CINTA CEO TAMPAN

CINTA CEO TAMPAN
Sahabat


__ADS_3

Dua hari setelah kejadian di taman. Ana sama sekali tidak keluar kamar. Dan hal itu membuat Johan cemas.


"Apa gue telfon temen²nya kali ya ?" pikir Johan.


tut.. tut..


"Halo kak Johan, ada apa ?" Jawab Bunga di seberang telefon.


"Begini Bunga, Apa yang terjadi sama Ana ? Kenapa dia sama sekali tidak mau keluar kamar ?"


"Bunga nggak tau kak. Yang Bunga tau dia cuma minta di izinin gk masuk kerja"


"Yaudah, Pulang kerja kamu kesini ya, sama Ciara dan Zara"


"Oke kak, nanti pulang kerja Bunga kesana"


"Kakak tutup dulu telfonnya"


"Iya..." Jawab Bunga.


Perusahaan Gerhana


"Ana kenapa sampai kak Johan telfon elo ?" Tanya Cia penasaran.


"Ana sama sekali nggak mau keluar kamar kata kak Johan. Nanti pulang kerja kita disuruh kesana"


"Ya ampunn... Apa dia se down itu ya ?" Ucap Zara tak percaya.


"Gue juga nggak tau, mending sekarang lanjut kerja aja"


Ruang CEO


Ardi sama sekali tidak fokus dalam bekerja. Dia memikirkan keadaan ana. Karena sudah 2 hari dia nggak masuk kerja.


"Ana, sebenernya elo kenapa sampai nggak masuk kerja. Apa elo marah sama gue, ini cuma salah paham. Andai elo nggak lihat gue sama Vio, pasti elo udah kerja sekarang."...


Ardi sangat ingin menjelaskan hubungannya dengan Vio, Tapi semua akses komunikasi di blokir sama Ana.


🌺🌺🌺


Sepulang kerja Bunga, Cia dan Zara langsung ke rumah Ana. Mereka sangat khawatir dengan keadaan Ana.


Tok.. Tok...


"Eh nona, silahkan masuk non" Bibi mempersilahkan Bunga dkk. masuk.


Mereka langsung menuju kamar Ana. Karena tadi sudah di kasih tau sama Johan.

__ADS_1


"Ana.. ini gue Bunga, gue boleh masuk ya" Ucap Bunga sambil menhetuk pintu kamar Ana.


"Masuk aja nggak di kunci kok" Jawab Ana dari dalam kamar.


Bunga dkk sangat kaget melihat keadaan Ana yang sangat memprihatinkan. Mereka langsung memeluk Ana.


"Ana kenapa elo jadi kayak gini sih" Tanya Bunga.


"Cinta itu ternyata cuma bulshit" Lirih Ana


"Apa maksud perkataan elo barusan Na ?"


" Kemarin gue liat Ardi ditaman dengan cewek lain, dan mereka terlihat sangat akrab" Jawab ana dengan isakan tangis.


"Lo nggak boleh kayak gini terus Na, Apa lo mau orang tua lo cemas dengan keadaan elo ?"


Ana hanya menggelengkan kepala.


"Ana yang gue kenal nggak selemah ini. Apa cuma gara² cinta elo jadi kayak gini"


"Ini pertama kalinya gue ngerasain jatuh cinta. Gue nggak tau harus bagaimana"


"Lo harus tegar, lo harus buktiin kalo elo itu wanita yang kuat. Wanita yang tidak lemah cuma gara² cinta. kembali jadi ana yang dulu. Ana yang ceria yang bawel. Kita semua kangen elo yang dulu"


Jelas Bunga panjang lebar.


"Terimakasih elo semua selalu ada buat gue"


"Iya gue tau itu"


"Yaudah sekarang kebawah, pasti lo belum makan kan ?"


"Belum, lo tau aja sih 😁"


"Kagak usah nyengir lo"


Akhirnya Ana dkk turun kebawah untuk makan bersama. Selama 2 hari ini Ana sangat susah disuruh makan.


Di tempat yang berbeda...


Terlihat seorang perempuan cantik yang sedang melamun di balkon rumah. Dia terlihat sedang banyak fikiran.


"Apa yang harus gue lakuin sekarang. Gara² gue kak Ardi berantem sama gebetannya.


Mungkin kalau gue nggak minta di jemput sama kakak, pasti mereka sudah baikan, bukan malah tambah berantem kayak sekarang."


Flashback on

__ADS_1


"Akhirnya gue balik juga ke indonesia, Udah lama banget gue nggak balik"


Vio memang tinggal di luar negri setelah lulus SMA. Dia memilih kuliah di luar karena pengen punya pengalaman lebih.


"Minta jemput sama kak Ardi aja deh"


Vio pun menghubungi Ardi untuk menjempuntnya di bandara.


Setelah beberapa saat menunggu, ahirnya Ardi sampai di bandara.


"Kak Ardi... Vio kangenn" Vio berlari memeluk kakak kesayangannya tersebut.


"Jangan lari² nanti kalau jatuh gimana"


"Ya nggak mungkin jatuh lah kak. Vio kan udah gede"


"Tetap saja kamu bakal selalu jadi gadis kecilnya kakak." Ardi menoel hidung Vio..


"Iihhh... kak Ardi mah gitu"


"Udah jangan ngambek, ayok pulang sekarang. Kamu nggak kangen sama papa dan mama ?"


"Kangen lah, Vio kangem banget sama mereka"


"Yaudah masuk mobil sekarang"


Di tengah perjalanan, Vio melihan oenjual harumanis. Sudah lama dia tidak menikmati makanan satu itu.


"Kakak, berhenti di taman sebentar ya. Vio mau beli harumanis. Sekalian jalan² sebentar"


"Emang kamu nggak capek Vi ?"


"Enggak kok kak, boleh ya kak ?"


"Iya tapi sebentar saja ya"


"Makasih kak"


Setelah membeli harumanis, mereka jalan² sebentar ditaman sambil bercanda. Dan tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat.


Flasback off


"Besok ke kantor kak Ardi aja deh. Siapa tau bisa ketemu sama gebetannya kak Ardi"


Setelah puas melamun Vio masuk ke kamar dan tidur. karena besok pagi dia berencana datang ke kantor kakaknya.


**BERSAMBUNG....

__ADS_1


Bonus visual untuk VIOLETA GERHANA**



__ADS_2