CINTA CEO TAMPAN

CINTA CEO TAMPAN
Emosi


__ADS_3

BRUUKK..


" Ana, apa yang terjadi sama elo ? kenapa elo bisa ngis kayak gini ?" Bunga bertanya dengan nada penuh kekhawatiran.


"Gu.. gue nggak papa. Gue mau pulang.. hiks hiks.." Jawab ana di sela tangisan nya..


" Yaudah gue anter lo pulang. Cia elo bisa kan bawa motornya ana ?"


"Iya bisa. Sini in kuncinya, gue ikutin dari belakang"


Di antara mereka berempat. Memang hanya ana dan cia yang bisa mengendarai motor.


"Ayok kemobil gue sekarang. Ra elo mau ikut gue apa gimana ?"


" Gue ikut elo aja deh, gue nggak tega liat ana kayak gini" jawab zara.


Sepanjang perjalanan pulang ana hanya menangis di pelukan bunga. Dia sama sekali tidak mengeluarkan kata² apapun. Dan hal itu yang membuat sahabat² nya bingung.


Karena ana yang mereka kenal bukanlah gadis yang cengeng dan lemah. Ana selalu bisa menyembunyikan masalahnya sendiri. atapi untuk saat ini entah kenapa ana bisa se sedih ini.


Mansion keluarga Brawijaya


Bunga langsung membawa ana ke kamarnya. Dan di ruang tengah mereka bertemu dengan johan. kakak nya ana. Karena orang tua mereka sedang ke luar negri.


" Apa yang terjadi sama ana ?" Tanya johan kepada bunga.


"Kita juga nggak tau kak. Tiba² dia keluar kantor sudah nangis kayak gini"


"Yaudah. Kalain bawa dia ke kamar, ana pasti sangan membutuhkan kalian"


"Kita bawa ana ke atas dulu ya kak"


"Iya.."


"Sebernernya apa yang terjadi sama elo dek. Elo selama ini nggak pernah selemah ini. Apa ada orang yang udah buat elo kecewa ?" Batin johan menatap punggung ana.


Di kamar Ana


" Sekarang lo cerita sama kita. Apa yang buat elo kayak gini ?" tanya bunga dengan lembut.


"Gue kecewa dengan ardi bung"


"Maksud lo ?" tanta cia tidak mengerti.

__ADS_1


"Jadi tadi waktu makan siang, bos ngajakin gue makan bareng. Trus pas selesai makan dia nembak gue dan dia bilang suka sama gue"


Terang ana dan membuat ketiga sahabatnya kaget bukan main.


"APAA..!!??".. Kaget bunga, zara, dan cia bersamaan.


" Lo di tembak bos ardi ?" ulang zara.


" Iya ra. Tapi gue masih minta waktu buat ngejawab.


Dan gue sempet mikir buat nerima dia. Gue bingung dan takut buat jatuh cinta.


Tapi saat gue mendengar semua alasan dia suka sama gue. Gue udah berusaha membuka hati. Tapi di saat itu juga di matahin hati gue.. hiks.. hikss..."


"Apa yang bos lakuin ke elo na ?" Tanya cia kpd ana.


" Tadi pas di kantor mbak tina dateng gelabrak gue. awalnya gue diemin, sampai batas kesabaran gue. Dia bilang gue cewek murahan, dan itu ngebuat emosi gue memuncak.


Sampai akhirnya gue nampar dia. Dan saat itu juga bos ngeliat. Katanya dia sudah salah menilai gue. Gue udah berusaha ngejelasin tapi dia sama sekali gak percaya.


Ditambah akting mbk tania yang pura² sok baik di depan bos. Gue kecewa banget sama dia hiks.. hiks.."


Ana menceritakan semua kepada sahabat nya.


"Apalagi gue, ditambah tu orang main percaya aja sama tuh mak lampir ".. timbal cia..


" Yasudah na, mending sekarang lo tenangin diri dulu. Elo sementara jangan masuk kerja dulu" Ucap bunga memberi saran.


"Makasih ya.. mungkin 2 atau 3 hari gue gk masuk kerja dulu. Udah males kalian pulang gih"


"Ngusir nih jadi nya " jawab zara sambil pura² ngambek.


"Bukan ngusir ra.. Tapi kan ini udah malem"..


"Iya² gue juga tau kali. Yaudah elo istirahat aja, gue sama yg lain balik dulu" Pamit zara kepada ana.


"Iyaa.." jawab ana..


Makan malam


Saat di meja makan, ana banyak melamun dan itu membuat johan penasaran.


"Kalau ada masalah cerita sama gue, jangan di pendem sendiri" johan berusaha memulai obrolan.

__ADS_1


"Nggak ada kok kak" Bohong ana.


"Gue tau elo bohong. Kalau udah siap cerita jangan lupa dateng ke gue"


"Iya kak. Ana ke kamar dulu ya"


"Iyaa.."


"Sebenernya apa yang kamu sembunyiin dari kakak dek ?" ..


🌺🌺🌺


Mansion Gerhana


Setelah kejadian di kantor tadi, Ardi langsung mengecek cctv di ruangan ana. Dan betapa bodohnya dia karna sudah tgak percaya sama ana.


"Aarrggghhhh...."


"Kok gue bodoh banget sih, bisa² nya gue gk percaya sama ana dan.gue malah percaya sama si tina"..


"Bodoh.. bodoh.. bodoh.."


Di dalam kamar ardi sangat uring²n dan membuat seisi kamar hancur.


"Apa yang harus gue lakuin sekarang, ana pasti udah benci sama gue"..


"Padahal baru tadi siang gue nembak dia"..


"Aaarrgghhhh"..


Setelah puas meluapkan emosinya. Ardi pergi membersihkan diri dan menyibukkan dirinya dengan kerja hingga dia tertidur di meja kerja


**BERSAMBUNG


Author mungkin akan update novel ini setiap hari sampai novel IMPIAN SANG MAFIA sudah aku revisi. mungkin minggu depan baru semper revisi karena untuk saat ini masih ada kesibukan.


Sayang kalian banyak² 😘🤩


VISUAL ARDINATA dan ANASTASYA**



__ADS_1


Nah kan gue oleng gegara visual si evil maknae 💖


__ADS_2