian anak buah mu, pasti sekarang para anak buah mu tengah menikmati siksaan nya di dalam neraka bukan?" Alexa tersenyum devil pada Jack
" sialan kau Alexa!" teriak Jack kesal, baru saja Jack akan menampar pipi Alexa tapi Alexa dengan cepat mencekal lengan kokoh Jack
" Hai troppa fretta, tesoro" ucap Alexa
" kau terlalu terburu buru darling!" ~ Alexa
" ragionevole, cih!" balas Jack menggunakan bahasa Italia
" lumayan, cih!"
" wow! bahasa Italia mu cukup fasih juga" ucap Alexa
" it's me" balas Jack
" why? it's me? no! you it's dog!" ucap Alexa
" kau terlalu banyak bicara Alexa, jika kau ingin membunuh ku bunuh saja!" ucap Jack
detik berikutnya Jack langsung menghajar Alexa, Alexa yang sudah bisa membaca gerakan Jack pun tidak terkejut mendapati serangan dadakan
restoran sudah di kosongkan karena perintah dari alexa, dan Alexa juga akan mengganti kerugian yang disebabkan oleh keributan dirinya dan musuh nya
kedua nya masih asik bertarung sengit, namun saat Alexa lengah dan Jack memacu gerakan nya untuk menendang perut Alexa seketika itu Alexa langsung terjatuh
Alexa meringis kesakitan di area perut nya, kini perut nya benar benar sakit terasa seperti kram pada perut nya tapi rasanya bukan hanya kram saja yang dia rasakan dia juga merasakan sakit di area pinggang nya
" ku kira kemampuan bela diri mu di atas rata-rata tapi sama saja dengan musuh musuh ku yang lain tidak ada apa apanya!, cih!" ucap Jack mengejek, seperti nya Jack lebih berani sekarang dan mungkin dia sudah tertantang
Alexa mengatur nafasnya dia berdiri dengan sangat hati hati lalu menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan nafas nya secara kasar dia tersenyum mengejek ke arah Jack yang juga kini tengah menatap nya
" jika aku tidak bisa berkelahi kakak ku tidak akan menjadikan ku Donna Forte di kelompok mafia nya" balas Alexa, kini mereka tengah saling memandang dengan mata nya sama sama menyimpan kebencian satu sama lain
" owh! sorry, aku lupa jika wanita yang ada di hadapanku saat ini adalah ketua mafia terkenal di Italia, owh kurasa aku takut" ejek Jack pada Alexa
" hahahaha, kau ingin aku berbicara seperti yang tadi?, hahahaha" tawa Jack terbahak-bahak
__ADS_1
" Jack, aku sangat kasihan kepada mu, di umur nya yang masih cukup terbilang muda kau harus menghadapi penyakit jiwa, aku turut berdukacita untuk penyakit mu" ucap Alexa
" hahahaha" tawa Alexa menggelegar
" terserah" ucap Jack kesal bercampur marah pada Alexa
" owh ya kurasa kau tidak takut mati Jack!" ucap Alexa
" tidak!" balas Jack
" ya memang seharusnya kau tidak takut mati karena pada akhirnya kau akan mati, dan akan ku pastikan kau mata di tangan ku" ucap Alexa
" hahaha.. Alexa Alexa kau begitu polos, ku beritahu satu hal, fito bukan kakak kandung mu" ucap Jack
deg
" kau terlalu sombong mengenalkan diri mu sebagai tuan putri dari keluarga Hoult, padahal kau bukan anak kandung keluarga Hoult, kau hanya orang Indonesia yang tak tahu apa apa!" ucap Jack
deg
" a--pa y-yang k kau ketahui tentang masa lalu ku?" tanya Alexa, hatinya kini semakin bergetar dan juga berdetak tak karuan
" jelas aku mengetahui nya, ah iya aku lupa untuk mengenalkan diri ku padamu, perkenalkan nama ku Wilshere monfiki, pemimpin kelompok mafia dari Rusia" ucap Jack
" a--pa, Wilshere?". batin Alexa
" kenapa kau terkejut?" tanya Jack dengan senyuman yang menurut dirinya akan terlihat seram jika Alexa melihat nya
" tidak! aku tidak terkejut, hanya saja kenapa nama mu sangat aneh! Wilshere? monfiki?, hahahaha" ucap Alexa sembari tertawa
Jack hanya mendengus kesal mendengar ucapan dari Alex yang menurut nya sangat mengejek dirinya, bukan menurut nya saja sih tapi emang Alexa tengah mengejek pria yang ada di hadapannya saat ini
" bagaimana mau lanjut untuk bertarung? tunggu aku kasih dua pilihan" ucap Alexa, Alexa mengambil pistol dari belakang baju yang memang sengaja dia sembunyikan untuk mengancam Jack jika memang di perlukan
" kau ingin mati dengan cari apa? jika kau ingin mati tanpa harus menanggung rasa sakit nya terlalu lama, kau akan menembak kepala mu, karena jika kau mati dengan tertembak kau tidak akan menanggung rasa sakit terlalu lama, contohnya" Alexa bersiap untuk menembak Jack tepat ke arah kepala Jack, jarak Meraka hanya berjarak 3-5 meter saja jadi tak akan susah untuk Alexa menembak mati Jack, Alexa sudah bersiap dan akan menarik pelatuk nya
" sudah siap?, aku kasih kesempatan beritahu aku apa yang kau ketahui semua tentang keluarga Hoult" ucap Alexa
__ADS_1
Jack hanya menelan Saliva nya dengan kasar, keringat dingin mulai mengucur dari pelipis nya, Alexa yang melihat itu hanya tersenyum mengejek