CINTA CEO TAMPAN

CINTA CEO TAMPAN
PDKT


__ADS_3

Setelah pulang dari kantor Ardi, Vio memutuskan untuk jalan jalan ditaman. Karena dia sudah lama tidak pernah jalan jalan ke taman.


"Kayaknya udah lama banget gue nggak kesini" Guman Vio saat sudah duduk di bangku taman.


Vio hampir menghabiskan setengah hari di taman. Sekarang perutnya terasa lapar. Akhirnya Vio memutuskan untuk pergi mencari makan.


Sesampainya di restoran Vio langsung memesan makanan. Setelah makanan tiba Vio langsung memakannya.


"MBAAKKK.."


"Iya nona ada apa ?"


"Berapa total semuanya ?"


"Totalnya 120ribu non"


Setelah membayar Vio pergi meninggalkan restoran. Ditengah perjalanan mobil yang Vio pakai mogok.


"Pakai mogok segala sih ni mobil" Gerutu Vio pada mobilnya.


Selang beberapa waktu ada mobil yang menghampiri Vio. Dan bertanya kenapa berhenti di tengah jalan.


"Sorry.. Mobil lo mogok ya ?" Tanya laki² yang menghampiri Vio


"Seperti yang lo liat" Jawab Vio seadanya.


"Yaudah gue bantu benerin"


Akhirnya laki² tersebut memperbaiki mobil Vio yang mogok, Butuh waktu yang cukup lama untuk memperbaikinya.


"Sudah selesai nih"


"Makasih ya.. tunggu bentar."


Vio mengambil tas yang ada di dalam mobil. Lalu dia mengambil tisu untu membersihkan wajah laki² tersebut yang terkena oli.


"Sini gue bersihin muka elo" Vio membersihkan wajah laki² tersebut dengan jantung yang berdugem.


"Shitt.. Ni cewek manis banget sih" Batin si laki² tersebut.


"Sudah selesai" Vio tersenyum paksa untuk menutupi kegugupannya.


"Thanks ya.. oh ya kenalin gue Johan. Nama lo siapa ?"


"Gue Violeta, panggil aja Vio"


"Gue boleh gk minta no hp lo ?" Tanya Johan to the point.


"Boleh kok, 085743******"


"Oke.. gue save ya.."


"Kalau gitu gue pamit pulang dulu, udah sore"


"Sampai ketemu lagi.." Johan melambaikan tangan kepada Vio.


"Cantik banget sih lo Vio.. Demen kan gue jadi nya"

__ADS_1


Johan melajukan mobilnya kearah rumah. Dilihatnya motor sang adik yang sudah terparkir di garasi. Artinya Ana sudah pulang ke rumah.


"Ngapa tuh muka senyum² aja" Tanya Ana penasaran dengan raut muka Johan.


"Ketemu jodoh"


Jawab johan dengan menyunggingkan senyumnya.


"Yang bener lo kak, Siapa ceweknya ?"


"Ada deh.. nanti elo juga bakal tau kok" Jawab Johan sambil berlalu meninggalkan Ana di ruang tamu.


"Nyebelin banget sih tu kakak atu"


🌺🌺🌺


Tidak jauh berbeda di kediaman keluarga Gerhana. Vio masuk ke rumah dengan senyum mengembang. Dan hal itu membuat Ardi penasaran.


"Cerah banget tu muka" Sindir Ardi


"Namanya juga lagi seneng kak"


"Emang seneng kenapa sih dek ?"


"Abis ketemu pangeran"


"Mana ada jaman sekarang ada pangeran"


"Ada kok, buktinya tadi dia ganteng banget"


"Ketemu dimana emang Vi ?"


"Namanya siapa emang ?"


"Nggak tau. Nggak nanya soalnya"


"Ciri²nya gimana ?"


"Iihhh... kak Ardi mah kepo" Jawab Vio berlalu meninggalkan Ardi di ruang tengah.


"Dasar anak kecil" Gerutu Ardi


🌺🌺🌺


Hari ini adalah hari kepulangan Gio dari luar kota. Berbanding kebalik dengan apa yang di katan Ardi.


"Dasar bos lucknut. Kalau bukan elo sahabat gue, udah gue cincang² lu"..


Gio sangat kesal dengan bosnya itu. Main seenak jidat nyuruh orang pergi keluar kota.


Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Tapi entah mengantuk atau apa, Gio hampir saja menabrak seorang cewek.


"AAAAAA....." Teriak si wanita karena hampir di tabrak.


"****** kan gue. Mending gue keluar dulu deh" guman Gio dalam hati.


"Eh.. mbak gapapa kan ?" tanya gio kepada si cewek.

__ADS_1


"Gapapa apanya.. Lo hampir bikin gue jantungan"


"Ya maaf mbak.. Tadi saya kurang fokus"


Akhirnya si wanita mendongak kan kepalanya. Betapa kagetnya dia kalau orang yang hampir menabraknya adalah Asisten pribadi bosnya.


"Pak Gio".. Dia sangat terkejut campur takut.


"Kamu ??... Salah satu karyawan di perusahaan Gerhana kan ?"


" I.. iya pak".. Jawab nya gugup.


"Maafkan saya karna sudah hampir menabram kamu"


"Iya pak, gapapa kok"


" Kalau boleh saya tau, nama kamu siapa ?"


"Zara Adistya. Panggil Zara aja pak"


"Zara... Jangan terlalu formal saat biacara dengan saya."


"Bagaimana kalau saya traktir kamu makan, sebagai tanda permintaafan saya?"


"Makan pak ? kalau itu saya setuju" Jawab Zara karena dia memang belum makan.


"Di dekat sini ada restoran enak. Ayok ikut ke mobil saya"


Akhirnya Gio dan Zara makan malam bersama. Dan dari situ mereka mulai akrab. Walaupun di kanfor hanya sekedar saling menyapa.


🌺🌺🌺


Weekend


Hari ini Ana sudah membuat janji untuk jalan² bareng Ardi. Saat dia sedang bersiap² di kamar.



Dres yang di pakai Ana.


Ana turun kebawah untuk menunggu Ardi menjemputnya.


"Mau kemana lo pagi² udah rapi aja" Tanya Johan saat Ana menuruni tangga.


"Jalan² lah. Emang elo yang jomblo dari lahir" Ejek ana kepada Johan.


"Sekate kate lo dek, gue juga udah usaha nyari kali" Sanggah Johan karena tidak terima di ejek Ana.


"Sans kali kak😂😂"


"mending sono lo cepet keluar"


"Hahahah... Jelek amat muka lo kak"


"Terserah gue dong"


Akhirnya Ana keluar rumah karena Ardi sudah menunggunya di luar. Saat ini Ardi tidak tau kalau Ana adalah adik dari Joham. Sahabatnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2