
"Yuk masuk," ajak Bryan.
Natasha yang sedang asyik menghirup wangi bunga di taman langsung berlari menghampiri Bryan, Mia hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat tingkah sahabatnya itu.
"Jangan berlari nanti kalau jatuh bagaimana?" tanya Bryan saat Natasha sudah berada di hadapannya.
Natasha hanya terkekeh dan bergelayut manja di lengan sang kekasih, Bryan mengacak rambut Natasha hingga membuatnya cemberut.
"Ish apa-apaan sih kamu, kan jadi berantakan." Natasha mencoba merapikan kembali rambutnya yang di rusak oleh Bryan.
Mia yang melihat wajah bahagia Natasha sangat bersyukur, sebab selama dia mengenal gadis itu baru kali ini Natasha terlihat amat bahagia. Apalagi jika sudah mengingat tentang kedua orang tuanya, raut sedih akan terlihat di wajah cantik Natasha.
"Sya," panggil Mia saat melihat dirinya hanya berjalan dengan Raka.
Sedikit risih namun mau bagaimana lagi, sebab Natasha dan Bryan terus saja berjalan tanpa menghiraukan mereka yang masih di belakang.
"Kamu apa kabar Mia?" tanya Raka yang akhirnya membuka suara setelah bergelut dengan perasaannya.
"Baik, kamu sendiri apa kabar?" sambil berjalan menyusul Natasha yang sudah berada jauh di depan, ini adalah rencana Natasha dan Bryan agar membuat mereka dapat bersatu kembali.
Natasha berhenti di salah satu wahana permainan, dia menengok ke kiri dan ke kanan mencari keberadaan sahabatnya.
"Mia dan Raka belum tiba ya?" tanya Natasha saat tidak menemukan keberadaan Mia dan juga Raka.
"Katanya mau tinggalkan mereka berdua, kenapa sekarang kamu malah menanyakan mereka?" Bryan mengacak rambut Natasha yang langsung di tepis olehnya.
"Iya tapi kok lama ya? Aku mau mengajak naik itu!" tunjuk Natasha ke arah wahana permainan di depannya.
Tanpa berpikir panjang, Bryan menarik tangan sang kekasih dan bergegas mengantri di loket yang tersedia. Sambil menunggu giliran, Natasha memainkan ponsel miliknya. Dia ingin memberi tahu jika mereka ingin menaiki beberapa wahana berdua, tidak butuh waktu lama pesan yang Natasha kirim di balas oleh Mia.
Natasha
Mia kamu dimana?
__ADS_1
Mia
Aku di dekat air mancur dekat wahana perahu, kamu sendiri dimana Sya?
Natasha
Aku di dekat taman buah yang ada wahana komedi putarnya
Mia
Aku kesana ya? Kayaknya seru tuh naik komedi putar
Natasha
Mia, aku sama Bryan mau naik beberapa wahana berdua. Jadi kamu sama Raka dahulu ya
Mia
Gitu ya Sya, ya sudahlah selamat bersenang-senang
Natasha
Natasha kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas setelah memberi kabar terlebih dahulu kepada sahabatnya, dia tidak ingin jika Mia mengetahui niatnya hari ini.
Mia awalnya sedikit lesu saat membaca pesan Natasha yang sedang ingin berdua dengan Bryan, tapi mau bilang apa tidak mungkin jika dirinya tidak mengizinkannya berdua apalagi dengan pekerjaan mereka yang selalu banyak.
Raka yang melihat wajah Mia bertanya, "Ada apa Mia? Kok sehabis baca chat di ponsel langsung cemberut seperti itu?"
Mia mengulas senyuman manisnya saat mendengar pertanyaan Raka, rasa gugup kembali menyelimuti dirinya.
"Ah tidak ada apa-apa, itu tadi Natasha kirim pesan katanya mau pergi berdua dahulu sama Pak Bryan," ucap Mia memberi tahu pesan yang di kirim oleh Natasha.
Raka menganggukkan kepalanya, "Kamu mau ikut naik beberapa wahana di sini?" tanya Raka supaya Mia tidak merasa jenuh saat menunggu sahabatnya.
__ADS_1
Di saat Raka sedang mengantri tiket di loket, tidak sengaja dirinya menabrak seseorang gadis yang ternyata adalah masa lalunya.
"Maaf ... Saya tidak melihat," ucap Raka sambil membantu gadis di hadapannya untuk berdiri.
Gadis yang tidak sengaja terjatuh akibat tertabrak Raka mengangkat kepalanya, "Raka," ucapnya saat melihat wajah pria yang pernah mengisi hatinya.
"Stella," ucap Raka.
Mia yang sudah menunggu di depan pintu masuk segera menghampiri, "Sudah selesai belum?" tanya Mia yang juga terkejut saat melihat gadis di depannya.
"Kamu ...." sambung Mia saat melihat gadis yang pernah menghancurkan hubungannya.
"Hai apa kabar?" tanya Stella sambil mengulurkan tangan kanannya kepada Mia.
Tanpa permisi, Mia langsung berjalan meninggalkan mereka berdua hingga Raka berlari mengejar dirinya.
"Mia ... tunggu, kamu kenapa?" Raka menarik tangan Mia saat dirinya bisa mengejar gadis di hadapannya.
Mia tidak merespon pertanyaan Raka, dia terus berlari menuju taman bunga yang berada tidak jauh dari tempatnya sekarang. Entah kenapa saat melihat Stella perasaan sakit itu muncul kembali, perasaan dimana hatinya hancur saat mengetahui jika kekasihnya di jodohkan oleh gadis lain.
Raka melihat wajah Mia yang penuh dengan airmata, tidak tahu kenapa dia dapat merasakan rasa sakit yang sedang di rasakan Mia. Dengan perlahan Raka mulai mendekati gadis pujaannya, hingga tanpa Mia sadari dirinya sudah berada di dalam pelukan Raka.
"Tumpahkan semuanya, aku minta maaf tentang masa lalu yang membuatmu terluka ... Tapi aku sadari jika hati ini dari dahulu hingga saat ini hanya terukir namamu Mia," Raka mengungkapkan perasaannya selama ini.
Sambil mengelus rambut gadis di sebelahnya, Raka terus mencoba menyakinkan jika memang hanya dirinya yang selalu ada di hati.
"Kenapa harus bertemu dia lagi? Kenapa Ka, kenapa?" tanya Mia yang terus memukul dada Raka.
Raka tidak bisa berbuat banyak selain membiarkan gadis itu menumpahkan kekesalannya, dia juga merasa amat bersalah karena kejadian masa lalu yang mengharuskan dirinya memilih gadis itu.
"Aku benar-benar tidak tahu jika dia berada di sini," ucap Raka mencoba menjelaskan jika memang kejadian tadi bukanlah kesengajaan.
Mia terus mengeluarkan airmatanya hingga tanpa terasa dirinya terlelap tidur di bahu Raka, dengan perlahan Raka membawa Mia menuju mobil milik Bryan.
__ADS_1
TERKADANG APA YANG KITA HARAPKAN TIDAK SESUAI DENGAN KENYATAAN
Happy reading guys, mau baru bisa up ya. Jangan lupa dukungan dengan cara like, komen, dan votenya. Ah iya klw ada yang salah mohon di koreksi ya soalnya masih belajar dan kadang suka ada yang lupa, terima kasih sudah berkenan mampir. LOVE YOU ALL