Cinta Atas Izin Allah

Cinta Atas Izin Allah
chapter 71


__ADS_3

" mommy kau sudah bangun? papi bilang mommy tidak akan bangun untuk selama lamanya" ucap polos Maira


Maira memegang baju dress yang Alexa pakai, dada Alexa semakin bergemuruh dan juga terasa sesak , " kenapa dengan dadaku? rasanya sesak sekali, siapa gadis ini?" batin Alexa sambil memegang dadanya yang masih terasa sesak


" Maira dia bukan mommy kamu sayang" Apip mencoba melepaskan pegangan tangan Maira yang erat yang masih memegang ujung baju dress selutut Alexa


" tidak papi! ini mommy Maira, papi kan udah ngasih tau wajah mommy Maira" ucap Maira dengan suara yang imut


Alexa berusaha untuk mengendalikan jantung nya, dia berjongkok mensejajarkan tinggi nya dengan Maira sang gadis kecil yang menggetarkan hati nya dan juga membuat nya ingin mencium gadis kecil tersebut


" siapa nama mu girls?" tanya Alexa sembari mengusap kepala gadis kecil tersebut


" kau tidak tau nama ku mommy? apa papi tidak memberitahu Tan nama ku pada mommy?" tanya Maira balik


Alexa semakin dibuat gemas akan tingkah Maira yang sangat imut di matanya, bagaimana bisa seorang gadis kecil umur tidak kurang dari 5 tahun bisa menjawab dengan begitu formal? Alexa benar benar dibuat gemas oleh tingkah gadis kecil yang ada di hadapannya saat ini


" tidak" jawab Alexa singkat sembari tersenyum ke Maira


" papi kenapa papi tidak mau memberitahu Tan nama Maira pada mommy?" tanya Maira kesal dia mencibirkan bibir nya


" Maira dengarkan papi Tante ini bukan mommy Maira, kita pulang sekarang!" Apip menarik tangan Maira akan tetapi Maira menolak nya dan menghempaskan tangan sang papi


Maira langsung memeluk Alexa erat sampai Alexa terkejut, Maira memeluknya dengan sangat erat dan ada rasa hangat dalam diri Alexa kala Maira memeluknya


Deg


" ada apa dengan ku?, kenapa rasanya rindu sekali dengan gadis ini? rasanya hangat!" batin Alexa dia membalas pelukan dari gadis kecil yang masih memeluknya


" tuan Apip tolong izinkan saya memeluk anak anda sebentar saja, rasanya sangat hangat dan nyaman!" ucap Alexa yang masih memeluk Maira dengan erat


" papi Maira mau tidur sama mommy" ucap Maira yang masih betah memeluk Alexa


Apip yang melihat Maira memeluk Alexa seketika teringat dengan istrinya, tanpa sadar air matanya jatuh begitu saja

__ADS_1


" Aisyah andaikan wanita yang tengah di peluk Maira adalah kamu, maka aku dan juga Maira akan sangat amat bahagia, aku merindukanmu sayang!" ucap Apip dalam hati dia menghapus air mata yang sempat menetas tadi


Alexa melepaskan pelukannya pada Maira dan menangkup kedua pipi gadis kecilnya ini, dia tersenyum dan juga di balas oleh Maira


" siapa nama mu sayang?" tanya Alexa


" Maira"


" Maira Hanifa Wijaya" lanjut Maira dengan polos dan dengan wajah imutnya itu


Deg


" Hanifa?, kenapa rasanya tidak asing, akkhhh kenapa kepala ini selalu sakit?! akkhhh!!" ringis Alexa dalam hati


Apip melihat perubahan wajah Alexa, Alexa seperti kesakitan dan juga tengah menahan rasa sakit itu, Maira dibuat heran karena melihat Alexa yang memegangi kepalanya


" mommy apa mommy baik baik saja?" tanya Maira dengan wajah yang khawatir dan juga ingin menangis


Alexa tidak menjawab dia terus memegangi kepalanya yang sakit, kini ada bayangan bayangan yang dia sendiri tidak tau apa itu namun terlihat jelas bahwa ada dirinya dalam bayangan itu, seketika itu Alexa menjerit kesakitan


" akkhhh" teriak Alexa


Maira yang melihat mommy nya menjerit kesakitan merasa cemas dan dia menangis begitu saja, di saat situasi seperti ini Apip bingung diantara membawa Alexa ke rumah sakit atau menenangkan Maira yang menangis kejer


Alexa menarik nafasnya dalam-dalam dia berusaha mengendalikan dirinya, samar samar dia mendengar ada yang menangis dan mirip dengan gadis kecil nya itu


diapun membuka matanya dan melihat sekeliling, dia terkejut melihat gadis kecilnya tengah menangis dan Apip berusaha menenangkan gadis kecilnya itu


Alexa mendekat dan langsung memeluk Maira entah ada apa dengan dirinya sendiri dia merasa ingin sekali memeluk gadis kecil itu rasanya sangat rindu pada gadis itu


Maira langsung terdiam ketika melihat Alexa memeluk nya berarti mommy nya ini sudah tidak berteriak lagi, Apip melihat ke arah Alexa yang terlihat biasa saja padahal tadi dia sempat berteriak


" mommy?, apa mommy tidak papa? kenapa mommy berteriak? Maira takut mommy" ucap Amira dalam pelukan Alexa

__ADS_1


" mommy tidak papa sayang!" jawab Alexa


Apip langsung mengambil alih Maira dari dalam pelukan Alexa yang mana membuat Alexa dan juga Maira terkejut apalagi Maira yang terlihat ketakutan dan juga sedikit kesakitan akibat Apip menarik nya secara tiba tiba


Alexa pun ikut berdiri setelah Apip menarik paksa Maira dari dalam pelukannya tadi dia melihat jelas wajah Maira yang ketakutan dan juga sedikit kesakitan, Alexa melihat Apip yang menggenggam erat tangan Maira yang bisa saja menyakitkan untuk Maira


" tuan Apip apa yang anda lakukan? dia adalah putri anda!" sanggah Alexa geram dia tidak tega melihat anak kecil di sakiti oleh orang dewasa


Apip menarik paksa Maira dari dalam pelukannya setelah dia mendengar bahwa Alexa menyebut dirinya mommy pada Maira dia pun marah dan tidak terima kenapa Alexa bisa berbicara ringan seperti itu tanpa memikirkan tentang perasaan Maira jika nanti mengetahui nya


" saya tegaskan sekali lagi nona Alexa Hoult! jangan memanggil diri anda sebagai ibu dari anak saya, ibu dari anak saya sudah meninggal dan hanya istri saya yang berhak menjadi ibu nya anda tidak berhak menyebut diri anda sebagai ibu dari anak saya!" ucap Apip menggelegar


Deg


tiba tiba dada Alexa terasa sakit dan perih setelah Apip berbicara seperti itu apalagi Apip menekankan kata 'tidak berhak' pada ucapan nya yang membuat dada Alexa semakin sakit seperti di iris oleh belati yang tajam


" Maira papi tegaskan! dia bukan mommy, mommy sudah tiada! mengertilah!" ucap dingin Apip


setelah itu Apip langsung membawa Maira keluar dari supermarket tersebut, Alex yang melihat Maira nampak kesakitan pun mengikuti Apip


" Apip Aldera Ersatama!" teriak Alexa


Deg


" kenapa nada bicara nya sama dengan Aisyah?" batin Apip


Apip menghentikan langkahnya setelah Alexa memanggilnya, Maira menoleh ke belakang wajahnya terlihat sedih dan sendu, Alexa tidak tega melihat itu semua!


" berhenti di sana!" Alex berlari ke arah Apip dan juga Maira


" Maira apa tangan mu sakit? apa papi mu terlalu erat memegang tangan mu sayang?" ucap Alexa memegang tangan Maira, Maira kembali menangis tapi tidak sekejar tadi


" hei jangan menangis!" Alexa menghapus air mata yang mengalir di wajah Maira

__ADS_1


__ADS_2