CINTA CEO TAMPAN

CINTA CEO TAMPAN
Di jodohin


__ADS_3

Pagi hari di kediam Winata, Sandra sedang menta kepa sang ayah untuk mengizinkannya mewakili meeting dengan perusahaan Gerhana. Namun sang ayah menolak dengan tegas.


" Papa nggak mau kehilangan klien lagi san.."


"Tapi pa, Sandra janji gk bakal bikin rusu lagi kok"


"Keputusan papa tidak boleh di bantah" sambil berlalu meninggalkan sandra.


"Nyebelin banget sih, trus gimana dong biar gue bisa deket sama tuan Ardi"


Sandra bingung dia harus melakukan apa.


"Pertama gue harus cari tau dulu, dia sudah punya pasangan atau belum" Sandra pergi keluar untuk menemui teman² nya.


🌺🌺🌺


"Ardi... Udah dong lepasin aku" Pagi ini Ana dibuat bete karena Ardi sama sekali tidak mau jauh dari nya.


"Bentar dong honey"...


"Aku harus kerja Ar, dan bentar lagi kamu harus rapat dengan tuan Winata"


"Meeting nya undur 1 jam lagi aja honey"


"Kamu jangan kayak gini dong Ar. Jangan seenak kamu sendiri. Kasian nanti mereka nungguin kita."


Ana berusaha memberi penjelasan kepada Ardi, supaya dia tidak seenaknya sendiri.


"Tapi kasih ini dulu dong.." menunjuk kedua pipi nya.


"Nggak mau." Ana berusaha menolak keinginan Ardi.


"Yasudah. Kalau begitu aku nggak mau meeting sekarang" Ancam Ardi.


Cup.. Cup..


Ana mencium kedua pipi Ardi.


"Sudah kan,, sekarang ayok kita keruang meeting"


"Oke.. oke.."


Akhirnya Ardi dan Ana melakukan meeting dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Rencana nya proyek kerjasama ini akan dilakukan bulan depan.


🌺🌺🌺


Kediaman Bunga Azzahra


Hari ini Bunga memang sengaja tidak masuk kerja. karena di suruh sama orang tua nya untuk libur satu hari. Bunga bukanlah dari kalangan biasa, dia sama seperti ketiga sahabatnya. Mandiri dan tidak bergantung pada marga keluarga mereka.

__ADS_1


"Sebenernya ada apa sih pa.. kenapa Bunga disuruh libur segala..?".. Tanya Bunga karena penasaran.


"Nanti kamu juga tau nak, tunggu sebentar lagi" Jelas Papa Bunga.


Beberapa saat kemudian...


Ting.. Tong...


Bel rumah berbunyi pertanda ada orang bertamu.


"Bibi.. Tolong buka pintu, ada tamu yang datang"


"Baik tuan" sambil berlalu menuju pintu depan.


"Selamat datang tuan, nyonya dan aden" sapa bibi.


"Apakan wahyu ada di rumah bi ?"


"Ada tuan, silahkan masuk, beliau sudah menunggu di ruang keluarga"


Bibi mempersilahkan tamunya masuk dan menunjukan arah ruang keluarga.


"Selamat malam bro..." Sapa wahyu sambil memeluk sahabatnya.


"Wahh... Makin awet muda aja kamu"..


"Bisa aja kamu.. Silahkan duduk"


"Langsung juga gapapa"


"Jadi begini Bunga sayang.. Papa berniat menjodohkan kamu dengan anak sahabatnya Papa. Namanya nak Angga" Jelas tuan wahyu..


"APAAA...??!!.. Papa mau menjodohkan aku sama dia ?" menunjuk ke arah Angga.


"Iya bunga. Kamu mau kan nak ?"


"Tu orang ngapa diem aja sih, orang mau dijodohin juga malah kagak nolak" Gerutu Bunga dalam hati.


Sebenernya Angga sudah mencoba menolak perjodohan ini waktu dirumah. Tapi krputusan orang tuanya sama sekali tidak bisa di bantah.


"Terserah Papa aja" Jawab Bunga pasrah...


"Maaf Om, boleh saya izin bicara berdua dengan Bunga ?" izin Ngga dengan sopan.


"Silahkan.. Bunga ajak nak Angga ke taman belakang" Perintah Papa kpd bunga.


Tanpa menjawab Bunga langsung berdiri dan berbalik menuju taman belakang. Di ikuyi Angga di belakangnya.


"To the point" ketus Bunga.

__ADS_1


"Kenapa lo mau nerima perjodohan ini ? Apa lo nggak punya pasangan jadi elo main nerima² aja."


"Sebelum nanya itu mending ngaca dulu deh. Elo juga nerima perjodohan ini kan."


"Gue udah nolak waktu di rumah. Tapi keputusan orang tua gue gk bisa di bantah"


"Nah.. Lo juga gk bisa nge bantah kan. Gue juga sama."


"Mending di jalanin aja dulu, masalah cocok apa enggaknya difikir belakangan. Gue yakin elo bisa kok berfikir dewasa"


"Oke deal. Tapi gue punya satu permintaan"


"Apa ..??"


"Walaupun kita dijodohkan, gue nggak mau ada yang kedua. Gue paling benci perselingkuhan"


"Sepakat" Angga ternyum tipis waktu mendapatkan permintaan dari Bunga.


"Tenang aja, gue bukan cowok brengsek yang suka mainin cewek. Mungkin elo adalah cewek pertama yang bakal nempatin hati gue"


"Maksud lo ..? Elo belum pernah pacaran gitu ..?" Tanya Bunga tak percaya.


"Seperti yang gue bilang tadi, gue terlalu sibuk buat ngurus perusahaan, nggak ada waktu buat main² sama cewek"


"Jadi sekarang kita sepakat buat ngebuka hati kita masing² ..??"


"Itu jauh lebih baik. Dan 1 hal lagi, gue paling benci kebohongan"..


"Sepakat.." Bunga tersenyum ke arah Angga.


"Buseetttt ... kalo senyum bisa biasa aja gak sih. Kenapa manis banget kek begini.." Guman Angga dalam hati.


"Elo kenapa sih.. Kok malah bengong"..


"Eh.. Enggak kok. Mending sekarang kita masuk" Ajak Angga untuk menutupi kegugupannya.


Akhirnya Bunga menyetujui perjodohannya dengan Angga dan akan berusaha untuk membuka hati buat Angga.


Begitupun sebaliknya, Angga akan membuka hati buat Bunga dan akan bekerja lebih keras supaya kelak dia bisa memanjakan istrinya.


**BERSAMBUNG....


NOTE : Author sengaja buat Bunga sama Angga yang dijodohin. karena nggak mungkin juga kalau pemeran utamanya. Dan juga biar beda dari yang lain..


Selamat membaca readersss**...



__ADS_1


Author selalu oleng kalau udah liat visual babang ganteng😂


__ADS_2